Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Potensi Pasar Hunian Vertikal di Kawasan Aglomerasi Jakarta

Potensi Pasar Hunian Vertikal di Kawasan Aglomerasi Jakarta

  • account_circle Oki Baren
  • calendar_month Rab, 2 Okt 2024

Jakarta – Kawasan aglomerasi atau greater Jakarta diyakini masih menjadi lokasi favorit para pencari hunian vertikal di pinggiran wilayah tersebut. Rumah jangkung diminati karena harga dan fasilitas yang ditawarkan lebih atraktif ketimbang rumah tapak.

Pengamat perkotaan Yayat Supriatna menjelaskan, saat ini terjadi fenomena migrasi warga Jakarta ke wilayah pinggir kota karena kenyamanan hunian yang ditawarkan sejumlah developer. “Mereka melirik selatan Jakarta dan kawasan 3 T, yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang. Developer harus mampu menjawab tantangan pasar hunian vertikal, yakni perilaku konsumen milenial dan generasi Z yang membutuhkan hunian dengan segala kelengkapan fasilitasnya,” tutur Yayat, saat dihubungi industriproperti.com, Selasa, 1 Oktober 2024.

Yayat menjelaskan, karakteristik segmen konsumen milenial dan gen Z yang dinamis membuat perubahan signifikan dalam industri properti. “Kelompok milenial dan gen Z dengan mobilitas yang tinggi tentu ingin memiliki hunian yang mampu mendukung gaya hidup tersebut,” ujarnya.

Jakarta telah melepas status sebagai ibu kota negara Indonesia seiring dibangunnya Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Perubahan tersebut sejalan ditetapkannya Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta.

“Namun saya yakin bahwa DKJ masih tetap menjadi basis pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hal ini didasari fakta bahwa masih panjang perjalanan terbitnya keputusan presiden tentang pemindahan ibu kota ke IKN. Ekosistem penyelenggaraan negara di IKN Kaltim belum terbentuk. Prosesnya bukan hanya semata pindah saja,” ujar Yayat.

Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang Tata Ruang dan Pengembangan Kawasan, Hari Ganie, menuturkan kelebihan suatu kawasan aglomerasi karena dapat mengintegrasikan perencanaan infrastruktur. Antara lain integrasi terkait infrastruktur sistem jaringan jalan tol maupun non tol, sistem transportasi publik seperti Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), dan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD).

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh, Realisasi KPR Subsidi Terhambat Lagi, Ini Penyebabnya!

    Duh, Realisasi KPR Subsidi Terhambat Lagi, Ini Penyebabnya!

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • account_circle Telaga Anandari
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyesalkan tidak adanya kepastian dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi pada 2021. Yang terkini, banyak masyarakat yang tidak dapat akad melakukan akad kredit KPR subsidi akibat belum siapnya Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Ketua Umum […]

  • LMAN Kucurkan Rp 6,2 Triliun Pendanaan Lahan Proyek Strategis Nasional

    LMAN Kucurkan Rp 6,2 Triliun Pendanaan Lahan Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepanjang Januari hingga 17 Juni 2022, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah menyalurkan pendanaan pengadaan lahan Proyek Strategis Nasional senilai Rp 6,2 triliun. Secara keseluruhan terhitung sejak 2016, pendanaan pengadaan lahan oleh LMAN telah mencapai Rp 95,9 triliun. “Kami terus mendorong realisasi pendanaan pengadaan lahan dari APBN untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis […]

  • BP Tapera Ungkap Empat Isu Penting Ekosistem Perumahan

    BP Tapera Ungkap Empat Isu Penting Ekosistem Perumahan

    • calendar_month Sel, 12 Des 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu tantangan pemerintah adalah angka backlog perumahan atau kesenjangan jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah dibutuhkan yang masih tinggi. Kesenjangan tersebut diperkirakan menyentuh angka lebih dari12,7 juta unit. Di satu sisi, pemerintah telah menargetkan pada 2045 akan tercapai Indonesia zero backlog. Dalam ekosistem perumahan di Tanah Air, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat […]

  • Ilustrasi Vaksinasi Covid-19

    REI, OJK, BI, dan Kadin Percepat Pelaksanaan Vaksinasi

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle Adi Guru Mahendra
    • 0Komentar

    Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang properti bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) melaksanakan percepatan vaksinasi untuk umum. Pelaksanaan vaksinasi tersebut khususnya untuk sektor keuangan, properti dan sektor riil. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti periode 2015-2021, Hendro Gondokusumo mengapresiasi langkah OJK  yang […]

  • Rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait revisi aturan rumah MBR.

    5 Catatan The HUD Institute Soal Revisi Aturan Rumah MBR

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait revisi aturan rumah MBR mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Lembaga Pengkajian Perumahan dan Pengembangan Perkotaan Indonesia (LPP3I) atau lebih dikenal dengan nama The HUD Institute menyampaikan sejumlah tanggapan terkait rencana tersebut. Hal pertama adalah mengenai pengurangan batas minimal luas rumah subsidi, baik bangunan maupun tanah […]

  • warna cat

    Mau Rumah Cepat Terjual? Hindari Warna Cat Ini

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Calon pembeli rumah umumnya sangat pemilih dalam hal warna cat dinding. Dinding berwarna “berani”, seperti bernuansa retro dan kusam biasanya tidak mengesankan calon pembeli rumah. Jika Sobat iPro ingin menjual rumah lebih cepat, cobalah beri perhatian lebih pada warna cat rumah sebelum melakukannya. Nah, warna cat apa yang disarankan oleh agen penjual properti […]

Translate »
expand_less