Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Mau Investasi Properti Syariah? Lakukan Hal Ini

Mau Investasi Properti Syariah? Lakukan Hal Ini

  • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Investasi properti syariah dapat menjadi satu pilihan untuk menghasilkan cuan. Sebagai langkah awal untuk investasi properti syariah adalah menentukan lokasi, kemudian memilih lembaga keuangan yang sesuai kebutuhan.

“Yang pertama kita harus menemukan lokasi yang cocok. Setelah cocok lokasinya, kemudian mencari lembaga keuangan yang pas untuk membiayai keinginan dia untuk membeli properti tersebut,” jelas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ekonomi Syariah & Halal, Sholahudin Al-Aiyub dalam Talkshow “Menggapai Berkah dari Properti Syariah” yang digelar secara daring, Jumat, 1 Oktober 2021.

Menurut Sholahudin, status tanah juga menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian. Selain itu, pemilihan skema pembiayaan juga harus menjadi catatan tersendiri.

“Hal-hal yang bersifat prinsipil seperti itu kalau kita sudah menggunakan lembaga seperti bank, itu sudah di-cover semuanya. Kemudian terkait dengan legal sudah dipastikan bahwa secara bankable sudah masuk,” imbuh Sholahudin.

Mengutamakan prinsip kehati-hatian dalam investasi properti juga menjadi hal penting. Berinvestasi di lembaga keuangan menjadi pilihan tepat bagi investor pemula saat berbisnis properti syariah.

“Bagi pemula yang belum mempunyai pengalaman untuk investasi properti, saya lebih mendorong untuk menggunakan mekanisme di lembaga keuangan. Misalnya, perbankan karena itu lebih aman dari sisi prinsip kehati-hatiannya,” terang Sholahudin.

Akad Investasi Properti

Investasi properti syariah memiliki berbagai pilihan akad yang menarik. Investor dapat memilih akad yang sesuai dengan profil investasinya.

“Properti syariah ini menarik karena ada banyak sekali alternatif skemanya. Ada skema murabahah, musyarakah mutanaqishah, ijarah muntahiyah bit tamlik, istishna’, dan refinancing syariah,” terang Sholahudin.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pembiayaan Perbankan Syariah Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI), Royzani Sjachril menambahkan, saat berinvestasi properti sebaiknya memverifikasi pengembang yang memasarkan produk properti.

End user harus memverifikasi dahulu pengembangnya. Lebih baik memang pengembangnya terdaftar di asosiasi. Kita (REI) biasanya ada penjaringan dahulu untuk developernya,” ucap Royzani di acara yang sama.

Investor properti syariah juga harus memperhatikan perizinan pengembang dengan melihat keberadaan site plan perumahan. Mengenai site plan perumahan yang dibangun dapat dilihat di pemerintah daerah setempat untuk memastikan pembangunan perumahan.

“Bisa juga mempunyai hak bertanya mengenai legalitas kawasan tersebut apakah jadi milik sendiri atau tidak. Kemudian juga bisa dilihat dari pengerjaan lingkungannya. Itu lebih menambah keyakinan bagi kita sendiri,” pungkas Royzani. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi DPP REI dengan Kemendagri

    OSS Masih Terkendala, Ini Solusi Kemendagri

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Perjalanan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) tidak sepenuhnya sesuai harapan. Di lapangan, masih ditemui beberapa kendala, antara lain tidak berjalan sepenuhnya layanan berbasis web Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG) yang terintegrasi dengan OSS RBA. “Kemendagri sudah banyak menerima keluhan, baik dari daerah maupun dari asosiasi terkait dengan OSS RBA […]

  • operasi katarak

    Summarecon Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Berlatar kepedulian akan tingginya angka gangguan akibat katarak di kalangan masyarakat kurang mampu, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis. Kegiatan yang diselenggarakan untuk kedua kalinya ini hadir di Bogor. ”Kami menyadari bahwa kesehatan mata, khususnya penanganan katarak, merupakan kebutuhan penting yang masih belum sepenuhnya terjangkau oleh seluruh lapisan […]

  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

    Menteri PUPR: Hunian Inklusif Tekankan Prinsip Keadilan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan hunian inklusif menekankan adanya prinsip keadilan bagi seluruh elemen masyarakat. Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat membuka Webinar Indonesia Housing Forum 2021: “Membangun Hunian yang inklusif untuk Masa Depan yang Lebih Baik”, Kamis, 14 Oktober 2021. “Untuk itu, perlu dikembangkan konsep hunian inklusif yang menekankan adanya […]

  • OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih bermasalah. Untuk itu, pelaku usaha meminta Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna mengurai persoalan perizinan berusaha. “Pelaksanaan OSS sejak Agustus 2021 lalu terbukti belum dapat mengakselerasikan regulasi dengan sistem yang baru. Akibatnya semua tahapan proses perizinan […]

  • hunian vertikal

    Membedah Tantangan Penyediaan Hunian Vertikal untuk MBR di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyediaan hunian vertikal yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat menjadi salah satu solusi masalah hunian di perkotaan DKI Jakarta. Ada empat key point yang menjadi tantangan dalam penyediaan hunian vertikal bagi MBR di Jakarta, yaitu demand, feasibility, suplai dan development configuration. “Demand saat ini cukup terbatas sehingga para pengembang harus mengatur […]

  • gpa 2025

    17 Tokoh Properti Dianugerahi Penghormatan di GPA 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indonesia Property Watch (IPW) dan Rumah123 menggelar perhelatan Golden Property Awards atau GPA 2025. Malam penganugerahan berlangsung di Hotel Raffles Jakarta, Senin (29/9), yang turut dihadiri Menteri Koordinator (Menko) bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch mengatakan sektor properti khususnya pasar perumahan di Indonesia sedikit […]

Translate »
expand_less