Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Awal 2021, Bank NTB Syariah Tancap Gas Biayai KPR Subsidi

Awal 2021, Bank NTB Syariah Tancap Gas Biayai KPR Subsidi

  • calendar_month Senin, 21 Des 2020
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lombok – Bank NTB Syariah siap melayani pengajuan akad kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Bahkan, pada awal tahun 2021, Bank NTB Syariah diperkirakan bakal menyalurkan hingga 1.000 unit rumah bersubsidi.

“Alhamdulillah Bank NTB Syariah menjadi salah satu bank penyalur KPR subsidi yang sudah menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Alokasi dana yang diberikan kepada Bank NTB Syariah untuk tahun depan mencapai Rp193 miliar atau setara dengan 1.800 unit hunian bersubsidi,” ucap Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, saat berbincang dengan industriproperti.com, di Kota Mataram, akhir pekan lalu.

Kukuh memperkirakan bahwa alokasi pendanaan KPR FLPP tersebut tidak akan mencukupi kebutuhan pengajuan pembiayaan hunian layak terjangkau bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). “Kami telah menyalurkan Rp164 miliar anggaran untuk KPR bersubsidi pada tahun ini. Persentase pertumbuhan antara realisasi KPR subsidi yang telah disalurkan tahun 2020 dibandingkan alokasi tahun 2021 tidak begitu besar, yakni hanya sebesar 17%,” ungkapnya.

Namun, apabila kuota yang diberikan untuk tahun 2020 diperbandingkan dengan alokasi kuota tahun 2021, maka porsi pertumbuhannya sangat signifikan yakni sebesar 30%. “Alokasi dari PPDPP untuk kami salurkan di tahun 2020 semula sebesar Rp 130 miliar atau setara dengan 1.200 unit rumah. Pada pertengahan tahun 2020, kami mengajukan penambahan kuota sebesar 1.000 unit lagi,” ujarnya.

Perumahan Royal Madinah, Kab. Lombok Barat

Penambahan Kuota

Kukuh yakin bahwa jumlah alokasi untuk tahun 2021 tidak akan dapat menutupi permintaan kebutuhan rumah bagi masyarakat NTB. “PPDPP sudah berjanji, apabila kuotanya kurang, kami dapat mengajukan permohonan penambahan lagi di pertengahan 2021 mendatang,” ucap Kukuh.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) NTB, Heri Susanto berharap, alokasi KPR subsidi yang diterima bank nasional dapat menutupi pertumbuhan permintaan pembiayaan perumahan bagi masyarakat NTB.

“Semoga alokasi yang diterima bank nasional, seperti Bank BTN, BTN Syariah, BNI, BNI Syariah, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Mandiri, BRI serta BRI Syariah bisa memperbesar porsi KPR subsidi yang akan disalurkan bagi konsumen rumah bersubsidi di NTB,” tukas Heri. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Pembelian Properti Inden

    Diskon PPN untuk Properti Inden Bakal Pacu Penjualan

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk properti hingga Juni 2022 dipercaya dapat meningkatkan penjualan properti. Apalagi jika diskon PPN tersebut juga berlaku untuk properti inden. “Yang lebih menarik menurut saya, diskon ini berlaku untuk properti inden. Artinya, properti yang masih dibangun bisa mendapatkan insentif ini. Aturan sebelumnya walaupun diskonnya […]

  • Hamparan Tanah, Ilustrasi Tanah Terlantar (Foto: ADH)

    Yuk Cermati Objek Tanah Telantar dalam PP Baru

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • 0Komentar

    Terbitnya aturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mengubah konstelasi aturan main dalam banyak sektor, termasuk juga dalam industri properti. Berangkat dari hal tersebut redaksi industriproperti.com akan membedah masing–masing regulasi turunan UU Cipta Kerja yang berkelindan dengan industri properti. Jakarta – “Bermula dari banyaknya tanah yang diterlantarkan oleh pemegang hak, dimana […]

  • Ilustrasi Properti Tiongkok

    Demi Selamatkan Perusahaan, Taipan Properti Tiongkok Rogoh Kocek Pribadi Rp54,2 T

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Taipan properti di Negeri Tirai Bambu rela merogoh koceknya sendiri demi menyelamatkan perusahaan. Tak tangung-tanggung, total nilai uang yang keluar dari saku pribadi mencapai USD3,8 miliar atau setara Rp54,2 triliun (mengacu kurs Rp14.273,30 per USD1). Taipan properti Tiongkok melakukan hal itu agar perusahaan miliknya dapat terlepas jerat kebangkrutan akibat gagal bayar hutang. Sejumlah […]

  • otorita ikn

    Otorita IKN Tawarkan 4 Paket Investasi Smart City

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Otorita IKN mengakui bahwa pembangunan smart city alias kota cerdas IKN memiliki kompleksitas yang tinggi. Untuk itu, Otorita IKN membuka potensi kolaborasi dalam mewujudkannya dalam bentuk investasi. “Kami memahami kompleksitas dalam membangun smart city membutuhkan kekuatan kolaboratif yang besar. Kami ingin membuka potensi kolaborasi dalam mewujudkan smart city pada kesempatan kali ini,” jelas […]

  • Pemerintah Akselerasi Penerapan Smart Eco Industrial Park

    Pemerintah Akselerasi Penerapan Smart Eco Industrial Park

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong kawasan industri sebagai pendukung pertumbuhan sektor industri serta berkontribusi pada peningkatan investasi. Untuk mengakselerasi pengembangan sekaligus meningkatkan produktivitas kawasan industri, Kemenperin mengambil langkah-langkah seperti akselerasi penerapan Smart Eco Industrial Park atau yang disebut kawasan industri generasi keempat. “Jumlah kawasan industri yang beroperasi di Indonesia hingga Juli 2022 adalah […]

  • Konstruksi Antasari Place Dikebut, Target Serahterima Unit Akhir 2024

    Konstruksi Antasari Place Dikebut, Target Serahterima Unit Akhir 2024

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah pada Oktober 2021 lalu mengumumkan diri sebagai manajemen baru PT Prospek Duta Sukses, pengembang proyek Apartemen Antasari Place di Jakarta Selatan — PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) terus mengebut pengerjaan konstruksi proyek yang berlokasi di Simpang Susun Tol Desari (Depok-Antasari) tersebut. Beberapa langkah strategis sudah dilakukan sejak tahun lalu dari mulai […]

Translate »
expand_less