Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » 4 Langkah Pemerintah Soal Revisi UU CK

4 Langkah Pemerintah Soal Revisi UU CK

  • calendar_month Minggu, 23 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah memiliki waktu dua tahun untuk merevisi UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) sejak keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dibacakan. Setidaknya, ada empat langkah pemerintah guna menindaklanjuti putusan tersebut.

“Dengan waktu dua tahun ini kita manfaatkan seoptimal mungkin untuk meyelesaikan arahan dari Mahkamah Konstitusi,” ucap Asisten Deputi Moneter dan Sektor Eksternal Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan dalam Webinar Economic and Business Outlook 2022, Kamis, 20 Januari 2022.

Ferry menjelaskan, langkah pertama adalah memberikan penjelasan yang komprehensif kepada masyarakat, pasar, asosiasi dan investor.  Menegaskan pula bahwa UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaannya masih berlaku dan tidak ada materiil UU yang dinyatakan batal oleh MK.

“Dengan demikian pelaksanaan UU Cipta Kerja yang menyangkut antara lain Perizinan Berusaha dan OSS, Ketenagakerjaan termasuk upah minimum provinsi dan kabupaten/kota, dan fasilitas bagi UMKM tetap berlaku,” jelas Ferry.

Langkah kedua adalah melakukan amandemen Undang-undang (UU) No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Amandemennya berupa penambahan metode dan Teknik penyusunan Undang-undang melalui pendekatan omnibus law untuk memenuhi aspek legalistik positif. Amandemen tersebut akan masuk dalam Prolegnas Prioritas 2022.

Ketiga, Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres) yang terbit setelah putusan MK bersifat operasional. Selain itu, akan menggunakan landasan hukum lainnya. Misalnya, Peraturan Presiden tentang Neraca Komoditas akan berdasarkan pada UU Perdagangan.

Tetap Berlaku

Kemudian, Peraturan Menteri/Kepala Lembaga dan Peraturan Daerah/Kepala Daerah masih perlu ada penyempurnaan. Lalu, pernerapan sistem Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Sistem Online Single Submission (OSS) tetap berjalan seperti biasa.

“Implementasi UU CK terutama yang sifatnya operasional kalau PP dan Perpresnya sudah terbit maka aturan turunannya juga dikawal operasionalisasinya,” tegas Ferry.

Terakhir yang keempat adalah revisi UU CK akan mengacu pada amandemen UU 12/2011 (penyesuaian metode dan teknik penyusunan UU). Untuk menjamin keberlanjutan dan kepastian hukum, revisi UU CK harus segera selesai sebelum KTT G-20. Penyelesaian revisi UU CK sebelum KTT G-20 akan memberikan kesan positif atas konsistensi Indonesia dalam transformasi struktural.

“Berbagai kebijakan ini baik jangka pendek dengan program PEN maupun reformasi struktural yang kita kawal melalui implementasi UU CK. Kita harapkan bisa terus meningkatkan optimisme terhadap kondisi ekonomi domestik,” pungkas Ferry. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apresiasi Emas Olimpiade, REI Beri Rumah untuk Greysia – Apriyani

    Apresiasi Emas Olimpiade, REI Beri Rumah untuk Greysia – Apriyani

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Apresiasi atas torehan medali emas Greysia Polii dan Apriyani Rahayu dari cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 terus mengalir. Salah satunya dari Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) telah menyerahkan satu unit rumah kepada Apriyani Rahayu. Hadiah serupa juga akan dipersembahkan untuk Greysia Polii. “Kami dari DPD REI Sultra mendapat amanah dari Ketua […]

  • Peresmian jalan penghubung BSD City-Gading Serpong

    Kolaborasi 3 Pengembang Integrasikan Kawasan Serpong

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kolaborasi tiga pengembang di kawasan Serpong, yakni Paramount Land, Sinar Mas Land, dan Summarecon Serpong, meresmikan jalan penghubung Jalan Boulevard BSD City dan Boulevard Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. “Akses jalan penghubung antar kawasan ini merupakan simbol sinergi tiga perusahaan pengembang terkemuka di kawasan BSD City dan Gading Serpong. Infrastruktur jalan ini akan […]

  • Industri MICE Indonesia Masuk 10 Besar Asia Pasifik

    Industri MICE Indonesia Masuk 10 Besar Asia Pasifik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) Indonesia menempati peringkat 10 besar se-Asia Pasifik berdasarkan International Congress and Conventions Association (ICCA). Sementara di dunia, industri MICE Indonesia menempati posisi ke-37 dan posisi ke-4 untuk kawasan ASEAN. Posisi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar, namun masih perlu terus meningkatkan daya saing. “Kami percaya melalui […]

  • 10 pengembang btn

    10 Pengembang Terkemuka Peroleh Apresiasi dari BTN

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan developer mitra strategis untuk memacu pertumbuhan portofolio kredit pemilikan rumah (KPR) non-subsidi. Sebanyak 10 developer terkemuka hadir pada acara bertajuk “Connect & Collaborate: Build Together, Grow Together” di Jakarta, Jumat (13/6). Ke-10 developer prestisius yang memperoleh apresiasi antara lain Sinarmas […]

  • Dalam 12 Tahun, Program FLPP Jangkau 1 Juta Debitur

    Dalam 12 Tahun, Program FLPP Jangkau 1 Juta Debitur

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2010 hingga 20 April 2022, penerima manfaat program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sudah tembus satu juta debitur. Dalam kurun waktu tersebut telah tercapai 1.000.609 debiturdengan nominal pembiayaan sebesar Rp 81,51 triliun. “Bank penyalur terbesar adalah BTN yakni 729.522 unit rumah atau setara 72,91 perssen. Raihan kedua adalah […]

  • pln

    Q1 2024, Tarif Listrik Dipastikan Tidak Naik

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) siap menjalankan keputusan tidak menaikkan tarif listrik pada Kuartal I-2024 mendatang. Upaya ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengawal pertumbuhan ekonomi nasional. Kebijakan ini berlaku bagi 13 pelanggan nonsubsidi dan 25 golongan pelanggan bersubsidi. Kendati tahun depan bakal dipenuhi tantangan perekonomian global dan fluktuasi […]

Translate »
expand_less