Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Cipta Karya Belum Anggarkan Pembangunan IKN

Cipta Karya Belum Anggarkan Pembangunan IKN

  • account_circle Oki Baren
  • calendar_month Kam, 10 Jun 2021

Jakarta – Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti mengakui bahwa alokasi anggaran untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) pada tahun 2022 belum ada.

“Alokasi anggaran ini masih belum memperhitungkan kebutuhan untuk pembangunan IKN baru. Jadi belum kami masukkan karena memang dananya belum ada,” kata Diana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021.

Adapun pagu indikatif Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Tahun 2022 dialokasikan Rp 12,5 triliun. Padahal, kebutuhan anggaran untuk menampung seluruh kegiatan Cipta Karya mencapai Rp 30 triliun.

Anggaran itu meliputi kebutuhan untuk kegiatan-kegiatan baru seperti Proyek Strategis Nasional, mayor project kawasan industri, dan pemenuhan rencana strategis (Renstra).

Namun demikian, kebutuhan anggaran tersebut juga belum menghitung kebutuhan anggaran untuk penugasan Presiden kepada Cipta Karya sebesar Rp 13,04 triliun, termasuk anggaran untuk IKN lantaran dananya yang memang belum ada.

Beban APBN
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suryadi Jaya Purnama menyebut bahwa pemindahan IKN bukan solusi atas permasalahan ekonomi yang dihadapi Indonesia saat ini. “Asumsi kita dengan berbagai kajian yang sudah mulai kita lakukan justru pemindahan ibu kota bukan menjadi solusi atas problem ekonomi yang sedang kita hadapi. Bahkan bisa menjadi beban,” sebut Suryadi dalam Diskusi Kelompok Terarah (Focuss Group Discussion/FGD) bertema “Ekonomi Belum Pulih: Masih Relevankah Pemindahan Ibu Kota Negara?” yang diselenggarakan Fraksi PKS.

Lebih lanjut, Suryadi menilai pemindahan IKN hanya akan menjadi beban bagi negara, baik secara langsung melalui tekanan terhadap APBN maupun secara tidak langsung. “Misalnya banyaknya undang-undang kita yang mengharuskan lembaga negara atau organisasi bertempat di Ibu Kota Negara, ini belum dihitung. Begitu pindah, mereka juga terbebani karena harus membuat kantor baru, sekretariat baru di IKN,” sebut Suryadi.

Terlebih Suryadi menyoroti sejumlah persoalan, seperti perekonomian nasional yang belum pulih, resesi ekonomi, persoalan utang yang sangat tinggi, hingga APBN yang terkoreksi dan BUMN yang terus merugi.

Legislator asal Nusa Tenggara Barat tersebut juga menilai bahwa saat ini seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur di lokasi IKN ilegal, karena belum melewati tahapan legalitas, legitimasi, maupun kajian-kajian yang mendalam.

”Kita dengar beberapa waktu lalu pemerintah akan melakukan groundbreaking peletakan batu pertama pembangunan istana. Saya kira dalam konteks penganggaran, penyusunan APBN, apapun kegiatan yang punya judul nomenklatur ibu kota negara yang dilakukan di luar Jakarta, itu adalah kegiatan yang ilegal,” tegas Suryadi. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Emas REI

    Gelar HUT Emas, REI Terus Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) memperingati ulang tahun emas ke-50 di Kota Yogyakarta, DIY, dari tanggal 19-21 Mei 2022. HUT REI tahun ini mengusung tema “Ulang Tahun Emas REI: Garda Terdepan Mewujudkan Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh.” Sejumlah rangkaian acara dilaksanakan di kota bersejarah tersebut antara lain Turnament Golf, Bantuan untuk Anak Yatim […]

  • PUPR Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Area Wisata Sepeda

    PUPR Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Area Wisata Sepeda

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan penataan kawasan Bike Park (Taman Bersepeda) senilai Rp 17 miliar di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini tidak hanya untuk menggairahkan olahraga bersepeda, tapi juga bertujuan menggaet minat wisatawan pada Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika-Lombok. “Untuk pariwisata, […]

  • Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    Mitbana dan Intiland Luncurkan Kawasan Terpadu Green Bestari Park

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    TANGERANG – Mitbana dan PT Sinar Puspapersada, anak usaha PT Intiland Development Tbk, secara resmi meluncurkan Green Bestari Park, sebuah kawasan properti terpadu berbasis transit oriented development (TOD) seluas 51 hektar di Tangerang, Banten. Pengembangan kawasan skala kota ini akan dilakukan oleh perusahaan joint venture PT Inti Mitbana Development. Green Bestari Park akan dibangun dalam […]

  • Sektor Jasa Keuangan Diminta Kawal Perekonomian Nasional

    Sektor Jasa Keuangan Diminta Kawal Perekonomian Nasional

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo mengajak pelaku industri jasa keuangan untuk menjaga sektor jasa keuangan dan perekonomian Indonesia agar inklusif dan berkelanjutan ditengah situasi geopolitik yang masih belum kondusif. Kepala Negara juga menyampaikan optimismenya bahwa ekonomi Indonesia di tahun 2024 tetap akan bertumbuh secara baik. “OJK harus terus memperkuat inklusi dan literasi keuangan. Ini catatan […]

  • Gubernur DKI Jakarta ajak REI perkuat kolaborasi

    Pramono Anung Ajak REI Perkuat Kolaborasi Bangun Jakarta

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan pentingnya REI perkuat kolaborasi dalam pembangunan wilayah. Dengan kontribusinya terhadap terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional sebesar 16,61 persen, wajar jika Pemprov DKI Jakarta membuka ruang pertumbuhan bagi sektor usaha properti di Kota Jakarta. “Saya ingin REI DKI Jakarta terlibat aktif dalam pembangunan di Kota Jakarta dalam […]

  • btn

    Target Kuota Ditambah, BTN Percepat Penyaluran KPR FLPP

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah resmi menaikkan target kuota FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) menjadi 350.000 unit pada tahun anggaran 2025. Dari jumlah tersebut, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mendapatkan alokasi tambahan menjadi 220.000 unit, naik dari kuota sebelumnya yang hanya 158.301 unit. Penambahan kuota menegaskan peran strategisnya sebagai garda depan dalam mendukung program […]

Translate »
expand_less