Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Jokowi Dorong PPATK Aktif Dukung Ekosistem Keuangan

Jokowi Dorong PPATK Aktif Dukung Ekosistem Keuangan

  • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kerjasama semua pihak diperlukan untuk menjaga integritas sistem perekonomian dan sistem keuangan Indonesia sehingga tahan terhadap berbagai gangguan ekonomi. Presiden Joko Widodo mengharapkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berperan lebih besar untuk mendukung ekosistem keuangan yang kondusif bagi pembangunan nasional.

“Tidak hanya menjadi world class financial intellegent unit, tetapi berkontribusi lebih besar untuk membantu program – program pemerintah serta memberantas tindak pidana korupsi yang semakin beragam dan semakin canggih,” kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Tahunan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan TPPU dan TPPT tahun 2021 yang dilakukan secara daring dan turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Paulus Totok Lusida, Kamis, 14 Januari 2021.

PPATK, lanjut Jokowi, juga perlu mengawal pengisian jabatan-jabatan strategis dengan aktif melakukan penelusuran rekam jejak calon pejabat publik serta memastikan rekam jejak transaksi keuangan yang bersih.

“Pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme harus terus kita antisipasi. Kondisi yang mengganggu integritas dan stabilitas sistem perekonomian dan sistem keuangan harus kita mitigasi seperti shadow economy, peningkatan kejahatan ekonomi serta cyber crime serta kejahatan lain yang memanfaatkan teknologi yang paling baru,” jelas Jokowi.

Jokowi juga meminta sektor publik dan sektor privat bersinergi untuk melakukan terobosan-terobosan baru, khususnya untuk penyelamatan aset-aset negara. Caranya dengan membentuk public private partnership anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme di Indonesia, seperti antara lain melalui Indonesian (Financial) Transaction Report and Analysis Center atau INTRAC.

Agar menimbulkan efek jera bagi pelaku tindak pidana, diperlukan komitmen dan konsistensi dalam pencegahan dan pembatasan tindak pidana ekonomi dan keuangan yang diikuti dengan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Lima Strategi

Pada periode 2020 hingga 2024, Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Pemberantasan dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) telah menetapkan lima Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan TPPU dan TPPT.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Wakil Ketua Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Airlangga Hartarto mengatakan, strategi pertama adalah meningkatkan Strategi pertama, meningkatkan kemampuan sektor privat untuk mendeteksi indikasi atau potensi TPPU dan TPPT.

“Strategi kedua adalah meningkatkan upaya pencegahan terjadinya TPPU dan TPPT dengan memperhatikan penilaian risiko. Strategi ketiga, meningkatkan efektivitas pemberantasan TPPU dan TPPT dengan memperhatikan penilaian risiko,” ucap Airlangga.

Kemudian, strategi keempat adalah mengoptimalisasikan asset recovery dengan memperhatikan penilaian risiko. Dan strategi kelima, meningkatkan efektivitas targeted financial sanction, dalam rangka mendisrupsi aktivitas terorisme, teroris, organisasi teroris, dan aktivitas proliferasi senjata pemusnah massal.

Airlangga juga meminta dukungan Jokowi untuk menetapkan dua rancangan undang-undang (RUU) pada 2021 masuk dalam RUU prioritas, yaitu RUU tentang Pembatasan Transaksi Uang Kartal dan RUU tentang Perampasan Aset Tindak Pidana.

“Komite TPPU meminta dukungan Bapak Presiden atas penetapan dua RUU yang dapat memperkuat rezim Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT),” ucap Airlangga. (MRI)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Rumah MBR

    Kementerian PUPR Rancang Grand Design Perumahan MBR Informal

    • calendar_month Minggu, 27 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mengatasi kekurangan perumahan (backlog) dan mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak huni. Salah satunya dengan melakukan inovasi penyediaan hunian layak bagi MBR berpendapatan tidak tetap atau informal. “Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami harapkan dapat […]

  • Proyek tol (Foto: Kementerian PUPR) perumahan

    Akhir Tahun 2021, PUPR Rampungkan 11 Ruas Tol

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama mitra kerja dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus merampungkan sejumlah proyek jalan tol dalam rangka peningkatan konektivitas. Per Agustus 2021, sudah ada 13 ruas tol baru sepanjang 96,16 km yang rampung konstruksinya, dan dari jumlah itu sebanyak 10 ruas telah beroperasi. “Kementerian PUPR optimis 11 […]

  • Simak! Ini 7 Trik Sederhana Bikin Rumah Tampak Lebih Luas

    Rumah Tampak Lebih Luas, Simak 7 Trik Sederhana Ini

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Menyulap ruangan sempit menjadi tampak lebih luas memerlukan keahlian khusus ditengah menjamurnya tren hunian modern, seperti rumah berukuran terbatas dan apartemen mungil. Hunian berukuran terbatas akan terasa nyaman dan tak sempit jika pengaturannnya tepat. Faktor penting lainnya yang patut diperhatikan adalah dalam hal pemilihan furnitur yang bertujuan untuk melahirkan suasana yang lebih lega. […]

  • Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Abdul Kamarzuki (Foto: Istimewa)

    Dirjen Tata Ruang Minta Daerah Bentuk Forum Penataan Ruang

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meminta pemerintah daerah untuk segera membentuk forum penataan ruang. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Tata Ruang Abdul Kamarzuki dalam sosialisasi sosialisasi PP No. 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang bagi wilayah Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Saya […]

  • Temui Menperin, REI bersama Kadin Sampaikan Ini

    Temui Menperin, REI bersama Kadin Sampaikan Ini

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Paulus Totok Lusida menyampaikan adanya kenaikan harga jual besi baja hingga lebih dari 40 persen. Lonjakan harga besi baja ini tentunya berdampak signifikan terhadap industri properti. “Kenaikan harga jual besi baja luar biasa mencapai lebih dari 40 persen. Padahal, tidak ada kenaikan […]

  • Ini Usulan REI Soal Tapera

    Ini Usulan REI Soal Tapera

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta –  Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) segera beroperasi pada Januari tahun depan. Agar kepesertaan BP Tapera lebih meluas, maka penarikan iuran bagi peserta Tapera bisa didapat sebagian dari iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang sudah lebih dulu ada. “Tupoksi (tugas, pokok, dan fungsi) BP Tapera ini mirip […]

Translate »
expand_less