Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » PPN 11% Diprediksi Hambat Pertumbuhan Sektor Properti

PPN 11% Diprediksi Hambat Pertumbuhan Sektor Properti

  • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kebijakan pemerintah yang menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 11 persen per 1 April 2022 dapat menghambat pertumbuhan sektor properti. Padahal sepanjang tahun lalu, sektor properti sedang mengalami pergerakan positif.

“Ada beban baru dengan adanya PPN 11 persen. Itu juga menjadi salah satu faktor yang ikut membuat properti ini agak sedikit terganggu. Proyeksi yang kemarin sudah mulai baik, dengan adanya aturan PPN yang baru ini juga akan sedikit menghambat perbaikan yang sekarang sudah mulai terlihat,” jelas Senior Associate Director Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto dalam acara Virtual Media Briefing Q1-2022, Rabu, 6 Maret 2022.

Lebih jauh Ferry mengatakan, kebijakan relaksasi PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) memang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan properti, terutama sektor residensial. Namun,  ketika aturan itu berakhir maka PPN akan kembali ke aturan baru (11 persen) yang dapat menjadi beban baru bagi pelaku usaha properti.

“Dengan adanya kebijakan baru, setelah kebijakan relaksasi PPN tidak berlaku lagi. Artinya itu harus balik lagi ke PPN yang 11 persen. Yang 10 persen saja sudah cukup berat, apalagi kalau naik jadi 11 persen,” imbuh Ferry.

Pada sektor ritel, PPN mencakup berbagai aspek transaksi dan akan mempengaruhi barang-barang yang dijual para retailer. Kebijakan baru ini tentu akan menjadi beban konsumen yang masalahnya daya beli mereka belum terlalu pulih.

“Ini salah satu bisa menjadi faktor yang menghambat pemulihan properti, terutama dari sisi ritel. Landlord tentunya dia akan beradaptasi. Mereka akan beradaptasi, tapi di sisi lain mereka juga punya beban untuk membayar PPN,” urai Ferry.

Kurang Kondusif

Secara umum, kebijakan kenaikan PPN ini kurang kondusif di tengah pergerakan sektor properti ke arah yang positif tahun ini. “Ini akan memberatkan karena semua orang sebenarnya baik dari sisi company maupun konsumen sekarang ini daya belinya terbatas. Dengan tambahan PPN ini menjadi lebih berat,” ucap Head of Advisory Colliers Indonesia, Monica Koesnovagril menambahkan.

Pada sektor perkantoran, kebijakan tersebut belum terasa pengaruhnya saat ini. Namun kedepan, kenaikan PPN menjadi 11 persen akan menjadi beban bagi perusahaan yang saat ini masih berjuang untuk recovery.

“Ke depannya, pasti ini beban biarpun sekarang ini kita belum melihat ada yang menunjukkan concern ataupun keberatan. Tapi, ke depan kemungkinan besar akan menjadi beban karena beberapa perusahaan yang saat ini masih belum bisa recovery dengan baik,” pungkas Head of Office Services of Colliers International Indonesia, Bagus Adikusumo. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pacu KPR Non-Subsidi, Bank BTN Resmikan Sales Center KPR

    Pacu KPR Non-Subsidi, Bank BTN Resmikan Sales Center KPR

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau Bank BTN meresmikan Sales Center KPR BTN Jakarta sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan penguasaan pasar (market share) KPR Non-Subsidi di Kantor Cabang Bank BTN Kelapa Gading, Jumat (16/6). Sales Center KPR ini dikhususkan untuk melayani kebutuhan KPR di segmen emerging affluent. Direktur Utama Bank BTN, […]

  • Gerbang Tol di Kalimantan Timur (Foto: Lukas)

    Sekarang, Pulau Kalimantan Miliki Jalan Tol!

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Ruas Balikpapan-Samboja (Seksi 1 dan Seksi 5) dalam kunjungan kerja ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa 24 Agustus 2021. Dengan beroperasinya dua seksi terakhir tersebut, maka jalan tol Balikpapan-Samarinda yang merupakan jalan tol pertama di Pulau Kalimantan tersebut akan beroperasi secara penuh. “Ini capaian yang […]

  • target investasi

    Pemerintah Gaspol Capai Target Investasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pihaknya terus konsisten dan berupaya keras atau gaspol mendorong realisasi investasi di tanah air. “Menteri yang bekerja di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi tidak ada tidak kata gaspol, harus selalu gaspol. Karena begitu gasnya tidak pol, dia ketinggalan,” ujar Bahlil dalam keterangan […]

  • produk dalam negeri

    Jokowi Meminta Pemda Gunakan Produk Dalam Negeri

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri untuk pengadaan barang dan jasa. Presiden juga mengingatkan bahwa sulit mengumpulkan penerimaan negara dari berbagai sumber seperti pajak, PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), royalti, dan dividen. “Ini perlu saya ingatkan, beli produk-produk kita sendiri. Saya ingatkan. Mengumpulkan anggarannya […]

  • mgk serang

    MGK Serang Kembali Jadi Perumahan Subsidi Terbaik

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumahan Mulia Gading Kencana atau MGK Serang – Banten kembali meraih penghargaan bergengsi sebagai Proyek Perumahan Subsidi Terbaik. Kali ini, perumahan yang dikembangkan PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Realty itu berhasil memboyong Golden Property Awards 2025 untuk kategori “Best Subsidized Housing Development Project”. Acara penganugerahan berlangsung di Raffles Jakarta Hotel, Senin (29/9) […]

  • Ini Masukan Masyarakat Adat Kaltim untuk Jokowi Soal IKN

    Ini Masukan Masyarakat Adat Kaltim untuk Jokowi Soal IKN

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah tokoh masyarakat adat Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Selain pernyataan dukungan, ada sejumlah aspirasi tokoh masyarakat adat yang disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo. “Kita telah menerima pernyataan dukungan tokoh masyarakat adat Kaltim terkait pembangunan IKN. Ada sejumlah masukan yang sangat berharga. Mulai dari pentingnya […]

Translate »
expand_less