Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menilik Potensi dan Tantangan Pasar Hunian Lansia di Indonesia

Menilik Potensi dan Tantangan Pasar Hunian Lansia di Indonesia

  • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Sekitar 10,75% dari total populasi Indonesia atau 29,7 juta jiwa merupakan lanjut usia (lansia), oleh sebab itu Indonesia sudah mulai dianggap sebagai negara dengan masyarakat yang menua. Implikasi dari jumlah lansia yang tinggi di negara ini menjadi sebuah peluang pasar real estat atau hunian lansia yang cukup besar.

“Pada tahun 2050, diprediksi hampir seperempat dari populasi Indonesia akan dianggap sebagai golongan lanjut usia. Secara bersamaan, masyarakat kelas menengah yang semakin bertumbuh akan mendorong permintaan terhadap hunian bagi lansia, sehingga akan menciptakan pasar baru untuk sektor ini,” jelas Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 28 April 2024.

Peluang pasar real estat yang cukup besar bisa menjadi sebuah solusi yang sesuai bagi para lansia, seperti perumahan dengan layanan perawatan. Sektor hunian bagi lansia menawarkan kesempatan bagi para investor untuk menjelajahi dan bermitra dengan operator berpengalaman agar bisa masuk ataupun memperluas kesempatan pada sektor yang belum banyak digarap ini.

Ferry menjelaskan investasi di sektor tersebut menawarkan berbagai keuntungan, termasuk peluang pertumbuhan dan ketahanan terhadap resesi, karena melayani pasar berbasis kebutuhan

Secara garis besar, hunian ini dapat didefinisikan sebagai komunitas eksklusif untuk para lanjut usia, yang menawarkan mereka kesempatan untuk menikmati umur tua mereka dengan dukungan sumber daya yang membuat hidup lebih berkualitas.

Secara umum hunian lansia ini ditargetkan untuk individu yang berusia 60 tahun atau lebih, menyediakan fasilitas bagi para pensiunan, seperti layanan bersih-bersih rumah dan berbagai kegiatan yang berbasis komunitas.

Berikut dibawah ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah yang dapat membantu pertumbuhan pasar perumahan lansia di Indonesia:

1. Insentif untuk pengembangan hunian lansia dengan memasukkan fitur desain yang ramah bagi para lansia.

2. Pembangunan fasilitas dan infrastruktur yang memiliki standarisasi, kualitas personel, dan pedoman yang dapat menciptakan lingkungan aman serta mendukung bagi para lansia.

3. Ekspansi insentif layanan kesehatan kepada operator swasta, hal ini akan mendorong mereka untuk membuat layanan menjadi lebih mudah diakses dan menawarkan lebih banyak pilihan.

Peran Swasta

Selain dukungan kebijakan dari pemerintah, nilai tambah dari sektor swasta diperlukan untuk membentuk pasar hunian lansia. Sektor swasta dapat mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut ketika merencanakan pengembangan hunian lansia:

1. Membangun komunitas antargenerasi yang dapat mengakomodir warga dari segala usia sesuai dengan keinginan para lansia untuk terlibat dalam komunitas.

2. Penggunaan teknologi yang lebih luas dalam hunian lansia. Teknologi akan meningkatkan kehidupan dan kesehatan lansia dengan berbagai cara, mulai dari terapi realitas virtual hingga telemedis, sehingga memungkinkan para lansia hidup mandiri dan menerima perawatan berkualitas tinggi. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metland Transyogi (Foto: Istimewa)

    Lanjutkan Kesuksesan, Metland Transyogi Rilis Westfield Tahap Dua

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menyambut keinginan pasar yang cukup besar, Metland Transyogi resmi merilis tipe Westfield tahap 2. Westfield tahap 2 yang berada di Kawasan cluster Auckland dengan 2 lantai, 3 kamar tidur dibanderol Rp800 juta. “Tahap 2 ini kami tambahkan pilihan luas tanah yang berbeda dari tahap 1, yaitu dengan luas tanah 72 meter persegi, sebagai […]

  • HUT KPR ke-45, BTN Siapkan Digitalisasi Ekosistem Pembiayaan Perumahan

    HUT KPR ke-45, BTN Siapkan Digitalisasi Ekosistem Pembiayaan Perumahan

    • calendar_month Minggu, 12 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukkan konsistensi dan komitmennya menjadi mitra pemerintah dalam mendukung sektor properti untuk bangkit. Sejak Kredit Perumahan Rakyat (KPR) diluncurkan pertama kalinya di Indonesia oleh Bank BTN pada tanggal 10 Desember 1976, Bank BTN telah mengucurkan pembiayaan senilai Rp352 triliun dan mewujudkan rumah impian untuk lebih dari 5 […]

  • Reforma Agraria Solusi Atasi Konflik Pertanahan

    Reforma Agraria Solusi Atasi Konflik Pertanahan

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Pusat, Surya Tjandra menegaskan bahwa reforma agraria merupakan solusi penyelesaian konflik pertanahan. Selain itu, reforma agraria juga menjadi bagian dari upaya pembangunan daerah melalui tata ruang, pengembangan potensi pariwisata, pertanian, perkebunan serta komoditas ekspor hingga redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Salah satu contoh pembangunan wilayah melalui […]

  • industri furnitur

    Menperin: Industri Furnitur Kontribusi 0,92 Persen PDB

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri furnitur merupakan sektor hilir dan padat karya yang berkontribusi sebesar 0,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas. Di tengah berbagai tantangan global, industri ini masih menunjukkan kinerja yang cukup stabil. Pemerintah berupaya melakukan pembinaan dan pendampingan melalui berbagai program kegiatan, sehingga IKM furnitur dari berbagai daerah mampu bersaing dan menguasai […]

  • Harga Pangan Picu Deflasi, Bagaimana Sektor Konstruksi?

    Harga Pangan Picu Deflasi, Bagaimana Sektor Konstruksi?

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam kondisi melambungnya permintaan dan harga komoditas di pasar global, laju inflasi sepanjang Februari 2022 tercatat terkendali sebesar 2,06 persen (year on year/yoy) atau turun ketimbang Januari 2022 sebesar 2,18 persen. Penyumbang deflasi utama adalah turunnya harga sejumlah komoditas pangan seperti minyak goreng seiring dengan implementasi program minyak goreng satu harga. “Minyak goreng […]

  • Semua Seksi Tol Cisumdawu Beroperasi Penuh Tahun 2022

    Semua Seksi Tol Cisumdawu Beroperasi Penuh Tahun 2022

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan lima seksi di ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) diperkirakan rampung tahun ini sehingga dapat beroperasi sepenuhnya. Infrastruktur ini menyambungkan Kota Bandung hingga Bandara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. “Kami optimistis tol ini dapat rampung semua seksi pada tahun ini. Kami berharap pembangunan tol ini dapat berkontribusi dalam memajukan perekonomian Indonesia,” kata […]

Translate »
expand_less