Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Teknologi Hanya Alat Bantu, Agen Properti Dituntut Tetap Tingkatkan Profesionalitas

Teknologi Hanya Alat Bantu, Agen Properti Dituntut Tetap Tingkatkan Profesionalitas

  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG – Salah satu penggerak industri properti di Tanah Air adalah jasa perantara atau lebih dikenal dengan agen properti. Peran agen properti saat ini sangat penting, karena menjadi penghubung antara penjual dan pembeli. Didukung perkembangan teknologi digital yang semakin pesat  ikut memudahkan proses pemasaran karena masyarakat dapat mencari produk properti yang diinginkan secara online.

Pengamat properti yang juga Presiden Direktur ERA Indonesia, Darmadi Darmawangsa menyebutkan perkembangan teknologi digital yang ada saat ini tentunya memberikan kemudahan pada agen properti untuk memasarkan unit properti yang dipasarkan. Selain juga membantu masyarakat untuk mencari produk properti secara mudah di rumah atau di kantor, tanpa harus datang langsung ke lokasi properti.

“Perkembangan teknologi justru menjadi alat bantu bukan sebaliknya. Untuk itu, agen properti harus belajar memanfaatkan terknologi digital untuk membantu pekerjaannya,” ujarnya pada acara EleVee Media Talk yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang, Banten, Rabu (9/10).

Menurutnya, teknologi digital kini menjadi marketing tools yang diandalkan karena jangkauannya tidak terbatas, tembus waktu dan ruang. “Saya pernah melakukannya saat memanfaatkan video 360 derajat terkait unit apartemen yang sedang dipasarkan. Terbukti dengan video tersebut konsumen berminat dan membelinya,” sebut Darmadi.

Namun, menurutnya, teknologi digital ini hanya sebatas alat pemasaran. Yang terpenting adalah kemampuan personal agen properti harus terus ditingkatkan profesionalitasnya. Karena konsumen tentu ingin mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya terkait properti yang mereka inginkan.

“Aktivitas seperti menjelaskan produk, membandingkan produk dan lainnya membutuhkan peran perantara properti yang profesional.Hal ini tak bisa tergantikan karena menjual properti itu kompleks, agen properti itu harus bisa menjaga ego konsumen dan penjual karena keduanya memiliki kepentingan yang harus dijaga oleh agen properti,” tegasnya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer (CMO) EleVee Condominium, Alvin Andronicus menegaskan, peran agen properti dalam pemasaran properti itu penting karena perkembangan yang ada cepat dan berubah-ubah dan harus direspon agat tidak ketinggalan.

“Makanya, tak bisa lagi pemasaran dilakukan seadanya hanya mengandalkan database. Di EleVee kita menyiapkan marketing tools bermacam-macam, salah satunya dalam bentuk video. Kita rutin mendistribusikan video terkait EleVee Condominium kepada agen properti,” terangnya.

Menurut Alvin, saat ini pemasaran secara digital adalah sebuah keharusan dengan syarat apa yang disampaikan ujungnya memberikan kemudahan. Namun yang harus terus ditingkatkan oleh setiap broker properti harus memiliki profesionalitas dan kompetensi karena ini akan melahirkan kepercayaan, dari pembeli dan penjual.

Magnet Properti

Salah satu kawasan yang potensial menjadi pilihan konsumen terkait properti impiannya, menurut Darmadi, adalah kawasan Tangerang Raya. Kawasan ini sudah berkembang sejak awal tahun 2000-an dan banyak pengembangan skala kota yang dimotori kawasan Alam Sutera, Gading Serpong, Lippo Karawaci hingga BSD City.

Menurutnya, perkembangan ini terjadi karena kawasan-kawasan tersebut bukan hanya karena dibentuk dan diciptakan dengan sengaja. Tetapi karena kawasan tersebut berhasil menarik minat orang untuk membeli properti dan tinggal di dalamnya.

“Penyebabnya karena kawasan skala kota ini berkembang dengan fasilitas-fasilitasnya dan juga infrastrukturnya. Perkembangan ini karena penduduknya terus bertambah sehingga diperlukan fasilitas dan infrastruktur yang mumpuni. Ini simbiosis yang positif,” kata Darmadi.

Perkembangan saat ini menyebabkan properti yang ada di kawasan skala kota seperti Alam Sutera harganya terus naik namun orang tetap membelinya. Hal ini terjadi karena produk yang dikembangkan terus berinovasi, sehingga produknya tidak selalu sama dan memiliki nilai lebih.

Menurut Darmadi, produk seperti inilah yang dicari oleh konsumen karena memiliki nilai tambah, seperti di EleVee, dimana hunian vertikal ini memiliki fasilitas forest park seluas 4 hektar yang akan menjadi nilai plus properti ini.

Proses konstruksi dua tower EleVee Condominium saat ini akan memasuki proses topping off pada November mendatang. Alvin menyebutkan, pihaknya akan terus mengejar progres pembangunan untuk membuktikan pada konsumen komitmen pengembang, karena setelah topping off akan berlanjut pada proses serah terima kunci.

“EleVee itu dipasarkan saat pandemi, untuk itu kita akan wujudkan kepercayaan konsumen yang telah membeli unit di eleVee dengan progres pembangunan yang kian signifikan. Karena ada beberapa hunian vertikal, saat pandemi hingga sekarang terkendala pembangunannya,” jelas Alvin.(MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Digital Indonesia Tahun 2025 Diprediksi Tumbuh 20%

    Ekonomi Digital Indonesia Tahun 2025 Diprediksi Tumbuh 20%

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Ekonomi digital Indonesia hingga tahun 2025 mendatang diproyeksikan bakal tumbuh 20 persen dari tahun 2021 menjadi USD 146 miliar. Pemerintah memastikan perlunya transformasi ekonomi digital karena dapat berperan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Ekonomi digital Indonesia sangat sangat kuat dan terbesar di antara negara-negara tetangga. Tentu ini adalah modal kita untuk berkembang,” ujar Wakil […]

  • Ruas Pamungkas Tol Trans Jawa Mulai Digarap

    Ruas Pamungkas Tol Trans Jawa Mulai Digarap

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengawali pembangunan tol pamungkas Jalan Tol Trans Jawa yakni di ruas Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi. Ruas tol sepanjang 175,40 km ini  diharapkan semakin memperlancar distribusi orang, barang dan jasa. “Ini bagian akhir Tol Trans Jawa yang tersambung dari ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa. Perjanjian […]

  • Restoran Minang Terbesar dan Layanan Helikopter Hadir di Proyek GMPA

    Restoran Minang Terbesar dan Layanan Helikopter Hadir di Proyek GMPA

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • 0Komentar

    CILEGON – PT Grand Mangku Putra (GMP) dan PT Riyadh Group Indonesia melakukan soft opening Restoran The New Natrabu Cilegon di kawasan properti terpadu (mixed use) The Grand Mangku Putra Arcade (GMPA), Sabtu (16/4). Pada hari yang sama juga telah dilakukan penandatanganan kerjasama pengelolaan helipad/heliport di kawasan The GMPA dengan PT Whitesky Aviation (HeliCity). Direktur […]

  • Kinerja Hotel di Jakarta dan Bali Cenderung Meningkat

    Kinerja Hotel di Jakarta dan Bali Cenderung Meningkat

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penghapusan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) turut mendongkrak kinerja hotel di Jakarta dan Bali, mengingat hal ini menarik bagi pelaku perjalanan bisnis dan wisata. “Peningkatan kinerja hotel di Jakarta dan Bali juga akan dipicu oleh gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada pertengahan November mendatang,” ungkap Senior Associate Director Research Colliers […]

  • Pasar Hunian Premium Kembali Bergairah

    Pasar Hunian Premium Kembali Bergairah

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Setelah mengalami kelesuan selama tiga tahun terakhir, kini bisnis pengembangan hunian di segmen pasar premium kembali bergairah. Pasalnya, investor sudah mulai melirik segmen pasar properti kelas atas sebagai salah satu alternatif investasi yang menjanjikan cuan. “Pasar properti sudah kembali aktif. Jika selama pandemi, pasar perumahan yang masih bergerak yaitu kalangan end-user. Namun, setelah […]

  • ekonomi hijau

    Indonesia Terapkan Ekonomi Hijau-Biru Bangun Perdagangan dan Investasi

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam membangun perdagangan dan investasi, Indonesia berupaya menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan. Caranya melalui model ekonomi hijau dan biru serta dengan keterlibatan dan kemitraan sektor swasta. “Indonesia berupaya untuk membangun perdagangan dan investasi yang lebih kuat berdasarkan prinsip-prinsip berkelanjutan melalui model ekonomi hijau dan biru serta dengan keterlibatan dan kemitraan sektor swasta. Model kemitraan ini […]

Translate »
expand_less