Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prospek Rumah Tapak dan Apartemen Usai PPN DTP 100 Persen Diperpanjang

Prospek Rumah Tapak dan Apartemen Usai PPN DTP 100 Persen Diperpanjang

  • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Diperpanjangnya kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah sebesar 100% hingga akhir tahun ini menjadi angin segar bagi industri properti Tanah Air. Sektor rumah tapak diyakini paling menikmati dampak pemberlakukan kebijakan tersebut daripada sektor apartemen.

“Kalau untuk empat bulan ke depan, prospeknya bagus untuk rumah tapak,” kata General Manager General Agency Knight Frank Indonesia Frank Tumewa dalam Jakarta Property Highlight H1 2024 secara daring, Kamis, 29 Agustus 2024.

Lebih jauh Frank menuturkan, pasar apartemen sepertinya tidak sejalan dengan performa rumah tapak meski telah diberi “vitamin” berupa insentif PPN DTP. Pasalnya, pasar rumah tapak merupakan segmen yang paling besar di kelas menengah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang harganya berkisar antara Rp1 miliar- Rp1,7 miliar.

“Sehingga segmen inilah yang akan sangat terbantu dengan PPN yang diperpanjang ini. Kalau untuk apartemen, memang ada sedikit tapi tidak sebesar efeknya ke rumah tapak,” imbuh Frank.

Pada kesempatan yang sama Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat menambahkan, insentif PPN DTP yang diberlakukan sejak tahun 2021 efektif mendongkrak penjualan hunian.

”Kalau kita lihat bagaimana efektifitasnya di Semester I-2024 ini, data dari Kementerian Keuangan menyatakan bahwa ada sekitar 22 ribu unit hunian yang terserap melalui insentif PPN DTP. Tentu saja ini bukan nilai yang sedikit. Ini nilai yang cukup baik atau memberikan stimulan properti pada sektor hunian atau residensial. Ini berdampak positif untuk landed house atau rumah tapak,” jelasnya.

Untuk hunian vertikal, imbuh Syarifah, dari 24 ribu unit apartemen yang siap untuk dihuni, hanya 13%-nya saja yang mengakses kebijakan tersebut. “Kalau kita melihat terkait stok pasokan atau availibility-nya dari unit-unit vertical housing bahwa untuk vertical housing atau kondominium saat ini setidaknya ada 24 ribu unit yang siap huni,” ujarnya.

Prospek Apartemen

Baik Frank maupun Syarifah memandang, sektor apartemen ke depannya terbilang cukup cerah. Potensinya berasal dari service apartemen dari warga negara asing (WNA) maupun lokal. Ditambah lagi dukungan kebijakan pemerintah dapat menunjang performa sektor apartemen di masa mendatang.

“Kami rasa ini akan terus bergerak, apalagi tahun depan dengan policy yang baru dari pemerintah. Kami harapkan akan tetap menunjang kondisi properti tahun depan,” ucap Frank.

Senada, Syarifah menilai kebijakan PPN DTP tak hanya memberikan dampak pada penjualan rumah tapak, tapi juga untuk hunian vertikal. Dirinya memperkirakan catatan penyerapan insntif tersebut akan lebih baik lagi di Semester II-2024 daripada Semester I. Stimulan yang digelontorkan pemerintah diharapkan juga didorong untuk hunian vertikal.

“Akan lebih baik lagi jika stimulasi tidak hanya didorong pada rumah tapak. Tapi juga pada rumah vertikal yang saat ini memang siap. Unitnya siap untuk diakses dan terkait harganya, kriteria-kriteria yang berlaku dalam PPN DTP pun bisa berlaku di sektor kondominium atau pun apartemen,” tutupnya. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • rumah tapak

    Hasil Riset: Rumah Tapak Masih Diminati

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Hasil riset lembaga konsultan properti JLL Indonesia memperlihatkan bahwa rumah tapak masih menjadi sektor properti yang diminati khususnya oleh end user. “Kondisi pasar semakin kompetitif dengan diluncurkannya beberapa kawasan kota mandiri baru, seperti di area Tangerang dan Bekasi,” kata Head of Advisory JLL Indonesia pada Media Briefing 4Q 2022 secara virtual, Rabu, 1 […]

  • Pulau Maitara

    Terpetakan Lengkap, Pulau Maitara Sisakan Persoalan Tanah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pulau Maitara, Maluku, secara administrasi termasuk pulau yang sudah lengkap terpetakan, baik kawasan hutan maupun areal penggunaan lain (APL). Meskipun begitu, beberapa masyarakat masih memiliki persoalan tanah yang masuk ke dalam kawasan hutan. Alhasil, masyarakat tidak bisa memanfaatkan tanahnya secara optimal. “Sekarang ini yang jelas kalau memang sudah ada pemanfaatan, manfaatkan dan jaga […]

  • Kementerian PUPR Tuntaskan Jalan Lingkar IKN

    Kementerian PUPR Tuntaskan Jalan Lingkar IKN

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merampungkan pembangunan Jalan Lingkar Sepaku untuk mendukung konektivitas menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Saat ini telah menyelesaikan pekerjaan Segmen 1, 2 dan 3 sepanjang 5,7 km serta sisanya Segmen 4 tahap konstruksi. Pembangunan infrastruktur IKN secara bertahap dengan mengusung konsep […]

  • Arief Sabaruddin Direktur Utama PPDPP (Foto BSSN)

    Mantul, Per Akhir Juni 2021 Penyaluran FLPP Sudah 54 Persen

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) per 28 Juni 2021, telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 86.331 unit senilai Rp9,39 triliun atau setara dengan 54,81% dari target yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 157.500 unit. Dengan hasil tersebut, maka total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 sampai dengan 2021 ialah sebanyak […]

  • Salah satu Rumah Susun DP Nol Rupiah di Jakarta (Foto: Ardiansyah Fadli)

    Ini Dia Bedanya Program DP 0 Rupiah dengan FLPP

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Bidang Pembiayaan dan Kemitraan Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Eko Mardirianto menjelaskan perbedaan antara program down payment (DP) Nol Rupiah di Jakarta dengan program Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dimiliki oleh Pemerintah Pusat. “Salah satu persyaratan dari program DP Nol Rupiah ialah tidak sedang menerima subsidi, ini […]

  • Nikmati KPR BTN Merdeka di IPEX 2022, Bunga Hanya 2,22%

    Nikmati KPR BTN Merdeka di IPEX 2022, Bunga Hanya 2,22%

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA- Memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menggelar pameran perumahan terbesar di Indonesia yakni Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022 dengan tema “KPR BTN Merdeka”. IPEX 2022 diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan dan berlangsung mulai 13-21 Agustus 2022. Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan permintaan […]

Translate »
expand_less