Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KPR Syariah Makin Kinclong di Kalangan Muda

KPR Syariah Makin Kinclong di Kalangan Muda

  • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Preferensi terhadap pembiayaan perumahan dengan platform syariah dari kalangan usia muda memperlihatkan tren pertumbuhan yang cukup signifikan. Penguasaan teknologi yang kian canggih diyakini menjadi alasan mengapa pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) berbasis syariah naik pada kelompok umur ini.

“Selama empat tahun terakhir, para pencari rumah memang memperlihatkan preferensi terhadap pembiayaan syariah, khususnya di kalangan yang lebih muda. Hal ini mungkin karena akses informasi telah memunginkan lebih banyak generasi muda yang mempelajari beragam alternatif pembiayaan KPR yang ada,” cetus Country Manager Rumah.com, Marine Novita, dalam siaran pers yang diterima redaksi industriproperti.com, Rabu, 3 Februari 2021.

Menurut dia, minat serta antusiasme konsumen terhadap pembiayaan perbankan berbasis syariah merupakan peluang yang perlu tetap dipupuk.

Mengutip data Hasil Sensus Penduduk Tahun 2020 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia per September 2020 mencapai 270,2 juta jiwa. Dari total jumlah penduduk tersebut, penduduk berusia 24 tahun hingga 39 tahun, atau biasa disebut milenial, menempati urutan kedua teratas yakni 25,87 persen.

Posisi pertama sebesar 27,9 persen, diduduki oleh penduduk berusia 8 – 23 tahun atau biasa disebut Gen Z. Di urutan ketiga yakni Gen X yang kini berusia 40 tahun sampai dengan 55 tahun sejumlah 21,88 persen.

Dalam laporan yang bertajuk Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021, disebutkan bahwa responden para pencari rumah melihat bahwa pembiayaan syariah dapat menawarkan keunggulan dan keuntungan yang nyata. Antusiasme ini harus dijawab oleh pelaku pembiayaan syariah dengan inovasi melalui penawaran produk yang lebih baik demi menjawab tuntutan kebutuhan konsumen.

“Bagi industri perbankan dan pembiayaan, sektor properti tentu harus diperhatikan karena nilai tiap transaksinya yang sangat besar,” ungkap Marine.

Dia menyebut, tren positif KPR Syariah juga tercermin dari data Statistik Perbankan Syariah (SPS) November 2020 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Januari 2021, dimana pembiayaan Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) untuk pemilikan rumah tinggal dan apartemen telah mencapai Rp 93,129 triliun.
Nilai ini merupakan pertumbuhan sebesar 11,56 persen secara tahunan (year on year) dari sebelumnya yakni Rp 83,476 triliun. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuartal I, Pembangunan Rumah Capai 298.203 Unit

    Kuartal I, Pembangunan Rumah Capai 298.203 Unit

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Capaian pembangunan rumah sebagai bagian dari Program Sejuta Rumah sepanjang kuartal I 2023 tercatat 298.203 unit. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan capaian itu akan terus naik seiring kian stabilnya perekonomian pasca pandemi Covid-19. “Progres Program Sejuta Rumah per 30 April 2023 sebanyak 298.203 unit,” papar Direktur Rumah Umum dan Komersial […]

  • Rumah Tapera Jadi Top of Mind Konsumen Rumah Subsidi

    Rumah Tapera Jadi Top of Mind Konsumen Rumah Subsidi

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Rumah Tapera diharapkan menjadi top of mind atau yang pertama kali terlintas dalam benak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ketika hendak membeli rumah subsidi. Progam yang dibangun dengan sistem kontrol umpan balik (closed loop) ini mengubah supply driven menjadi deman driven untuk mewujudkan ekosistem ideal antara konsumen, developer dan bank penyalur. “Rumah Tapera adalah […]

  • Permintaan Bahan Material Konstruksi Diyakini Kembali Booming di 2023

    Permintaan Bahan Material Konstruksi Diyakini Kembali Booming di 2023

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Masifnya pembangunan infrastruktur dan kembali maraknya pembangunan properti pasca pandemi membawa optimisme pasar termasuk bagi produsen dan distributor material bangunan. Salah satunya Mr. Safety Group yang berupaya memperluas pasar dengan memperkenalkan produk terbarunya. Hendrik Sutjiatmadja, Direktur PT Bangun Bersama Persada member of Mr. Safety Group mengatakan pihaknya optimis menggeliatnya sektor properti dan pembangunan […]

  • Ini Sikap Pengembang Soal Harga Rumah Subsidi Tak Naik

    Ini Sikap Pengembang Soal Harga Rumah Subsidi Tak Naik

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang di sejumlah daerah mengaku hanya bisa pasrah atas kebijakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang tidak menaikkan harga jual rumah bersubsidi untuk tahun 2021. “Lemas,” demikian ditulis Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Khusus Batam, Achyar Arfan, via pesan digital yang diterima industriproperti.com, Sabtu, 9 Januari […]

  • Dicari! Dirut BTN Pemacu Program KPR Subsidi

    Dicari! Dirut BTN Pemacu Program KPR Subsidi

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kursi orang nomor satu di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. hingga kini masih kosong. Seperti apa kriteria calon yang layak mengisi posisi itu? Berikut rangkuman wawancara industriproperti.com dengan perwakilan pengembang di sejumlah daerah di tanah air. “Kalau mau fokus untuk mendorong percepatan penyaluran program kredit pemilikan rumah (KPR) Bersubsidi, maka posisi Direktur […]

  • Pemerintah Akselerasi 156 PSN Senilai Rp1.080 Triliun

    Pemerintah Akselerasi 156 PSN Senilai Rp1.080 Triliun

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah telah mengakselerasi pembangunan sebanyak 156 Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan investasi senilai Rp 1.080,2 triliun. Program ini berdampak signifikan terhadap masyarakat Indonesia. Utamanya di sektor infrastruktur penunjang konektivitas, ketahanan energi, kedaulatan pangan dan mitigasi bencana, serta hilirisasi industri dan penunjang investasi. “Ada beberapa proyek PSN yang sudah financial closing dan tentunya akan berlanjut. […]

Translate »
expand_less