Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berlokasi Strategis, Elevee Condominium Miliki Potensi Pasar yang Besar

Berlokasi Strategis, Elevee Condominium Miliki Potensi Pasar yang Besar

  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG – Koridor Barat Jakarta telah menjadi trendsetter industri properti di Jabodetabek. Banyaknya proyek properti berkonsep township development yang dikembangkan di kawasan Tangerang Raya membuat kawasan ini menjadi new territory yang menjanjikan.

Pengembangan proyek skala kota di Barat Jakarta kebanyakan dikembangkan dengan perencanaan dan konsep yang kuat sehingga melahirkan pride dan prestige yang nyaman untuk hunian, dan juga sebagai kawasan bisnis. Pengembangan proyek skala kota di kawasan Barat Jakarta beragam, seperti hunian yang dikembangkan tak hanya rumah tapak, tapi juga vertikal.

PT Alam Sutera Realty Tbk., saat ini sedang mengembangkan Elevee Condominium di atas lahan 4 hektar. Alvin Andronicus, Chief Marketing Officer (CMO) Elevee Condominium mengungkapkan untuk mencapai kondisi Alam Sutera seperti sekarang ini memerlukan waktu panjang. Di atas lahan seluas 800 hektar, Alam Sutera dikembangkan sudah 30 tahun dengan beragam produk yang terus berkembang, mulai dari hunian berkonsep cluster, area komersial dan bisnis.

“Saat ini kita mengembangkan Elevee Condominium, hunian vertikal yang dilengkapi dengan beragam fasilitas untuk kebutuhan penghuninya dan juga forest park seluas 4 hektar,” jelas Alvin dalam acara Elevee Media Talk yang diadakan di Alam Sutera, Senin (9/9).

Untuk memberikan daya tarik pada konsumen, menurut Alvin, Alam Sutera selalu mengembangkan produk yang berkarakter dan berbeda. Dia mencontohkan, Elevee adalah hunian vertikal yang memiliki dimensi unit lebih luas dibanding produk hunian vertikal di sekitarnya dan lokasinya di kawasan premium Alam Sutera.

“Ukuran terkecil di Elevee Condominium itu 87,8 meter persegi. Dan Elevee berada di dalam area seluas 19 hektar yang dinamai Escala dan di dalamnya ada fasilitas hutan kota seluas 4 hektar yang dilengkapi beragam fasilitas yang akan menjadi jantung kehidupan, central living Alam Sutera karena lokasinya strategis,” tegas Alvin.

Hendra Hartono Chief Executive Officer (CEO) Leads Property Services Indonesia menegaskan proyek hunian vertikal di kawasan township terlahir karena adanya kebutuhan dan juga karena hunian tapak harganya kian mahal. Seperti di Jakarta, harga rumah tapak sudah sangat mahal karena harga tanah per meternya juga sudah mahal, maka opsinya bangunan vertikal.

“Hunian vertikal atau kondominium yang memiliki fasilitas lengkap, nyaman dan apalagi berkonsep mixed use akan lebih diminati. Dan kondominium yang ada di luar Jakarta seperti Tangerang tren perkembangannya terlahir karena ada faktor kedekatan dengan akses jalan tol. Ini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi calon pembeli,” jelasnya.

Diminati Konsumen

Selain itu, menurut Hendra, potensi hunian vertikal seperti di Alam Sutera ini juga diminati oleh konsumen yang ada di dalam Alam Sutera sendiri. Tren lainnnya yaitu kondominium yang dekat dengan kampus dan di kawasan mixed-use akan lebih diminati bagi mahasiswa, terutama yang memiliki keluarga berasal dari luar kota.

“Selain itu area yang sudah well established atau berbasis township, dan dekat dengan akses transportasi umum menjadi daya tarik pembeli kondominium. Dan seperti Elevee, berada di kawasan CBD dan dekat berbagai fasilitas maka potensi pasarnya besar,” tegas Hendra.

Terkait progres penjualan Elevee Condominium, Alvin menjelaskan bahwa saat ini pembangunan menuju fase topping off yang akan dilakukan pada bulan Oktober mendatang. Dan dijadwalkan serah terima kunci pada Desember 2025.

“Dari 2 tower yang sedang dibangun saat ini menurut Alvin, tersisa sekitar 150 unit dari total unit sebanyak 550 unit. Kami yakin, selepas topping off penjualan akan lebih cepat dan saya yakin akan diserap pasar sisa unit tersebut,” jelas Alvin. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat Nih! PPDPP Jamin SiPetruk Tak Hambat Pengembang

    Catat Nih! PPDPP Jamin SiPetruk Tak Hambat Pengembang

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) menjamin penerapan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) tidak akan menghambat progres pekerjaaan pembangunan hunian bersubsidi. Pengembang tidak perlu mendaftarkan rumah yang dibangun tahun 2020 aplikasi itu. “Melalui pilot project saat ini, rumah yang terdaftar pada aplikasi Sipetruk hanya sebagai uji coba dan tidak […]

  • Pemerintah Percepat Pembangunan Tol Cisumdawu

    Pemerintah Percepat Pembangunan Tol Cisumdawu

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Jawa Barat. Terutama untuk Seksi 4 Cimalaka-Legok sepanjang 8,2 km, dan Seksi 5A dan 5B Legok-Ujung Jaya sepanjang 14,9 km. “Targetnya akhir Februari akan beroperasi fungsional. Seksi 4 ini sudah bagus, nanti akan ada taman. Kalau ada […]

  • IKN

    Penyatuan Tanah dan Air, Simbolisasi IKN untuk Semua

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyatuan tanah dan air dari seluruh provinsi di Indonesia menjadi tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dalam rangka mewujudkan cita-cita besar, yakni pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain merupakan sebuah bentuk kebinekaan yang dimiliki Indonesia dan lambang persatuan yang erat, prosesi tersebut juga sekaligus menjadi simbolisasi bahwa IKN akan menjadi kota bagi semua. “Pada […]

  • tarif trump dan efisiensi anggaran dapat mempengaruhi sektor properti.

    Imbas Trump Tariff dan Efisiensi Anggaran Pemerintah ke Sektor Properti

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Dunia properti tengah dihadapkan pada sedikitnya dua tantangan baru di empat bulan pertama tahun 2025. Tantangan pertama datangnya dari luar negeri, yakni kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang baru saja menerapkan tarif impor. Kemudian tantangan datang dari dalam negeri, yakni pemerintah tengah gencar menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. “Imbas tarif ini secara […]

  • Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori (kiri) dengan Ketua Umum IAP Hendricus Andy Simarmata (kanan) saat pendantanganan Nota Kesepahaman (Foto: Dok Kemendagri)

    Mantap, Kemendagri Jalin Kerjasama dengan IAP

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjalin kerja sama dengan Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia. Kerja sama itu diresmikan lewat penandatanganan nota kesepahaman antara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Muhammad Hudori dengan Ketua Umum IAP Indonesia Hendricus Andy Simarmata, di Ruang Rapat Sekjen, pada hari Rabu 23 Juni 2021. Hudori menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya penandatanganan kerja […]

  • Sektor properti masih membutuhkan waktu untuk recovery di tahun 2025.

    Prospek Sektor Properti 2025: Masih Butuh Waktu Recovery

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor properti masih membutuhkan waktu untuk bangkit di 2025. Konsultan Properti Colliers Indonesia memprediksi dua sektor properti, yakni komersial dan apartemen memerlukan waktu yang lebih lama lagi untuk recovery dibandingan sektor lainnya. “Kalau kita bicara mengenai prospek properti tentu masih butuh waktu yang cukup panjang terutama untuk sektor kantor komersial dan juga sektor […]

Translate »
expand_less