Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » OSS Masih Terkendala, Ini Solusi Kemendagri

OSS Masih Terkendala, Ini Solusi Kemendagri

  • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Perjalanan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) tidak sepenuhnya sesuai harapan. Di lapangan, masih ditemui beberapa kendala, antara lain tidak berjalan sepenuhnya layanan berbasis web Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG) yang terintegrasi dengan OSS RBA.

“Kemendagri sudah banyak menerima keluhan, baik dari daerah maupun dari asosiasi terkait dengan OSS RBA yang tidak berjalan, termasuk dengan SIMBG yang tidak berjalan,” jelas Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Rahmad Yadi kepada industriproperti.com selepas audiensi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin, 4 Oktober 2021.

Rahmad menambahkan, saat ini, SIMBG masih belum berjalan di seluruh daerah di Indonesia. Tercatat, baru ada sekitar 25 kabupaten/kota yang sedang dalam penyusunan perda (peraturan daerah). Pemerintah daerah masih menunggu surat edaran dari Kemendagri.

“Kemendagri menyadari bahwa hal ini menyebabkan proses perizinan di daerah menjadi terhambat,” tukas Rahmad.

Guna menyelesaikan persoalan ini, Kemendagri memberikan sejumlah solusi, antara lain akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pemerintah daerah. Selain itu, diskresi menjadi satu jalan keluar untuk penyelesaian masalah tersebut yang akan tertuang dalam surat edaran.

Harapannya, diskresi dapat menjembatani antara keharusan menggunakan OSS RBA dan kepentingan para pemohon izin. Sementara itu, pelayanan juga yang tidak boleh terganggu.

Sosialisasi

Untuk sementara, imbuh Rahmad, sebelum ada surat edaran maka akan menggunakan peraturan daerah (perda) retribusi IMB untuk PBG selama retribusi PBG belum ada.

“Selanjutnya akan diagendakan sosialisasi bersama Kemendagri dengan Kementerian terkait dengan kepada seluruh anggota REI,” tutup Rahmad.

Seperti di ketahui, Presiden Joko Widodo meluncurkan OSS RBA dalam perizinan berusaha pada 9 Agustus 2021. Sistem tersebut bertujuan untuk meningkatkan transparansi, keterbukaan, dan keterjaminan dalam mendapatkan izin berusaha bagi para pelaku usaha di Indonesia.

Melalui layanan Online Single Submission Risk Based Approach ini, pelaku usaha mikro dan kecil juga merasakan kemudahan dalam mendapatkan izin berusaha, terutama dalam mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jual 1.000 Rumah Sehari, Pesona Kahuripan Group Raih Rekor MURI

    Jual 1.000 Rumah Sehari, Pesona Kahuripan Group Raih Rekor MURI

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • 0Komentar

    BOGOR– Perusahaan properti, Pesona Kahuripan Group meluncurkan proyek residensial terbarunya yaitu Pesona Kahuripan 9 di Cileungsi, Bogor, Minggu (27/8). Hanya dalam waktu satu hari saat launching tersebut, sebanyak 1.000 unit rumah telah terjual. Prestasi ini sekaligus memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). “Kami berhasil mencatatkan rekor MURI untuk penjualan 1.000 unit rumah dalam satu hari. […]

  • SDM industri furnitur

    IFEX 2024 Hadirkan 1.000 Produk Furnitur dan Kerajinan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 segera digelar dari 29 Februari hingga 3 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Ditargetkan, lebih dari 115 negara akan hadir pada IFEX 2024. Hingga saat ini Jumat (23/2), data negara yang telah melakukan registrasi IFEX didominasi oleh Australia, China, India, Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Malaysia, […]

  • Maggiore Signature paramount land

    Paramount Land Hadirkan Area Komersial Hadap Ruang Terbuka Hijau

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • 0Komentar

    GADING SERPONG – Paramount Land, salah satu pengembang utama Kota Gading Serpong, senantiasa mengusung konsep green development dalam perancangan hunian hingga area komersial. Hal itu untuk memastikan properti yang dibangun berwawasan lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat secara jangka panjang. Sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan properti yang berkelanjutan, Paramount Land resmi meluncurkan Maggiore Signature ‘Premium Business, […]

  • MoU Tripartit, REI Kalsel Gelar Akad Massal 150 KPR Subsidi

    MoU Tripartit, REI Kalsel Gelar Akad Massal 150 KPR Subsidi

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar akad massal bagi 150 nasabah KPR subsidi skema FLPP dan Tapera. Agenda ini merupakan tindak lanjut dari hasil Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tripartit antara Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel serta Dewan Pengurus Daerah […]

  • btn

    Diluncurkan, Bale by BTN Targetkan Capai 5 Juta User di 2025

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN resmi meluncurkan Bale by BTN, sebuah super app yang menawarkan solusi menyeluruh melalui inovasi digital, tepat pada perayaan ulang tahun ke-75 pada 9 Februari 2025. Melalui peluncuran ini, BTN berharap dapat mencatat 4 juta – 5 juta pengguna (user) hingga akhir tahun ini. Direktur Utama […]

  • Closing Ceremony Summarecon Expo 2025

    HUT ke-50, Summarecon Expo 2025 Raup Penjualan Rp 1,8 T

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Expo 2025 sukses digelar di empat lokasi dengan penjualan mencapai Rp 1,8 triliun. Komposisi penjualan didominasi oleh produk hunian yakni 401 unit rumah, selebihnya adalah produk komersial sebanyak 64 unit. “Kami bersyukur atas pencapaian yang telah diraih selama pelaksanaan Summarecon Expo tahun ini. Sambutan konsumen hingga pengunjung telah berjalan dengan sangat baik, […]

Translate »
expand_less