Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pasar Properti di Papua Barat Diprediksi Lebih Baik di 2021

Pasar Properti di Papua Barat Diprediksi Lebih Baik di 2021

  • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pengembang properti di Provinsi Papua Barat berharap tahun ini sektor properti akan lebih baik dengan adanya vaksinasi secara serentak di seluruh Indonesia. Upaya tersebut diharapkan akan menggerakkan kembali perekonomian masyarakat termasuk di Provinsi Papua Barat.

“Selain itu kami berharap pasar properti akan didukung juga oleh perbankan terutama dari bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Himbara,” ujar Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Papua Barat, Julius Lois yang dihubungi Industriproperti.com, Senin (22/3/2021).

Diakuinya, pengetatan bank akibat corona sangat terasa di Papua Barat, apalagi keputusan-keputusan yang kerap harus diambil oleh petugas bank di Papua Barat harus diputuskan oleh kantor wilayah (kanwil) yang sangat jauh yaitu berada di Jayapura atau Makassar, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Padahal permintaan terhadap rumah cukup tinggi, namun kuota di perbankan terbatas sehingga Papua Barat kerap kehabisan kuota.

Masalah perbankan juga makin parah karena bank daerah juga tidak memiliki kuota yang cukup besar. Karena itu, Julius justru berharap bank-bank syariah bisa masuk ke Papua Barat agar dapat menambah jumlah kuota yang selama ini didominasi oleh Bank BTN.

Dampak Infrastruktur

Sementara menyinggung pembangunan infrastruktur yang gencar dibangun pemerintah di Papua Barat, menurut Julius, memang sangat membantu konektivitas di provinsi tersebut. Namun belum berdampak ke sektor properti.

Ditambah lagi, beberapa jalan yang sudah dibangun masih banyak yang rusak dan longsor. Tidak mengherankan kalau kenaikan harga tanah masih sangat lambat dan investor yang berminat berinvestasi di Papua Barat juga masih minim.

“Sekarang selain jalan nasional juga berharap ada bantuan untuk sanitasi yang akan lebih langsung berdampak ke masyarakat yang baru memiliki rumah,” kata Julius.

Untungnya, Balai Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Papua Barat cukup proaktif dan mulai mencoba mengajak berkoordinasi dan kooperatif untuk membuat sektor properti dan perumahan rakyat membaik di sana.

Julius juga mengungkapkan kalau sanitasi, air bersih, dan jalan lingkungan sangat butuh dukungan dari pemerintah kepada pengembang. Apalagi di sektor air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tengah kesulitan sehingga tidak bisa membangun jaringan baru di perumahan yang dibangun oleh pengembang.

Pada tahun ini, menurut Julius hanya 4-5 pengembang yang bisa dibantu oleh PDAM, sementara yang sisanya harus membangun sumur bor atau jaringan sendiri yang tentu sangat membutuhkan dana yang besar.

Tahun lalu, realisasi rumah subsidi di Papua Barat hanya 300 unit saja, sedangkan pada 2021 diprediksi bisa lebih dari 500 unit. Begitu juga dengan rumah komersial (nonsubsidi) pada tahun ini ditargetkan lebih baik.

Sepanjang tahun ini, meski sedikit namun penjualan rumah komersil masih bertumbuh terutama untuk segmen rumah seharga Rp250 juta hingga Rp500 juta per unit. (MRI)

  • Penulis: Telaga Anandari

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Digital Marketing, Agung Podomoro Land Gandeng Linktown

    Optimalkan Digital Marketing, Agung Podomoro Land Gandeng Linktown

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesuksesan proyek properti tidak terlepas dari strategi pemasaran yang dilakukan. Teknologi digital yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, diyakini mumpuni untuk menjangkau pasar yang lebih luas secara cepat dan efektif guna meningkatkan branding produk maupun penjualan properti. Guna memaksimalkan penggunaan teknologi digital dalam pemasaran properti melalui media sosial, PT Agung Podomoro Land […]

  • IKN

    Jokowi Sumringah Kontribusi Investor Lokal di IKN Capai Rp3 T

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik kontribusi dari investor Kalimantan Timur yang turut berperan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Nilai investasinya pun cukup besar, yaitu mencapai Rp3 triliun. “Saya sangat senang karena ada investor dari Kalimantan Timur, investor dari Balikpapan yang ikut berperan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara dan investasinya gede Rp3 […]

  • Ilustrasi Industri Properti

    Tren Positif Industri Properti Bakal Berlanjut

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Laju putaran roda industri properti yang semakin kencang di tahun 2021 dapat terus berlanjut di 2022. Tren positif tersebut salah satunya berkat terbitnya sejumlah stimulus yang bergulir di sepanjang 2021. “Tren ini bahkan akan terus naik pada tahun 2022. Beberapa indikator dari semakin naiknya properti salah satunya adalah di saat penyaluran kredit lainnya […]

  • kinerja hunian tapak

    Performa Properti Residensial Tak Tertahan Pasca Pemilu, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) sering kali menimbulkan kekhawatiran akan mempengaruhi performa sektor properti. Namun, tidak demikian untuk properti residensial yang memiliki resiliensi tinggi terhadap kondisi pemilu. “Dari result riset yang kami miliki untuk sektor residensial misalnya sektor residensial ini termasuk sektor yang punya resiliensi tinggi, punya daya tahan tinggi,” kata Senior Research Advisor […]

  • Ilustrasi Feng Shui

    Lakukan Ini di Rumah agar Keberuntungan Melimpah di Tahun Macan Air

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta –  Tahun Macan Air membawa sejuta semangat dan keberanian layaknya seekor macan. Tak hanya itu, wujud ketenangan dan menyejukkan seperti air juga hadir di tahun 2022 ini. Desain dan penataan rumah yang tepat menurut Feng Shui dipercaya akan mengalirkan keberuntungan kepada penghuninya. “Feng shui adalah filosofi di balik ruang kehidupan. ‘Angin’ (Feng) mengacu pada […]

  • Rumah subsidi dalam program 3 juta rumah

    World Bank akan Bantu Developer Kembangkan Rumah Subsidi Ramah Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 20 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – World Bank melalui program National Affordable Housing Program (NAHP) memberikan bantuan kepada pengembang yang membangun rumah bersubsidi ramah lingkungan. Program ini dibuat oleh Kementerian PUPR dengan bantuan pendanaan dari World Bank untuk meningkatkan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) baik yang berpenghasilan formal maupun informal terhadap rumah layak huni dan terjangkau. “Kami kebetulan ada […]

Translate »
expand_less