Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Kuota Habis, Bank Mandiri Terbitkan KPR Rasa FLPP

Kuota Habis, Bank Mandiri Terbitkan KPR Rasa FLPP

  • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Keterbatasan alokasi kuota Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) tahun 2020, tidak membuat manajemen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. kehabisan akal. Bank berlogo pita emas ini pun menerbitkan pembiayaan perumahan non subsidi, namun dengan fitur mirip KPR Subsidi.

“Akhir tahun lalu, kami meluncurkan KPR Sejahtera. Ini adalah produk KPR komersial rasa FLPP, dengan fitur yang dibuat mirip KPR FLPP dengan tingkat bunga 8,8 persen (fix 10 tahun) dan tenor maksimal 20 tahun,” kata Regional Transaction & Consumer Head Bank Mandiri Regional IX Kalimantan, Bambang Indriatmoko, saat berbincang dengan industriproperti.com, di Banjarmasin, beberapa waktu lalu.

Bambang menyebut, kondisi bisnis properti sepanjang tahun 2020 sangat terpukul akibat melemahnya daya beli masyarakat selama pandemi Covid-19. “Semua pelaku usaha pembangunan perumahan merasakan tekanan akibat pandemi. Perbankan juga terkena imbasnya, apalagi kami harus merestrukturisasi pinjaman debitur yang terkena dampak pandemi,” ujarnya.

Kendati mengalami tekanan, imbuh Bambang, penyaluran kredit Bank Mandiri harus tetap bertumbuh. “Dalam kondisi kuota hampir habis di akhir tahun kemarin, muncul ide untuk membuat KPR Sejahtera. Ide itu mencuat setelah kami berdiskusi bersama perwakilan asosiasi pengembang, termasuk asosiasi Realestat Indonesia (REI) juga memberikan masukan,” ucap Bambang.

Solusi lainnya untuk menyikapi efek pandemi adalah membuat program bersama antara Bank Mandiri bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Kalimantan Selatan (Kalsel). “Dalam situasi pandemi, kita harus lebih kreatif. Kami masih menggodok rencana program bersama antara Bank Mandiri dengan REI Kalsel yakni program DP (down payment/uang muka) lunak,” kata dia.

Sekadar informasi, Pemerintah telah menganggarkan dana FLPP tahun 2021 sebesar Rp 19,1 triliun atau ekuivalen dengan pembangunan 157.500 unit rumah bersubsidi. Nominalnya naik signifikan dari anggaran tahun 2020 yang hanya sebesar Rp 11 triliun.

Anggaran tersebut terdiri dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp16,62 triliun dan proyeksi pengembalian pokok (dana bergulir) sebesar Rp 2,5 triliun.

Bank Mandiri telah mengajukan penambahan kuota KPR FLPP sebanyak 1.000 unit pada November 2020 kemarin. Sebelumnya, bank pelat merah ini telah memperoleh jatah kuota sebesar 2.800 unit. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lokasi Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan Timur (Foto: Muchlis Jr)

    Di Depan HKTDC, Rusmin Lawin Paparkan Potensi Investasi di IKN

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Umum bidang Hubungan Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (DPP REI), Rusmin Lawin mempresentasikan tentang potensi investasi dalam dalam relokasi Ibu Kota Negara (IKN) ke provinsi Kalimantan Timur dalam Roundtable Session khusus untuk Pulau Kalimantan yang diselenggarakan oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) lewat Belt and Road Summit Hong […]

  • kredit properti

    April 2022, Kredit Sektor Properti Capai Rp1.135,4 T

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pada April 2022, Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit sektor properti tumbuh 6,1 persen secara tahunan (year on year/yoy), yakni sebesar Rp1.135,4 triliun. Demikian tertuang dalam Publikasi BI yang bertajuk Analisis Uang Beredar April 2022. “Sejalan dengan pertumbuhan total kredit, penyaluran kredit sektor properti pada April 2022 tumbuh 6,1 persen (yoy), lebih tinggi […]

  • Huntara Brantas Abipraya

    Brantas Abipraya Rampungkan Huntara di Pidie Jaya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Brantas Abipraya (Persero) telah merampungkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir Sumatera di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Huntara tersebut dinyatakan siap huni dan akan segera dimanfaatkan masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana. “Kami berupaya agar huntara ini tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga ruang yang aman dan nyaman bagi warga […]

  • Perjanjian KUB

    Diinisiasi Sejak 2024, Bank DKI Gandeng BMM Bentuk KUB

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank DKI menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Maluku Malut (BMM) membentuk KUB (Kelompok Usaha Bersama). Kolaborasi keduanya ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Penyertaan Modal dan Perjanjian Pemegang Saham, di Balai Kota Jakarta, Rabu, 5 Juni 2025. Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, menyampaikan bahwa pembentukan KUB ini merupakan tonggak penting […]

  • Asosiasi Desak Presiden Mendatang Bentuk Kementerian Perumahan

    Asosiasi Desak Presiden Mendatang Bentuk Kementerian Perumahan

    • calendar_month Kamis, 20 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Asosiasi pengembang perumahan nasional mendesak Presiden Republik Indonesia terpilih masa bakti 2024 – 2029 agar mendirikan kelembagaan Kementerian Perumahan. Hal ini agar penanganan permasalahan di sektor perumahan bisa lebih terfokus dan dapat ditangani secara optimal. “Kita perlu kementerian yang fokus menangani sektor perumahan nasional. Tidak hanya perumahan bersubsidi khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Perumahan […]

  • Ilustrasi Infrastruktur

    Proyek Infrastruktur Ini Dibiayai Sukuk Ritel

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Keuangan menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk ritel sebagai salah satu  inovasi dalam pembiayaan pembangunan proyek infrastruktur. “SBSN ini memiliki berbagai instrumen, salah satunya yaitu sukuk ritel. Hasil investasi sukuk ritel negara ini antara lain terfokus pada pembangunan proyek infrastruktur dan sarana pendidikan di seluruh Indonesia,” ucap Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan […]

Translate »
expand_less