Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Lirik Prospek Ekonomi di Cirebon, BTN Relokasi Kantor Cabang

Lirik Prospek Ekonomi di Cirebon, BTN Relokasi Kantor Cabang

  • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) atau Bank BTN menampilkan wajah baru di sejumlah kantor cabangnya sebagai wujud transformasi sekaligus memperkenalkan logo barunya. Salah satunya di Cirebon, Jawa Barat, Kantor Bank BTN Cabang Cirebon (KC Cirebon) yang telah berdiri sejak tahun 1991 kini direlokasi ke Jalan Siliwangi Nomor 16, tepat di jantung Kota Cirebon.

KC Cirebon membawahi 8 Kantor Cabang Pembantu yang tersebar di Cirebon, Majalengka, Indramayu dan Kuningan (Ciayumajakuning).

“Setelah hadir dengan logo baru, BTN memiliki brand image yang lebih modern dan kekinian, dengan semangat transformasi BTN siap untuk bersaing di level yang lebih tinggi dan menjadi bank pilihan utama bagi nasabah khususnya nasabah di Kota Cirebon,” kata Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu saat meresmikan BTN KC Cirebon, Rabu (8/5).

Nixon menjelaskan, relokasi KC Cirebon merupakan bentuk keseriusan BTN dalam meningkatkan kualitas dan layanan perbankan kepada nasabah serta menjemput peluang pembiayaan dari potensi ekonomi yang dimiliki wilayah Ciayumajakuning yang meliputi kawasan Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Dikatakan, kawasan ini sangat prospektif khususnya di sektor properti. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa perekonomian di Kota Cirebon tumbuh sebesar 5,01% pada hampir semua sektor usaha selama tahun 2023, dimana sektor realestat mencapai pertumbuhan 9,22% terbesar kedua setelah sektor usaha bidang transportasi dan pergudangan yang mencapai 9,99%.

“Selain itu, pertumbuhan penduduk juga sangat mendukung pembangunan perumahan, disini BTN berperan besar dalam memberikan akses pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” jelas Nixon.

Terus Meningkat

Potensi industri properti yang terus menggeliat di Ciayumajakuning membuat pencapaian Bank BTN KC Cirebon terus meningkat. Pada tahun 2024 ini, setelah relokasi selesai BTN menargetkan realisasi kredit KC Cirebon sekitar Rp896 miliar dimana realisasi kredit masih didominasi oleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terutama KPR subsidi sebesar Rp604 miliar, dan sisanya untuk kredit bermargin tinggi sebesar kurang lebih Rp 174 M. Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga ( DPK) target penghimpunan dananya ukurang lebih Rp 1,1 triliun.

“Saya optimistis, dengan berkembangnya ekosistem bisnis di Ciayumajakuning termasuk mulai berkembangnya kawasan industri di wilayah Cirebon Timur, Majalengka, Indramayu diharapkan dapat mendorong penghimpunan DPK di wilayah Ciayumajakuning,” kata Nixon.

Nixon menambahkan, selain KPR yang merupakan segmen kredit andalan BTN, KC Cirebon juga membidik potensi kredit di segmen Unit Usaha Menengah dan Kecil atau UMKM khususnya di sejumlah sektor bisnis yaitu pariwisata, tekstil, makanan dan minuman, kerajinan, transportasi (pelabuhan).

“Dengan potensi yang ada, bukan tidak mungkin Kota Cirebon menuju Cirebon Kota Metropolitan Baru,” kata Nixon.

Dia yakin, ke depan kinerja BTN KC Cirebon akan semakin baik, adapun pada triwulan I tahun 2024 ini dari sisi pembiayaan, BTN KC Cirebon membukukan realisasi sebesar Rp353,1 miliar dimana masih didominasi realisasi pada sektor KPR subsidi mencapai Rp187,5 miliar dan sisanya merupakan realisasi dari kredit konsumer non-subsidi maupun kredit komersial.

Pj Walikota Cirebon, Agus Mulyadi, M.S dalam sambutannya berharap wajah baru BTN KC Cirebon memberikan motivasi pelayanan dari BTN, khususnya KPR.

“Sebagai pegawai muda, KPR milenial dapat menjadi sebuah solusi apalagi saat ini di Cirebon 50 persen sudah generasi milenial dan Z jadi misalnya kalau ini menjadi bagian dari Indonesia Emas, mereka akan jadi penentu terselenggaranya kehidupan bernegara, kita harus memberikan fasilitas,” katanya.

Agus menambahkan , BTN dapat mendukung perekonomian Cirebon, khususnya sektor realestat, mengingat Cirebon masih cukup luas untuk pengembangan perumahan dengan tetap menghadirkan ruang terbuka hijau. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT REI

    HUT REI di Lampung, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia memperingati hari ulang tahun atau HUT ke-54 di Lampung dari tanggal 5-7 Mei 2026. Perayaan HUT REI-54 diikuti sekitar 1.000 anggota REI se- Indonesia yang diisi dengan beragam kegiatan antara lain welcome dinner, night rider, bakti sosial, family gathering, reuni mantan ketua umum dan ketua DPD di Pantai […]

  • sarana jaya luncurkan warna jaya paint

    Diversifikasi Bisnis, Sarana Jaya Luncurkan Warna Jaya Paint

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumda Pembangunan Sarana Jaya memperkenalkan inovasi terbaru dalam lini bisnis propertinya dengan meluncurkan Warna Jaya Paint. Produk yang masih merupakan turunan industri properti ini merupakan bagian dari langkah strategis Sarana Jaya untuk memperluas portofolio usaha dan menjawab kebutuhan produk konstruksi modern berkualitas tinggi. Grand launching digelar pada Rabu (25/9) yang turut dihadiri oleh […]

  • Wacana moratorium pembangunan hotel yang dilakukan Kementerian Pariwisata

    Perkuat Rantai Pasok, Industri Hotel Gandeng Pelaku UMKM

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri hotel dan pelaku UMKM di Labuan Bajo NTT sepakat bekerja sama dalam upaya memperkuat rantai pasok industri pariwisata dan ekonomi kreatif di salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) tersebut dengan nilai komitmen kerja sama senilai Rp2,5 miliar. “Saat ini melalui Deputi Bidang Industri dan Investasi kami sudah melakukan program penguatan rantai […]

  • Gelar Infinite Living, Sinar Mas Land Berikan Stimulus Subsidi DP 20%

    Gelar Infinite Living, Sinar Mas Land Berikan Stimulus Subsidi DP 20%

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • 0Komentar

    BSD CITY – Industri properti diproyeksi akan terus bertumbuh pada tahun 2024. Optimisme ini ditandai dengan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan III-2023 yang tumbuh sebesar 1,96% (year on year/yoy) atau lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,92% (yoy). Sejumlah strategi hingga insentif disiapkan pemerintah untuk menjaga pertumbuhan industri properti, salah satunya adalah […]

  • Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto bahas KEK

    Pemerintah Andalkan KEK Sedot Investasi Asing

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah masih mengandalkan Kawasan Ekonoi Khusus (KEK) dalam menarik investasi asing ke dalam negeri. Tahun ini ada beberapa KEK yang menjadi prioritas untuk dikembangkan. Hal ini dilaporkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto kepada Presiden Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 18 Maret 2025. Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyampaikan perkembangan terkini terkait kondisi […]

  • Menteri PKP Minta Maaf Cabut Ide Rumah Subsidi

    Tobat, Menteri PKP Minta Maaf Cabut Ide Rumah Subsidi Baru

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan permohonan maaf langsung dihadapan Komisi V DPR RI terkait ide memperkecil ukuran rumah subsidi menjadi 18 m2. Hal tersebut disampaikan Menteri PKP dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Kamis, 10 Juli 2025. “Sesudah mendengar begitu banyak masukan, termasuk dari teman-teman anggota […]

Translate »
expand_less