Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Generasi Milenial Berpotensi Dongkrak Pertumbuhan Sektor Properti

Generasi Milenial Berpotensi Dongkrak Pertumbuhan Sektor Properti

  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Generasi milenial yang merupakan kelahiran tahun 1981-1996 berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan sektor properti. Jumlahnya yang mencapai sekitar 48 juta jiwa atau sekitar 26 persen dengan jumlah pekerja tetap sekitar 53 persen merupakan yang sangat potensial.

“Jumlah penduduk yang tinggi ini merupakan tantangan sekaligus peluang untuk lebih mengembangkan sektor perumahan. Terutama dari sisi pasokan melalui spesifikasi teknis dan sebagainya maupun dari sisi permintaan melalui perancangan KPR milenial,” terang Staff Khusus Menteri Bidang Perumahan Kementerian PUPR, Iskandar Saleh dalam Webinar Properti Sebagai Lokomotif PEN, Kamis, 10 Maret 2022.

Iskandar menjelaskan, penyediaan uang muka menjadi kendala utama yang dihadapi sebesar 54 persen. Kemudian berturut-turut harga properti terlalu tinggi (29 persen) dan belum siap membeli properti (24 persen).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI), Paulus Totok Lusida mengatakan, potensi milenial untuk pasar properti sangat besar. Sebab, generasi milenial merupakan mayoritas penduduk dengan penghasilan yang memadai dan umur produktif yang panjang.

“Potensi milenial untuk properti sangat besar karena mayoritas sekarang berpenghasilan, memang milenial lebih mumpuni edukasinya secara rata-rara sehingga mereka lebih stabil dalam penghasilan dan mereka kebanyakan selama ini belum memiliki hunian,” jelas Totok.

Webinar Properti Sebagai Lokomotif PEN

Webinar Properti Sebagai Lokomotif PEN (Foto: Istimewa)

Tantangan bagi para developer, imbuh totok, adalah bagaimana menangkap peluang pasar.  Selain itu, menyediakan produk yang sesuai kebutuhan bagi para milenial ini.

“Milenial sekarang terbesar itu (membeli rumah) di bawah Rp1 miliar yang mencapai 80 persen (dari total konsumen),” kata Totok.

PNS Milenial

Pegawai Negeri Sipil yang masuk kategori milenial juga memiliki potensi yang cukup besar. Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera, Nostra Tarigan menuturkan, dari total 142.158 unit potensi demand pembiayaan Tapera untuk milenial dan MBR untuk kalangan PNS  sebanyak 34,28 persen.

Demikian halnya untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk generasi milenal juga terbilang tinggi. Dari 252.587 potensi demand pembiayan FLPP sebanyak 167.400 unit atau 66,27 persen itu termasuk milenial, khusus FLPP.

“Jadi, kalau berbicara konteks milenial sepakat kita semua berdasarkan data-data yang ada memang potensi di situ masih cukup besar,” ungkap Nostra. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Buka Munas REI XVII Tahun 2023

    Presiden Jokowi Buka Munas REI XVII Tahun 2023

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XVII REI Tahun 2023 dari 9-10 Agustus 2023. Perhelatan demokrasi terbesar asosiasi itu dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, Rabu (9/8). Munas REI kali ini mengusung tema “Sinergi dan Harmonisasi REI dengan Pemerintah untuk Kemajuan Industri Realestat yang Berkelanjutan” yang […]

  • Jakarta Terancam Jadi Kota Mati

    Jakarta Terancam Jadi Kota Mati

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dalam beberapa tahun mendatang bakal terancam jadi kota mati. Kondisi ini bukan ekses dari rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur, melainkan akibat bertumpuknya permasalahan selama sekian dekade yang membuat kota ini menjadi tidak layak huni. “Tahun 2018 silam, Kota Jakarta kehilangan 280 ribu […]

  • data center

    Meroket 300%, Pasokan Data Center Indonesia Duduki Peringkat ke-2

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Merujuk Data Centre Report untuk periode Q3 2022 yang dirilis Knight Frank bekerja sama dengan DC Byte, Indonesia menduduki peringkat kedua dengan pasokan data center terbesar dari 9 kota Asia Pasifik. “Laporan terbaru kami memperkuat posisi Asia Pasifik sebagai pasar paling prospektif di industri pusat data global,” kata Fred Fitzalan Howard, Data Centre […]

  • Pasar Properti di Papua Barat Diprediksi Lebih Baik di 2021

    Pasar Properti di Papua Barat Diprediksi Lebih Baik di 2021

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang properti di Provinsi Papua Barat berharap tahun ini sektor properti akan lebih baik dengan adanya vaksinasi secara serentak di seluruh Indonesia. Upaya tersebut diharapkan akan menggerakkan kembali perekonomian masyarakat termasuk di Provinsi Papua Barat. “Selain itu kami berharap pasar properti akan didukung juga oleh perbankan terutama dari bank-bank Badan Usaha Milik Negara […]

  • papua barat daya

    Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Papua Barat Daya Jadi Provinsi ke-38

    • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bersama dengan Pemerintah melakukan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya untuk disahkan menjadi Undang-Undang pada Rapat Paripurna DPR RI. “Alhamdulillah kita sudah mendengar bersama telah diambil keputusan untuk persetujuan di Paripurna tingkat II terhadap RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya,” jelas […]

  • Wagub DKI: UU CK Pintu Masuk Investasi ke Daerah

    Wagub DKI: UU CK Pintu Masuk Investasi ke Daerah

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap bahwa penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) dapat menghadirkan investasi ke daerah. “Pemprov DKI Jakarta berharap dengan diberlakukannya UU CK, kedepan kita dapat dengan lebih mudah untuk menangkap investasi. Investor juga dapat lebih mudah untuk mengajukan penerbitan perizinan berusaha. Tidak hanya itu, UU […]

Translate »
expand_less