Gedung Bank BTN di IKN Ditargetkan Beroperasi pada 2026

0
0

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung BTN di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu (5/6). Seremoni peletakan baru pertama gedung tersebut dilakukan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menyebutkan Gedung BTN di IKN berdiri di atas lahan seluas 9.000 meter persegi.Gedung ini akan menjadi masa depan BTN dan bentuk dari peran aktif BTN untuk ikut membangun perekonomian bangsa di IKN.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada BTN karena dapat bergabung di kota masa depan Indonesia. Ini merupakan wujud transformasi BTN sebagai perbankan yang membawa perubahan di kota masa depan dengan perspektif baru dan rumah bagi perbankan digital,” kata Nixon dalam keterangan resminya.

Dia menjelaskan, Gedung BTN di IKN akan digunakan sebagai wadah perdagangan dan jasa meliputi bank umum konvensional (Gedung Kantor Wilayah BTN Kalimantan, Gedung Kantor Cabang BTN IKN), ATM/layanan perbankan elektronik, co-working space, kafe, dan ruang terbuka hijau. Berbeda dengan Gedung BTN yang lain, desain gedung baru BTN bertemakan “Housing and Beyond” dimana Gedung baru BTN menyatu dengan alam IKN dengan mengikuti kontur tanah dari lokasi gedung berdiri.

“Kami mengkombinasikan pendekatan rumah yang nyaman seperti rumah keluarga dengan rumah masa depan yang lebih bebas namun tetap menunjang produktivitas, kolaborasi, ramah lingkungan, dan fungsional,” jelas Nixon.

Gedung BTN di IKN ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2026. Dengan hadirnya BTN di IKN, Nixon berharap perseroan dapat meraup sebesar mungkin pangsa pasar KPR karena sebagian besar pengembang perumahan di Indonesia khususnya Kalimantan Timur telah bekerjasama dengan BTN.

“BTN juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman bersama Otorita IKN, dengan ruang lingkup diantaranya potensi kolaborasi dalam pengembangan program pembiayaan perumahan, baik rumah tapak maupun rumah susun di wilayah IKN, potensi bekerjasama dengan pelaku pembangunan perumahan, serta potensi kolaborasi dalam pengembangan program pembiayaan non-perumahan dan jasa layanan perbankan lainnya di IKN,” ungkapnya.

Terkait konsep “Housing and Beyond” yang menjadi tema gedung tersebut, lanjut Nixon, sejalan dengan cita-cita Bank BTN yang terus akan berinovasi dan mengembangkan kapabilitas untuk mendukung sektor perumahan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang, sehingga Bank BTN dapat menjadi one stop solution in the housing ecosystem yang mengembangkan fokus bisnis kepada seluruh aspek yang terhubung dengan perumahan.

Apresiasi Presiden

Bank BTN berkomitmen untuk berperan aktif dalam pembiayaan properti di sektor produktif, mendukung pengembangan UMKM untuk ekspansi bisnis daerah setempat dan juga mendukung kebutuhan modal kerja bagi para pelaku usaha di IKN dan kawasan penyangga yang menawarkan berbagai kemudahan fasilitas transaksional yang terus dikembangkan dari waktu ke waktu.

“BTN siap mendukung kebutuhan akan jasa perbankan lainnya di IKN seperti bank garansi, SCF, SKBDN, maupun kredit modal kerja untuk kontraktor yang skemanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis pelaku usaha. BTN juga akan mendukung pengembangan UMKM untuk ekspansi bisnis daerah setempat,” pungkas Nixon.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi langkah BTN yang akan membangun gedung di IKN. Kepala negara berharap kehadiran BTN nantinya dapat mendukung percepatan transformasi ekonomi di IKN dan sekitarnya.

“BTN tidak salah membangun head office-nya atau kantor cabangnya di IKN karena sekarang dan ke depan banyak dibutuhkan pembiayaan properti di kawasan ini,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya. (MRI)