Paramount Land Pasarkan Hampton East, Harga Mulai Rp4,2 Miliar

0
6

TANGERANG – Kawasan Tangerang, khususnya Kota Gading Serpong masih menjadi Lokasi favorit Masyarakat yang sedang berburu properti di Jabodetabek termasuk properti komersial. Hal itu ditandai dengan semakin ramainya pusat-pusat bisnis dan komersial yang tersebar di berbagai area di Gading Serpong yang berbatasan langsung dengan area pengembangan BSD dan Tangerang Selatan.

Paramount Land, sebagai salah satu pengembang utama Kota Gading Serpong, senantiasa melakukan riset pasar yang komprehensif dalam menghadirkan produk-produk properti yang bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan serta selera masyarakat pada masanya. Salah satu data menyebutkan bahwa kebutuhan masyarakat akan produk komersial masih tinggi, yang ditunjukkan dari tren launching/opening bisnis baru di area-area komersial pengembangan Paramount Gading Serpong yang mencapai lebih dari 100 bisnis setiap bulannya.

Kualitas, kreativitas, serta diferensiasi produk yang dihadirkan Paramount Land juga membawa perusahaan ini meraih berbagai penghargaan bertaraf nasional hingga internasional diantaranya ‘Best Commercial Developer (Country Winner)’ tingkat Asia Pacific dan Indonesia pada ajang PropertyGuru Awards 2023, serta ‘Developer of The Year’ untuk Paramount Land dan ‘Best Innovative Commercial Project’ untuk Manhattan District @ Gading Serpong di ajang Indonesia Property&Bank Award 2024.

Cok Putra Tri Utama, Project Management Director Paramount Land, menyebutkan konsistensi Paramount Land dalam menghadirkan produk-produk komersial yang inovatif dengan value tinggi dapat dibuktikan secara nyata melalui kehadiran Central Business District (CBD) yang hidup dan ramai seperti area komersial Pisa Grande, Sorrento, Aniva, dan sekitarnya.

“Termasuk juga area komersial Manhattan District yang saat ini menjadi salah satu fokus utama pengembangan kami,” kata Cok Putra dalam keterangannya, Rabu (26/6).

Manhattan District merupakan ‘The Largest Business Epicentrum in Gading Serpong’ seluas 22 hektar yang terdiri dari area-area komersial beragam konsep yang saling terintegrasi. Dimulai dari Madison Grande yang telah beroperasi sejak akhir 2023, beberapa produk komersial lainnya sedang dalam tahap pembangunan yaitu Hampton Avenue, ‘Open Concept Lifestyle Mall’ @ Hampton Square, Hampton Promenade, Hampton Studio Loft, Hudson Studio Loft, dan The Hudson.

Menurutnya, progres penjualan produk Manhattan District tercatat sangat baik, dimana hingga April 2024, total 95% produk telah terserap pasar dengan baik. Menjawab kebutuhan yang masih tinggi, Paramount Land menghadirkan area komersial ‘Hampton East’.

Produk Unggulan

Chrissandy Dave, Sales & Marketing Director Paramount Land menambahkan sejak diperkenalkan pada tahun 2021, Manhattan District telah menjadi produk komersial unggulan Paramount Land dengan konsep yang unik dan berbeda. Hampton East ‘The Jewel of Manhattan District’ merupakan produk komersial terakhir yang menghadap jalan boulevard dengan akses keluar-masuk secara looping yang tidak hanya mengandalkan satu akses, sehingga area komersial ini akan memiliki eksposur yang tinggi.

“Melalui perencanaan produk yang matang, Paramount Land mengutamakan terciptanya long-term sustainable business dalam menjamin keberlangsungan bisnis secara jangka panjang. Salah satu strateginya adalah menghadirkan anchor tenant seperti pada produk Paramount Land lainnya, di mana saat ini telah bergabung beberapa usaha bisnis kuliner dan kesehatan di Hampton East, tentunya seiring waktu akan disusul oleh anchor tenant lainnya,” jelasnya.

Henry Napitupulu, Planning & Design Director Paramount Land, menjelaskan, seperti namanya, Hampton East terletak di sisi timur Hampton. Hampton East tersedia dalam 2 tipe, yaitu Tipe 3 Lantai (Hampton East Reguler) dan Tipe 4 Lantai (Hampton East Studio Loft).

“Tipe Reguler mengadaptasi desain fasad Hampton yang mengusung gaya modern minimalis, dengan fasilitas drop off point dan spacious parking area. Tipe ini memiliki ukuran lebar 4,5 meter dengan variasi panjang bangunan 15 meter, 17 meter, dan 18 meter,” ungkap Henry.

Dijelaskan, Hampton East Studio Loft menyediakan pilihan unit yang lebih premium dan luas. Tipe A memiliki double façade yang mengadaptasi desain Hampton Studio Loft, dengan fasilitas lift ready atau opsional dengan lift. Sedangkan Tipe B memiliki single façade, di mana keduanya memiliki lebar 5 meter dengan variasi panjang bangunan 16 meter, 17 meter, 18 meter, 19 meter, dan 20 meter.

“Area lantai 1 memiliki high ceiling (floor to ceiling 5,4 meter), dan termasuk mezzanine yang luas untuk semua tipe, menjadikan bisnis atau usaha Anda tampil lebih modern, dinamis, dan menarik,” sebutnya.

Hampton East memiliki akses langsung ke Jalan Jenderal Gatot Subroto Gading Serpong dan terkoneksi langsung dengan area komersial lainnya, seperti Times Square, Ruko Alicante, The Hudson, Hudson Studio Loft, Hampton Square, Madison Grande, hingga Aniva Grande dan Aniva Junction.

Area komersial ini juga sangat dekat dengan klaster hunian yang telah ramai dan hidup, seperti Alicante Village, Samara Village, Elista Village, Karelia Village, Boston Village, hingga Nara Village.

Hampton East tahap 1 dipasarkan sebanyak 45 unit dengan harga mulai dari Rp4,2 miliaran untuk Tipe Reguler dan Rp6,7 miliaran untuk Tipe Studio Loft. Semua unit dilengkapi IP CCTV, AC di setiap lantai, dan free IPKL 12 bulan selama masa promo penjualan periode 10-29 Juni 2024. (MRI)