Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Wow! Biaya Fit Out Kantor di Tokyo Termahal se-Asia Pasifik

Wow! Biaya Fit Out Kantor di Tokyo Termahal se-Asia Pasifik

  • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kota Tokyo, Jepang, memuncaki biaya fit-out kantor termahal di kawasan Asia Pasifik berdasarkan laporan Cushman & Wakefield. Laporan tersebut juga mengungkapkan biaya fit-out kantor rata-rata untuk 31 kota di Asia Pasifik.

“Jepang tetap menjadi pasar fit-out kantor termahal di kawasan ini selama tiga tahun berturut-turut, dengan Tokyo, Osaka, dan Nagoya menempati tiga posisi teratas, ” ungkap Head of Project & Development Services Cushman & Wakefield Asia Pacific, Tom Gibson dalam rilisnya baru-baru ini.

Gibson menjelaskan, biaya fit-out kantor di Tokyo menembus angka Rp25.539.800 per meter persegi (m2). Disusul kemudian Osaka dengan biaya fit-out kantor Rp24,781.900 per m2 dan Nagoya sebesar 24.167.000 per m2.

“Kami berharap akan melihat perkembangan lebih lanjut dalam fit-out kantor yang mempromosikan tempat kerja yang sehat dan bisa menyediakan platform kuat yang berkontribusi pada kesuksesan bisnis,” imbuh Gibson.

Gibson melanjutkan, tidak ada “satu solusi untuk semua” di sini. Tetapi data terus memperkuat pentingnya kantor dalam ekosistem tempat kerja. Kemudia, kebutuhan untuk memberikan kebebasan pada karyawan untuk memilih lokasi tempat kerja mereka. Manajer proyek memiliki peran penting dalam menyediakan solusi komprehensif yang peka terhadap lingkungan.

Bagaimana Jakarta?

Di antara kota-kota se-Asia Pasifik, biaya fit-out kantor Jakarta menempati peringkat ke-31, yakni sebesar Rp8.608.600 per m2.

“Pasokan baru yang besar dan konsekuensi dampaknya terhadap harga sewa menawarkan kesempatan bagi penghuni di Indonesia, khususnya di Jakarta, untuk pindah ke gedung yang berkualitas lebih tinggi dengan biaya yang sama atau terkadang lebih rendah,” kata Director Project & Development Services Cushman & Wakefield Indonesia, Dwitje Wangsadiputra.

Pasar perkantoran Asia Pasifik tetap tangguh. Pasar di kawasan tersebut menjadi satu-satunya kawasan yang mencatat permintaan kantor yang positif dan konsisten sejak dua tahun lalu. Melihat ke depan, harapannya aktivitas kembali ke kantor terus berlanjut. Aktivitas ekonomi  yang kembali  terbuka penuh berpotensi untuk mendorong permintaan kantor selama setahun ke depan.

Penyerapan bersih perkiraannya akan meningkat dari 55 juta kaki persegi (msf)/ 5,1 juta meter persegi (msqm) pada tahun 2021 menjadi sekitar 72msf/6,6 msqm pada tahun 2022 sebelum kembali ke tingkat sebelum dua tahun lalu sekitar 82msf/7,5msqm pada tahun 2023. Prakiraan positif ini menjadi pertanda baik  di wilayah ini. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun di Proyek Tol Trans Sumatera

    Pemerintah Gelontorkan Rp11 Triliun di Proyek Tol Trans Sumatera

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah telah menggelontorkan Rp 10,89 triliun pendanaan pengadaan lahan guna pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Salah satu ruas JTTS yakni Pekanbaru – Kandis – Dumai sepanjang 12 km, telah beroperasi sejak tahun 2020 lalu. “Pemerintah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi […]

  • pasar mebel

    Jokowi Beberkan 2 Jurus Jitu Tingkatkan Industri Mebel Indonesia

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan industri mebel Indonesia seharusnya dapat lebih bersaing di pasar dunia. Salah satu cara meningkatkan daya saing adalah pelaku industri mebel di dalam negeri dapat membuka diri untuk bekerja sama dengan pengusaha mebel dari luar negeri. “Harus terbuka mau berpartner dengan industri, perusahaan-perusahaan mebel dari luar, entah dari Eropa, […]

  • paramount land

    Paramount Land Hadirkan Program Penjualan, Cek Keuntungannya!

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • 0Komentar

    GADING SERPONG – Paramount Land kembali hadir di tengah masyarakat dengan beragam produk unggulan dan promo menarik melalui program “Big Exhibition Paramount Land 2025” yang berlangsung dari 5-10 Maret 2025 di West Atrium Living World Alam Sutera, Tangerang. Selama periode pameran, Paramount Land memberikan promo penjualan istimewa, cashback menarik hingga cara pembayaran khusus untuk beragam […]

  • PT SMF Gelontorkan Rp 2,25 Triliun untuk KPR FLPP Tahun 2021

    PT SMF Gelontorkan Rp 2,25 Triliun untuk KPR FLPP Tahun 2021

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) telah menyalurkan dana pendamping guna mendukung penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sepanjang tahun 2021 sebesar Rp 2,25 triliun. Anggaran yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN) itu menyasar pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Seluruh dana tersebut ter-blended dengan dana dari penerbitan surat utang. Penggunaan seluruh dana […]

  • RUPS Tahunan Summarecon

    Penjualan Summarecon Tahun 2025 Tembus Rp5,5 Triliun

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp5,53 triliun sepanjang tahun 2025, naik 27% dari total target yang ditetapkan sebesar Rp5 triliun. Di tengah ketidakpastian kondisi makro, perseroan tetap mencatatkan pertumbuhan karena adanya permintaan pasar, terutama di segmen menengah dan menengah atas. “Dalam situasi ekonomi yang cukup berat, Summarecon tetap berkomitmen […]

  • Perjanjian KUB

    Diinisiasi Sejak 2024, Bank DKI Gandeng BMM Bentuk KUB

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank DKI menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Maluku Malut (BMM) membentuk KUB (Kelompok Usaha Bersama). Kolaborasi keduanya ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Penyertaan Modal dan Perjanjian Pemegang Saham, di Balai Kota Jakarta, Rabu, 5 Juni 2025. Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, menyampaikan bahwa pembentukan KUB ini merupakan tonggak penting […]

Translate »
expand_less