Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Menteri Bappenas sampaikan Tiga Prasyarat Keberhasilan Penataan Kawasan Permukiman Kumuh

Menteri Bappenas sampaikan Tiga Prasyarat Keberhasilan Penataan Kawasan Permukiman Kumuh

  • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa menyampaikan tiga prasyarat utama keberhasilan penataan kawasan permukiman kumuh. Adapun ketiga prasyarat tersebut ialah, pertama, akses yang lebih baik terhadap infrastruktur, meliputi penyediaan akses terhadap layanan dasar dan layanan infrastruktur perkotaan. Kedua, clear local ownership, meliputi social inclusion (keterlibatan masyarakat) dan keterlibatan pemerintah daerah dengan visi dan kapasitas yang kuat. Ketiga, transformasi ekonomi, dengan adanya program inovatif mencakup pengembangan ketangguhan sosial-ekonomi kawasan dan penciptaan kesempatan kerja. Ketiga prasyarat tersebut, di rasa oleh Kementerian PPN/Bappenas akan menghasilkan peremajaan yang berketahanan dan berkelanjutan (resilient and sustainable).

“Saya mengapa membicarakan penataan pemukiman kumuh perkotaan karena kumuh kota ini luar biasa tumbuh kembangnya di berbagai kota, di tanah air ini dan senantiasa penyelesaiannya itu diselesaikan oleh swasta. Kota tiba-tiba di situ menjadi daerah residensial, kemudian masyarakat pasti dimulai dengan sedikit atau banyak praktik-praktik sosial dan seterusnya,” tutur Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, pada Rapat Multi Pihak Penataan Permukiman Kumuh Perkotaan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 di Gedung Bappenas, Selasa (25/5).

Hadir pula dalam pertemuan tersebut Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Diana Kusumastuti, Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Andi Tenrisau, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto, Direktur Barang Milik Negara, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Encep Sudarwan, serta Plh. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Suhajar Diantoro.  Adapun pertemuan tersebut membahas sekaligus memastikan keterpaduan program dan pendanaan penataan permukiman kumuh perkotaan.

“Kekumuhan juga menjadi target Sustainable Development Goals (SDGs) yang tidak kita capai dan sekarang ada lagi di SDGs. Jadi, kami ingin bagaimana penyelesaian kekumuhan ini dengan beragam intervensi di kementerian dapat diselesaikan dalam satu paket dan ini adalah pendekatan multidisiplin,” ujar Suharso dalam kesempatan tersebut.

Menteri Bappenas juga memberikan perhatian terhadap program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). “Sekarang BSPS diberikan ke daerah, tapi justru melanggengkan kekumuhan sehingga untuk memberikan air minum, air bersih di daerah itu, jadi sulit. Maka, bagaimana kita menyelesaikannya secara sekaligus agar lebih quality spending,” ujar Menteri Suharso, dalam keterangan tertulis yang diterima oleh redaksi industriproperti.com

Untuk mendukung penyelesaian kumuh dalam satu paket dan pendekatan multidisiplin ini, maka dalam implementasi intervensi terpadu penataan kawasan permukiman kumuh Kementerian PPN/Bappenas akan turut berperan untuk perumusan konsep peremajaan kawasan, pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan peremajaan kawasan, serta perumusan konsep pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha Masyarakat dan skema lainnya yang sejenis.

Selain dari Kementerian PPN/Bappenas, penataan kawasan permukiman kumuh ini juga membutuhkan kolaborasi yang erat dari Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Sosial, Perum Perumnas, dan pemerintah daerah. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Swasta Dilibatkan Garap Proyek Infrastruktur

    Swasta Dilibatkan Garap Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan proyek infrastruktur berkelanjutan di Indonesia memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. “Kita perlu kolaborasi yang luar biasa. Pemerintah membuat kebijakan, tapi untuk itu juga harus ada dukungan dari lembaga think tank,” cetus Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dalam Indonesia Infrastructure Roundtable (IIR), di Yogyakarta, Jumat, 8 Juli 2022. Suahasil menjelaskan, lembaga […]

  • Izin Lingkungan Hambat Layanan PBG

    Izin Lingkungan Hambat Layanan PBG

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemberlakuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 4 Tahun 2021 terkait Izin Lingkungan telah menghambat penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) rumah bersubsidi. Hal ini karena salah satu syarat PBG tersebut dinilai sangat membebani program penyediaan papan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Pengurusan PBG bagi rumah bersubsidi terkendala Permen LHK Nomor 4/2021. […]

  • Ketersediaan Infrastruktur, Modal RI untuk Naik Kelas

    Ketersediaan Infrastruktur, Modal RI untuk Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketersediaan infrastruktur menjadi modal bagi Indonesia untuk dapat keluar dari middle income trap country menjadi negara dengan penghasilan tinggi. Hal itu diutarakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menerima kunjungan mahasiswa pascasarjana Harvard University, Amerika Serikat, pada Kegiatan Singapore-Indonesia Trek 2023. “Tidak ada negara yang berpenghasilan tinggi jika infrastrukturnya tertinggal. Tantangan bagi kami […]

  • Dukung Bisnis Berkelanjutan, Sinar Mas Land Komit Terapkan Prinsip ESG

    Dukung Bisnis Berkelanjutan, Sinar Mas Land Komit Terapkan Prinsip ESG

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • 0Komentar

    BSD CITY – Prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) saat ini memainkan peranan penting dalam aktivitas bisnis perusahaan di Indonesia. Permintaan dari berbagai pihak, mendorong penerapan prinsip ESG sebagai tolak ukur kemajuan keberlanjutan dari investasi perusahaan. Sinar Mas Land sebagai perusahaan yang memiliki ruang lingkup luas dalam kehidupan masyarakat telah menginisiasi berbagai program yang mengimplementasikan […]

  • warna cat

    Mau Rumah Cepat Terjual? Hindari Warna Cat Ini

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Calon pembeli rumah umumnya sangat pemilih dalam hal warna cat dinding. Dinding berwarna “berani”, seperti bernuansa retro dan kusam biasanya tidak mengesankan calon pembeli rumah. Jika Sobat iPro ingin menjual rumah lebih cepat, cobalah beri perhatian lebih pada warna cat rumah sebelum melakukannya. Nah, warna cat apa yang disarankan oleh agen penjual properti […]

  • Haru Koesmahargyo Ditunjuk Jadi Dirut Bank BTN

    Haru Koesmahargyo Ditunjuk Jadi Dirut Bank BTN

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. optimistis target bisnis yang ditetapkan untuk tahun 2021 akan tercapai didukung jajaran direksi yang ditetapkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, di Jakarta, Rabu (10/3). Tahun ini, emiten bersandi saham BBTN ini membidik laba bersih naik ke kisaran Rp2,5 triliun-Rp2,8 […]

Translate »
expand_less