Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Nih, Simak Pembelajaran dari Kasus Evergrande

Nih, Simak Pembelajaran dari Kasus Evergrande

  • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Di penghujung kuartal ketiga 2021 dunia dikejutkan dengan merebaknya kasus gagal bayar utang jatuh tempo Evergrande. Pemangku kepentingan industri properti tanah air harus memetik hikmah dari perkara yang menjerat grup perusahaan induk investasi yang bergerak di bidang properti di Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

“Industri properti tanah air harus dapat memetik pelajaran dari persoalan kasus utang yang menjerat Evergrande,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu, 6 Oktober 2021.

Airlangga menyebutkan, pembelajaran pertama adalah kehati-hatian dalam melakukan ekspansi bisnis. “Pelaku industri properti harus membuat proyeksi bisnis secara realistis serta menghindari agresivitas dalam berutang,” tegasnya.

Pelajaran selanjutnya, imbuh Airlangga, pebisnis properti harus mengutamakan transparansi dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan.

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Amran Nukman HD mengungkapkan, pengusaha properti harus mewaspadai efek domino kasus Evergrande. Pasalnya, saat ini pasar ekspor impor Indonesia banyak beririsan dengan RRT.

“Kekhawatiran terbesar adalah kesulitan vendor Evergrande yang juga memasok bahan bangunan ke developer di Indonesia. Bisa saja terjadi keterlambatan proses pengiriman atau volume material bangunan yang tidak sesuai pesanan akibat persoalan gagal bayar utang itu,” jelas Amran.

Namun, Amran berharap dampak ikutan dari krisis utang Evergrande tidak merembet ke dunia usaha di tanah air. “Melihat skala utangnya memang sangat besar yakni Rp 4.000 triliun. Tapi, kita berdoa kalau terjadi semoga dampaknya tidak besar,” ucap Amran.

Lebih jauh Amran menyebutkan, antisipasi agar efek domino Evergrande tidak sampai ke dalam negeri adalah pemanfaatan produk lokal. “Walaupun, kita tidak bisa memungkiri bahwa ada bahan baku produk material bangunan tetap harus impor karena di sini tidak tersedia,” ujarnya.

Bahkan, Pemerintah sudah menggalakkan penggunaan produk material dalam negeri melalui kebijakan insentif terkait aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). “Kuncinya adalah gunakan material lokal sehingga pergerakan industri properti terhadap pertumbuhan ekonomi nasional juga signifikan,” tutup Amran. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forwapera Talkshow

    Program 3 Juta Rumah Mustahil Terwujud Tanpa Kementerian Perumahan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden terpilih Prabowo Subianto diharapkan menunjuk kementerian khusus perumahan rakyat untuk menjalankan program 3 juta rumah. Hal itu penting apabila Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ingin menuntaskan angka kekurangan (backlog) melalui program 3 juta rumah. “Program ini mustahil berjalan tanpa desk khusus. Kita tahu bahwa banyak ketentuan dan regulasi di sektor perumahan yang selama ini […]

  • Duet CyberAgent dan Viruma Indonesia Bangun Platform Properti Digital

    Duet CyberAgent dan Viruma Indonesia Bangun Platform Properti Digital

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Didirikan sejak 2 tahun lalu, Viruma Indonesia berkembang pesat dan terus meningkatkan inovasi teknologi digitalnya untuk mendukung pemasaran properti di Tanah Air. Bahkan, ke depan Viruma Indonesia akan menyasar properti-properti luar negeri di pasar global yang tidak terbatas. Melihat perkembangan pesat tersebut, CyberAgent Capital, sebuah perusahaan venture capital dari Jepang sangat tertarik untuk […]

  • kondisi properti

    Kondisi Properti Masih Wait and See

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Akselerasi pemulihan ekonomi di tanah air dan menunjukkan tren yang sangat positif sejak akhir Februari 2022. Namun, mulai membaiknya situasi perekonomian nasional saat ini belum diikuti oleh sektor properti. Hal ini terlihat dari penurunan permintaan dan suplai dari penyedia properti yang terlihat bersikap wait and see. “Turunnya permintaan karena faktor musiman didukung data […]

  • hut rei ke-53

    REI Respon Kepedulian RI-1 terhadap Pentingnya Rumah

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • 0Komentar

    IKN NUSANTARA – Sekitar 1.000 anggota Realestat Indonesia atau REI menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) REI ke-53 yang dipusatkan di Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (16/5) malam. Sejumlah pejabat tinggi negara hadir diantaranya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana […]

  • Pengembang di Persimpangan Soal SiPetruk

    Pengembang di Persimpangan Soal SiPetruk

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persyaratan teknis pembangunan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) semakin pelik dengan penerapan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk). Pengembang berada di persimpangan, ada yang tegas menolak. Tak sedikit pula yang mendukung karena aplikasi ini diyakini akan memudahkan upaya pengawasan pembangunan rumah bersubsidi. Sebagian pengembang ketir-ketir dengan aplikasi SiPetruk yang akan berlaku efektif […]

  • diamondland

    Diamondland Pastikan Lokasi Kantor Sesuai Data di BEI

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA  – Emiten properti, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (kode;DADA) atau Diamondland Development memberi klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar di sejumlah media mengenai lokasi kantor perusahaan tersebut yang berada di warung kelontong. Manajemen DADA menegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan tidak sesuai fakta. Bayu Setiawan, Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, menyampaikan bahwa […]

Translate »
expand_less