Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Menteri PUPR: Banyak Pekerjaan Selain Aplikasi

Menteri PUPR: Banyak Pekerjaan Selain Aplikasi

  • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pengembang diminta menjaga kualitas pembangunan rumah bersubsidi. Hal ini ditekankan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono, pada penandatanganan Perjanjian KerjaSama Operasional (PKO) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Tahun Anggaran 2021 dan Peluncuran aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Konstruksi (SiPetruk), Jumat, 18 Desember 2020.   

“Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan selain aplikasi–aplikasi. Tapi kalau itu tidak berpengaruh terhadap kualitas. Saya kira kita harus kerja keras lagi,” ujar Menteri kelahiran Surakarta 5 November 1954 tersebut.

Menurut peraih gelar doktor di Teknik Sipil Colorade State University Amerika Serikat, Kementerian PUPR harus bertanggung jawab terhadap konsumen. Terlebih, ada porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam setiap pembangunan rumah bersubsidi. “Selama ada uang APBN yang digunakan, harus kita pertanggungjawabkan. Dalam hal pembangunan rumah bersubsidi ini kita harus pertanggungjawabkan betul subsidinya sampai pada orangnya dan kualitas rumahnya juga bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Basuki.

Lebih lanjut, menurut Basuki, pihaknya bangga bahwa Kementerian PUPR memiliki sederet aplikasi digital guna peningkatan kualitas hunian bersubsidi yang dibangun. “Kita bangga punya sistem digital yang banyak, tapi dampaknya terhadap kualitas kepada masyararakat harus bisa ditingkatkan. Kalau enggak ya percuma, cepat tapi kurang bermanfaat ke masyarakat juga kurang baik,” ujar Basuki, yang berkali-kali mengingatkan pentingnya kualitas rumah subsidi.

Basuki dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan kepada jajarannya bahwa rumah memiliki kaitan yang luar biasa terhadap ekonomi. “Rumah punya kaitan minimal dengan 145 industri: rice-cooker, lampu, stop kontak, kipas angin, AC, kompor, ya semua bergerak semua, pasir, paku, papan, itu harus kita dorong terus,” kata Basuki.

Namun demikian, Basuki juga mengakui bahwa dana subsidi perumahan yang ada saat ini juga masih sangat kurang dari kebutuhan riil. Untuk itu, dia mengajak pemangku kepentingan untuk mengoptimalisasi dana yang ada. ”Tapi coba kita manfaatkan semaksimal mungkin. Utamanya, sekali lagi, untuk bisa melayani masyarakat dengan lebih baik,” ucap Basuki.

Pemerintah kembali menggulirkan dana FLPP pada tahun 2021. Alokasi anggaran yang disediakan sebesar Rp 9,1 triliun untuk 157.500 unit rumah melalui 30 bank pelaksana, yang terdiri dari sembilan bank nasional dan 21 bank pembangunan daerah.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin mengatakan, penetapan kuota FLPP tahun 2021 mengacu pada kriteria berdasarkan data realisasi FLPP, data potensi debitur pada aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep), dan nilai evaluasi bank.

“Dalam penyaluran FLPP Tahun 2021, PPDPP akan berfokus pada Kinerja Realisasi Penyaluran FLPP, ketepatan sasaran KPR Sejahtera FLPP, dan kualitas bangunan rumah subsidi,” kata Arief. (BRN)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Peran Sektor Properti

    Begini Peran Sektor Properti dalam Mengurangi Emisi Karbon

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor properti memiliki peran penting dalam mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Beberapa inisiatif yang dapat dilakukan, antara lain dalam hal ruang terbuka hijau, green roof, dan green wall. “Tantangan sektor perumahan dan industri properti dalam mengurangi penggunaan energi fosil dan penurunan emisi karbon, sebetulnya terdapat beberapa inisiatif yang bisa kita lakukan. Terutama […]

  • Infrastruktur Berkelanjutan Kunci Transformasi Perkotaan

    Infrastruktur Berkelanjutan Kunci Transformasi Perkotaan

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketersediaan infrastruktur sumber daya air berkelanjutan menjadi kunci transformasi di wilayah perkotaan. Dampak perubahan iklim di perkotaan seperti banjir merupakan salah satu alasan perlunya ketersediaan infrastruktur secara berkelanjutan. “Keberlanjutan adalah kunci untuk perkotaan di masa depan. Air adalah kunci untuk daya dukung perkotaan, dalam hal ini erat kaitannya dengan upaya pencegahan banjir. Pemerintah berkomitmen […]

  • Pengelolaan Rusun Dituntut Lebih Profesional

    Pengelolaan Rusun Dituntut Lebih Profesional

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemilik dan penghuni hunian vertikal diharapkan dapat melakukan pengelolaan rumah susun (rusun) secara baik dan profesional. Hal ini seiring efektivitas hunian vertikal sebagai salah satu solusi dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat. “Perlu adanya kebijakan pengelolaan rusun yang baik agar tercipta keseimbangan antara hak dan kewajiban. Pengelolaan rusun harus dapat memberikan pelayanan pengelolaan […]

  • Penjualan Hunian Positif, Aryana Karawaci Bidik Pasar End-user

    Penjualan Hunian Positif, Aryana Karawaci Bidik Pasar End-user

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor properti berupa Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) terbukti sangat membantu penjualan pengembang residensial di 2022. Kondisi tersebut diprediksi menjadi pemacu optimisme dan pengungkit penjualan di tahun ini. Sianna Sutinah Rustanto, Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma, pengembang Perumahan Aryana Karawaci mengatakan selama dua tahun terakhir […]

  • Knight Frank Indonesia Luncurkan Platform Data Transaksi Properti

    Knight Frank Indonesia Luncurkan Platform Data Transaksi Properti

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu penyebab sulitnya penilaian suatu aset properti secara optimal adalah karena belum tersedianya suatu wadah data transaksi properti yang aktual dan up-to-date. Fluktuasi tren harga dan dinamika pasar properti juga kerap kali sulit dianalisa oleh para pemangku kepentingan (stakeholder) di sektor properti sehingga masing-masing memiliki persepsi berbeda. Hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya […]

  • Pacu Pariwisata, Delegasi G20 Sepakat Hadirkan Pembiayaan Internasional

    Pacu Pariwisata, Delegasi G20 Sepakat Hadirkan Pembiayaan Internasional

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Delegasi G20 di ajang “The 1st Tourism Working Group” Indonesia 2022 sepakat untuk melakukan upaya bersama dalam penciptaan iklim pariwisata berkelanjutan. Salah satunya dengan menghadirkan pembiayaan internasional sehingga pariwisata dapat berkontribusi lebih dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta kelestarian alam. Chair of Tourism Working Group, Frans Teguh, mengatakan, pandemi telah meningkatkan kesadaran […]

Translate »
expand_less