Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prospek Sektor Properti 2025: Masih Butuh Waktu Recovery

Prospek Sektor Properti 2025: Masih Butuh Waktu Recovery

  • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Sektor properti masih membutuhkan waktu untuk bangkit di 2025. Konsultan Properti Colliers Indonesia memprediksi dua sektor properti, yakni komersial dan apartemen memerlukan waktu yang lebih lama lagi untuk recovery dibandingan sektor lainnya.

“Kalau kita bicara mengenai prospek properti tentu masih butuh waktu yang cukup panjang terutama untuk sektor kantor komersial dan juga sektor apartemen,” ungkap Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto dalam Virtual Media Briefing Q3 2024, Rabu, 2 Oktober 2024.

Ferry melanjutkan, ada beberapa sektor properti yang telah recovery lebih cepat. Namun, ada pula yang telah melewati masa recovery dan kembali menuju puncak performanya.

Meskipun demikian, masih banyak pekerjaan rumah (PR), khususnya di subsektor perkantoran untuk kembali ke ritme yang lebih dinamis. Saat ini, sektor perkantoran masih mengalami kondisi oversupply sehingga developer perlu mengambil langkah untuk mengendalikan dampaknya.

“Maksudnya adalah bagaimana dari satu sisi dari pihak developer mereka bisa mengendalikan dampak oversupply ini, sehingga mereka juga bisa menikmati misalnya kenaikan tarif sewa,” ucap Ferry.

Di sisi lain, perusahaan yang menyewa perkantoran dapat meyesuaikan kondisi tersebut. “Dan juga bagaimana sektor-sektor yang menyewa kantor itu juga bisa atau perusahaan-perusahaan itu mereka juga bisa menyesuaikan atau mereka melakukan ekspansi bisnisnya, sehingga baik itu pelaku yang menyewa ataupun pelaku yang menyediakan properti itu bisa mendapatkan keuntungan yang sama,” imbuhnya.

Kondisi yang serupa terjadi di subsektor apartemen dengan harga yang masih belum bergerak naik. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu investor masih menahan diri untuk menginvestasikan dananya di apartemen.

Performa Sektor Properti Q3 2024

1. Perkantoran

Pada sektor perkantoran Coliers Indonesia mencatat pasok kumulatif di Jakarta tercatat sekitar 11 juta m2 di Q3 2024, hampir 70% ada di CBD.  Kemudian, tambahan pasok di 2024 jauh menurun. Total pasok di Jakarta tumbuh kurang dari 2% dibandingkan 2023. Tambahan pasok terbatas hingga 2026 yang sebagian besar pasok dikontribusi oleh gedung – gedung di luar CBD. Pasok baru di CBD diperkirakan muncul setelah2025.

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian ATR-BPN Fokus Berantas Aksi Mafia Tanah

    Kementerian ATR-BPN Fokus Berantas Aksi Mafia Tanah

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah yang terdiri dari jajaran Kepolisian dan Kejaksaan Republik Indonesia komit mengurangi jumlah sengketa dan konflik pertanahan di Indonesia, terlebih akibat aksi mafia tanah. “Ini adalah salah satu fokus kita bersama untuk menciptakan kepastian hukum dan rasa aman bagi […]

  • Ilustrasi pembangunan rumah subsidi kedepan akan diawasi melalui aplikasi SiPetruk (Foto: Adang Sumarna)

    Tok! PPDPP Tetapkan Masa Transisi Aplikasi SiPetruk

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Arief Sabaruddin menyampaikan bahwa Aplikasi SiPetruk (Sistem Pemantauan Konstruksi) yang dikembangkan oleh PPDPP mulai berlaku pada Bulan Juli 2021, dengan masa transisi hingga Desember 2021 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Arief pada saat di sela Kerja Sama Tripartit antara PPDPP dengan PT Sarana Multigriya Financial […]

  • Sentul City dan Bank INA Kerjasama Beri Layanan KPR Properti Sekunder

    Sentul City dan Bank INA Kerjasama Beri Layanan KPR Properti Sekunder

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • 0Komentar

    BOGOR – PT Sentul City Tbk terus berinovasi untuk memastikan nilai propertinya tetap tinggi bahkan terus naik. Salah satunya dengan membentuk Bursa Pasar Sekunder Sentul City untuk produk properti sekunder yang bekerjasama dengan PT Bank Ina Perdana Tbk atau Bank INA. Chief Executive Officer (CEO) PT Sentul City Tbk, Eddy Sindoro mengatakan dengan nilai properti […]

  • BP Tapera Optimistis Capai Target Penyaluran FLPP 2022

    BP Tapera Optimistis Capai Target Penyaluran FLPP 2022

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) optimistis dapat mencapai target penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2022. Hal itu seiring hasil yang maksimal pada kuartal III-2022 yang mencapai lebih dari 80%, sehingga sisa target akan dapat terealisasi sebelum akhir tahun ini. “Kami optimis untuk sisa target yang ada akan dapat […]

  • Perumahan

    Bank BTN Komit Laksanakan Program Nawacita di Bidang Perumahan

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Keberpihakan pemerintah terhadap Program Sejuta Rumah (PSR) yang dicanangkan dalam Program Nawacita sudah terlihat. Terbukti, pemerintah saat ini memberikan dukungan subsidi untuk 200 ribu unit rumah dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). “Kami melihat pemerintah hadir dalam mendukung penyediaan rumah subsidi. Di tahun 2021, pemerintah […]

  • 3.000 Tenaga Manajemen Konstruksi Segera Ikuti Pelatihan SiPetruk

    3.000 Tenaga Manajemen Konstruksi Segera Ikuti Pelatihan SiPetruk

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persiapan pelaksanaan aplikasi SiPetruk (Sistem Pemantauan Konstruksi) baru mulai dilakukan, meski penerapan aplikasi tersebut tinggal sekitar tiga bulan lagi. Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR dan Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR bahkan baru akan menyelenggarakan pelatihan bagi Manajemen Konstruksi (MK) dalam waktu dekat ini. Hal tersebut terungkap […]

Translate »
expand_less