Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Catat Nih! PPDPP Jamin SiPetruk Tak Hambat Pengembang

Catat Nih! PPDPP Jamin SiPetruk Tak Hambat Pengembang

  • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) menjamin penerapan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) tidak akan menghambat progres pekerjaaan pembangunan hunian bersubsidi. Pengembang tidak perlu mendaftarkan rumah yang dibangun tahun 2020 aplikasi itu.

“Melalui pilot project saat ini, rumah yang terdaftar pada aplikasi Sipetruk hanya sebagai uji coba dan tidak wajib. Barulah nanti pada Juli 2021 mendatang penerapan aplikasi ini wajib di lapangan,” ungkap Direktur Utama Arief Sabaruddin dalam keterangan resminya, Rabu, 17 Februari 2021.

Lebih jauh Arief mengatakan, masyarakat mudah menggunakan aplikasi SiPetruk dan sederhana. Terkait independensi, pengelolaan SiPetruk melalui Artificial Intelegency (AI). Alhasil, kelayakan proses foto yang masuk mutlak melalui sistem tersebut. “Tidak ada main mata, sistem ini independen, tidak berpihak dari manapun tetapi berpihak pada MBR,” tegas Arief.

Kekhawatiran akan adanya kendala dari penerapan SiPetruk, sebagaimana dinyatakan Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sukiryanto. Senator asal Provinsi Kalimantan Barat ini mempertanyakan tentang nasib rumah ready stock yang sudah terbangun pada 2021. “Ketika aplikasi SiPetruk itu sudah berlaku, otomatis rumah ready stock tidak bisa terjual karena terbentur aturan baru aplikasi tersebut,” kata Sukiryanto.

PPDPP sedang menyusun konsep bersama dengan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menyelenggarakan pelatihan. Harapannya, ke depan dapat terbentuk asosiasi pengawas rumah sederhana.

“Pengawas memang harus dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). Tapi tahap ini kami masih memperbolehkan pengembang-pengembang yang menjadi pengawas, tentunya setelah mengikuti pelatihan dan telah mendapatkan sertifikat,” ucap Arief.

Sekadar catatan, Pemerintah mengalokasikan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Tahun 2021 sebesar Rp 19,1 Triliun untuk 157,500 unit rumah bagi MBR dengan menggandeng 38 bank pelaksana.

Tercatat per Rabu, 17 Februari 2021, berdasarkan dashboard management control PPDPP, sebanyak 297.868 masyarakat sudah menggunakan aplikasi SiKasep. Sementara itu, sebanyak 121.919 calon debitur telah lolos subsidi checking dan 5.828 calon debitur dalam proses verifikasi bank pelaksana. (BRN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • kinerja hunian tapak

    Prospek Hunian Tapak Hingga Akhir 2025

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Paruh pertama tahun 2025, kinerja hunian tapak tetap mencatat kinerja yang solid dengan 6.429 unit baru diluncurkan di wilayah Jabodetabek dan Karawang. Sementara hingga akhir 2025, prospek pasar hunian tapak diperkirakan tetap relatif stabil. “Para pengembang diperkirakan akan lebih memfokuskan diri pada segmen menengah bawah, yang dinilai menjanjikan, didukung oleh meningkatnya daya beli, […]

  • bsd city

    Sasar Keluarga Muda, Hunian di BSD City Dibanderol Rp1,4 Miliar

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    BSD CITY – Sinar Mas Land meluncurkan Klaster IZZI di BSD City bagian barat, area yang dikenal sebagai sunrise area karena perkembangan infrastrukturnya yang pesat. Produk ini untuk merespons pasar rumah dengan harga Rp1 miliar hingga Rp2,5 miliar yang terbukti masih paling diminati oleh konsumen perkotaan, khususnya kalangan muda dan keluarga baru. Mengusung konsep “Easy […]

  • Ini Usulan REI Soal Tapera

    Ini Usulan REI Soal Tapera

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta –  Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) segera beroperasi pada Januari tahun depan. Agar kepesertaan BP Tapera lebih meluas, maka penarikan iuran bagi peserta Tapera bisa didapat sebagian dari iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang sudah lebih dulu ada. “Tupoksi (tugas, pokok, dan fungsi) BP Tapera ini mirip […]

  • REI Dukung Usulan Skema Baru Pembiayaan KPR Subsidi

    REI Dukung Usulan Skema Baru Pembiayaan KPR Subsidi

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • 0Komentar

    Labuan Bajo – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendukung skema baru pembiayaan KPR subsidi sesuai usulan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. REI menilai potensi menumbuhkan sumber-sumber baru pembiayaan perbankan dapat dilakukan guna mendorong percepatan pembangunan perumahan nasional. “REI mendukung skema baru pembiayaan KPR bersubsidi yang diusulkan Bank BTN. Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) selaku debitur […]

  • IKN Pindah, Bogor Jadi Sentra Pertumbuhan Residensial

    IKN Pindah, Bogor Jadi Sentra Pertumbuhan Residensial

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur diyakini bakal mendorong pertumbuhan wilayah penyangga Jakarta. Apabila wilayah barat dan timur Jakarta jadi pusat perekonomian, sisi selatan yakni Bogor, menjadi pusat pertumbuhan properti residensial. “Di sisi barat Jakarta seperti wilayah Serpong, Tangerang, sudah lebih dulu menjadi pusat properti residensial. Belakangan mulai berkembang menjadi kawasan […]

  • Prospek Properti di 2025

    Prospek Properti di 2025 Tetap Positif, Produk Ini yang Diminati

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Prospek properti di 2025 diproyeksi tetap positif dan semarak. Namun, hanya produk-produk yang memiliki keunikan konsep dan fasilitas lengkap yang bakal menjadi pilihan konsumen. “Persaingan produk antar pengembang diperkirakan akan semakin ketat. Terkait segmen, saat ini produk hunian tapak (landed house) yang terjangkau di kelas menengah tetap jadi pilihan konsumen. Sedangkan untuk apartemen, […]

Translate »
expand_less