Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

  • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) bersama Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) menggagas program magang di perusahaan pengembang skala nasional. Kegiatan ini bertujuan mencetak pelaku usaha baru di bidang properti.

“Model ini juga sebagai upaya REI untuk mengurangi kesenjangan antara pengembang besar dan kecil maupun kesenjangan ekonomi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI Paulus Totok Lusida, dalam Seminar “Optimalisasi Peran Usaha Mikro Kecil Menengah dalam Mewujudkan Keadilan Ekonomi dan Keadilan Sosial” secara virtual, beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu muncul gagasan untuk mencangkokkan pengusaha yang ingin terjun di bidang properti ke pengembang besar dengan membangun rumah di lahan mereka. Hasil rumah tersebut lantas dijual ke komunitas para pengembang baru tersebut.

“Saya sudah komunikasikan gagasan ini kepada para pengembang besar dan mereka menyambut dengan baik. Bahkan mereka siap membina para pengusaha baru yang ingin menjadi pengembang,” tambahnya.

Para calon pengembang itu tidak hanya magang sebagai pekerja. Tapi sebagai pengusaha. Mereka yang merancang model-model rumah untuk menengah bawah dan menjualnya dengan menggunakan lahan pengembang besar. “Kami juga akan merekomendasikan mereka ke perbankan yang bisa membiayai pembangunan rumahnya. Karena lahannya menggunakan milik pengembang besar, sehingga tidak perlu modal besar,” tambah Totok.

Menurut Totok, KAHMI bersikap pro aktif mengajak REI untuk menciptakan pengusaha properti baru. “Kebetulan mereka aktif mengajak REI untuk menciptakan pengusaha properti baru di kalangan mereka. Lagi pula KAHMI kan punya komunitas yang potensial menjadi pasar properti,” tuturnya.

Totok berkeyakinan, model ini akan bisa mengurangi kesenjengan yang cenderung makin lebar di dunia properti. Kerjasama strategis ini juga bisa bermakna pemerataan ekonomi. “Ketika saya sampaikan di kalangan pengusaha muda KAHMI, mereka sangat antusias. Apalagi mereka pada umumnya sudah punya komunitas yang potensial sebagai market pembeli properti,” tambah Totok.

Dia ingin program pembinaan pengembang baru ini bisa semakin meluas sehingga akan makin banyak kelompok-kelompok masyarakat yang ingin menjadi pengusaha. Khususnya mereka yang ingin merintis usaha di bidang properti.

REI tidak hanya mengurusi pengembang yang sudah menjadi anggota. Tapi juga berkewajiban menciptakan pengusaha-pengusaha baru sehingga rasio pengusaha di Indonesia makin tinggi.

“Dan yang penting juga, ini dapat menjadi solusi untuk memecahkan masalah kesenjangan ekonomi sehingga bisa menciptakan stabilitas yang berkelanjutan. Ini tanggung jawab sosial REI,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelaran BTN Jakarta Run 2023 Berlangsung Sukses

    Gelaran BTN Jakarta Run 2023 Berlangsung Sukses

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ajang BTN Jakarta Run 2023 sukses digelar pada Minggu, 12 November 2023. Tercatat sebanyak 12.600 pelari mengikuti ajang lomba lari marathon tingkat internasional tersebut dalam empat kategori yakni marathon (42K), half marathon (21K), 10K dan Fun Run (5K). “Kami sangat bersyukur perhelatan BTN Jakarta Run 2023 telah sukses digelar dan mendapat antusias yang […]

  • Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia

    Hebat! Indonesia Segera Miliki Jembatan Gantung Kaca Pertama

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Tak kalah dengan Tiongkok, Indonesia segera memiliki jembatan gantung kaca pertama yang dapat menjadi ikon baru pariwisata Tanah Air. Jembatan tersebut berlokasi di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. “Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, […]

  • Ini Kendala Penjualan Rumah Subsidi di Papua Barat

    Ini Kendala Penjualan Rumah Subsidi di Papua Barat

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • 0Komentar

    Manokwari – Jumlah penduduk yang hanya 1,13 juta menjadi kendala dalam penjualan rumah subsidi di Provinsi Papua Barat. Fakta bahwa pandemi Covid-19 juga berperan besar dalam menurunkan daya beli masyarakat di wilayah Kepala Burung Papua. “Demografi di Provinsi Papua Barat memang menjadi tantangan besar dalam penyediaan hunian bagi masyarakat. Sebagai ibu kota provinsi, Kabupaten Manokwari […]

  • Infrastruktur Jalan Topang Pengembangan Wisata Labuan Bajo

    Infrastruktur Jalan Topang Pengembangan Wisata Labuan Bajo

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketersediaan infrastruktur Jalan Akses Labuan Bajo – Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat mendukung pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas. “Pagi ini kita melihat bahwa jalan dari Labuan Bajo ke Golo Mori telah selesai. Ini akan memperbaiki konektivitas dalam rangka kita mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super […]

  • Targetkan Bangun 19 Ribu Unit Rumah, Pemprov Dukung Program 3 Juta Rumah

    Pemprov Jakarta Targetkan Bangun 19 Ribu Unit Rumah

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026–2029, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan sebanyak 19.809 unit rumah. Program ini tidak hanya membuka peluang besar bagi pelaku pembangunan, tenaga kerja sektor konstruksi, serta pengusaha bahan bangunan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta, menggerakkan ekonomi nasional, dan menciptakan lapangan kerja. “Mudah-mudahan pembangunan lebih dari 19 […]

  • Ilustrasi Rumah Susun Badan Pengelola

    Dirjen Perumahan Harap Pemda Bentuk Badan Pengelola

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap pembangunan rumah susun (Rusun) akan membantu Pemerintah Daerah dan masyarakat. Utamanya dalam memenuhi kebutuhan hunian layak. Namun demikian, agar pemanfaatan bangunan vertikal tersebut bisa maksimal dan memiliki usia bangunan yang cukup lama, Kementerian PUPR berharap Pemda serta para penerima bantuan Rusun dari pemerintah bisa segera […]

Translate »
expand_less