Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Gubernur Minta REI Sulteng Pasok Hunian Penyintas Bencana

Gubernur Minta REI Sulteng Pasok Hunian Penyintas Bencana

  • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Tengah (Sulteng) diminta menyediakan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi 28 September 2018 silam. Pemerintah Provinsi Sulteng telah menyediakan anggaran senilai Rp 61 miliar guna pengalihan kepemilikan tanah.

“Ada beberapa skema yang dapat dilakukan dalam penyelesaian masalah huntap bagi penyintas bencana gempa yang belum memiliki rumah. Namun data penyintas itu harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Gubernur Sulteng Rusdy Mastura saat menerima kunjungan Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sulteng, di Kota Palu, Rabu, 18 Agustus 2021.

Lebih jauh Rusdy juga meminta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memberikan dukungan pembiayaan dalam pembangunan huntap bagi penyintas bencana gempa di Sulteng. “Alokasi dananya bisa melalui kredit lewat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan tingkat bunga 4 persen. Saya dapat menjadi jaminan sepanjang memang betul untuk korban bencana,” tukasnya.

Ketua DPD REI Sulteng, Muhammad Rizal menyatakan, pihaknya berkomitmen mendukung program gubernur guna membantu warga terdampak bencana. “Mudah-mudahan gubernur dapat menerima tawaran kerjasama kami untuk menyelesaikan masalah terkait penyediaan lokasi,” ujarnya.

Muhammad Rizal menjelaskan, pihaknya dapat menyediakan 1.000 unit hunian di wilayah Kota Palu. “Sedangkan di Kabupaten Sigi kami menyiapkan 500 unit,” tuturnya.

Adapun harga rumah per unit, imbuh Muhammad Rizal, sekitar Rp 156,5 juta per unit. “Harga jualnya sudah termasuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya balik nama,” kata Muhammad Rizal.

Tenggat waktu pengerjaan per unit bangunan membutuhkan waktu 2 pekan hingga satu bulan. “Waktu pengerjaan itu relatif cepat, mengingat REI Sulteng memiliki jaringan luas untuk menyuplai material bangunan serta tenaga kerja,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • hunian wna

    Potensi Tidak Besar, Relaksasi Aturan Hunian WNA Jadi Katalis

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pasar hunian bagi Warga Negara Asing (WNA) di Tanah Air tidak terlalu besar. Namun, kehadiran relaksasi aturan kepemilikan hunian bagi WNA akan menjadi katalis untuk mendongkrak penjualan properti, khususnya sektor apartemen. “Aturan relaksasi pembelian residensial oleh orang asing sebenarnya ini lebih kepada sebagai katalis untuk keseluruhan penjualan apartemen karena potensi pembelian WNA ini […]

  • Kementerian ATR/BPN Segera Lakukan Transformasi Digital

    Kementerian ATR/BPN Segera Lakukan Transformasi Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) segera melakukan transformasi digital dalam kegiatan pelayanan publik di bidang tata ruang dan pertanahan. Transformasi digital ini sejalan dengan peningkatan pelayanan publik menjadi lebih mudah dengan memanfaatkan platform digital yang disingkat dengan DILAN atau Digital Melayani. “Kementerian ATR/BPN telah mencanangkan tahun 2021 sebagai tahun transformasi […]

  • Konstruksi Tol Cijago Seksi 3 Dimulai

    Konstruksi Tol Cijago Seksi 3 Dimulai

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai pembangunan Jalan Tol Cinere – Jagorawi (Cijago) Seksi 3, Kukusan – Cinere sepanjang 5,44 km. Proyek infrastruktur ini menelan biaya investasi sebesar Rp 3,2 triliun dan biaya konstruksi Rp 1,2 triliun. Pembangunan ruas tol ini diyakini bakal meningkatkan volume distribusi barang dan jasa di kawasan […]

  • Investasi Properti

    Investasi Real Estat Asia Pasifik Tumbuh 20%

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Investasi di sektor real estat Asia Pasifik kuartal pertama tahun 2022 tumbuh sebesar 20 persen secara tahunan. Menurut data dan analisis yang dipublikasikan dalam JLL Capital Tracker Q1 2022, investasi langsung di sektor properti mencapai USD40,8 miliar sepanjang kuartal pertama 2022. “Kami optimis bahwa sektor real estat di kawasan ini akan mampu bertahan […]

  • Program Sejuta Pohon REI

    Program Sejuta Pohon REI Penuhi Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Hunian

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jambi – Pemerintah daerah diharapkan memberikan insentif bagi pengembang yang menanam pohon di proyek perumahan sebagai bagian Program Sejuta Pohon dari Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). Penanaman pohon diyakini dapat memberikan kepastian akan tersedianya ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan hunian. “REI berkomitmen dalam program penghijauan di lokasi proyek perumahan anggotanya. Mohon dukungan pemerintah daerah […]

  • Lebak Bulus Diusulkan Jadi Model TOD Pertama di Indonesia

    Lebak Bulus Diusulkan Jadi Model TOD Pertama di Indonesia

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Area Lebak Bulus, Jakarta Selatan, diusulkan sebagai kawasan hunian dengan model hunian terpadu berbasis konektivitas (Transit Oriented Development/TOD) pertama di Indonesia. Adapun pembiayaan infrastruktur hunian bisa memanfaatkan pola Kerja Sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). “Di sekitar stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus terdapat lahan milik pemerintah yang cukup luas dan siap dikembangkan […]

Translate »
expand_less