Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » REI Apresiasi Penurunan Bunga KPR Bank Himbara

REI Apresiasi Penurunan Bunga KPR Bank Himbara

  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia mengapresiasi langkah perbankan pelat merah menurunkan suku bunga kredit. Penurunan tingkat bunga pinjaman dari perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) itu diyakini dapat menggerakkan upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Kami menyambut baik kebijakan penurunan SBDK (Suku Bunga Dasar Kredit) untuk seluruh segmen kredit korporasi, ritel, konsumer, KPR (kredit pemilikan rumah), konsumer non-KPR, dan kredit mikro. Kebijakan Bank Himbara ini dapat menggerakkan, meningkatkan dan mempercepat upaya pemulihan ekonomi nasional,” kata Wakil Ketua Umum Koordinator Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI Bidang Perbankan dan Pembiayaan, Umar Husin, kepada industriproperti.com, Kamis, 4 Maret 2021.

Umar menyebut, perbankan terutama Bank Himbara mulai merespons permintaan Bank Indonesia untuk menurunkan tingkat suku bunga kredit. Hal ini sejakan dengan telah turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia 7 Day Repo Rate (BI7DRR) menjadi 3,5 persen pada pertengahan Februari 2021.

“Penurunan SBDK dari Bank Himbara ini merupakan suatu inisiatif yang positif bagi sektor riil, dan sektor usaha lainnya termasuk di sektor industri properti,” tegas Umar.

Umar juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah yang terus mendorong upaya pemulihan ekonomi. Antara lain dengan memberikan stimulus, baik di bidang moneter maupun fiskal kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta dunia usaha lainnya.

Kebijakan terbaru di bidang moneter terkait pelonggaran Loan To Value (LTV) hingga 100 persen dari Bank Indonesia (BI). Berikutnya, stimulus fiskal berupa PPN atas properti yang dibayarkan oleh Pemerintah hingga 100 persen. “Penurunan suku bunga dasar kredit dari perbankan Himbara semakin melengkapi berbagai paket kebijakan itu. Harapannya dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang terpuruk akibat pandemi Covid-19,” ucap Umar.

Sebelumnya, dalam sebuah kesempatan, Gubernur BI Perry Warjiyo meminta perbankan menurunkan tingkat bunga pinjaman. Pasalnya, BI telah menurunkan suku bunga acuannya dari 4 persen menjadi 3,75 persen pada November 2020. Bahkan, pada 18 Februari 2021, BI kembali menurunkan suku bunga moneter menjadi 3,5 persen. Ini merupakan tingkat bunga acuan BI terendah sepanjang sejarah.

“Sudah saatnya perbankan segera turunkan suku bunga dan salurkan kredit sebagai komitmen bersama Pemulihan Ekonomi Nasional,” ucap Perry.

Data Otoritas Jasa Keuangan, SKBD KPR Bank Himbara per akhir Januari, yakni Bank Mandiri sebesar 9,75 persen, dan BRI sebesar 9,90 persen. Selanjutnya, BNI sebesar 10 persen dan Bank BTN sebesar 9,95 persen.

Merespons permintaan itu, Bank Himbara bersepakat menurunkan tingkat suku bunga pinjaman yang berlaku mulai 28 Februari 2021, masing-masing menjadi 7,25 persen. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank BTN

    Kejar Target 11.000 Unit, BTN Gencar Lakukan Akad Massal KPR BP2BT

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mendorong penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) untuk memenuhi target 11.000 unit hingga akhir tahun 2021. Bank BTN melakukan berbagai strategi salah satunya dengan menggelar akad KPR BP2BT massal yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Pada Sabtu (20/11/2021) Bank […]

  • Ilustrasi Pembiayaan IKN KPBU

    Skema KPBU Bisa Jadi Pilihan Pembiayaan IKN Baru

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan Ibu Kota Negara Baru (IKN) di Kalimantan Timur membutuhkan biaya yang tidak sedikit, yakni mencapai Rp466 triliun. Pembiayaan sebesar itu tidak mungkin hanya bergantung pada APBN. Skema pembiayaan melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) bisa jadi pilihan pembiayaan IKN Baru. “Mudah-mudahan bisa mengembangkan skema KPBU. Artinya juga sama-sama mengeluarkan modal. Jadi […]

  • Ilustrasi Rumah Susun

    SKBG Sarusun Beri Kepastian Bermukim bagi MBR

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sertifikat Kepemilikan Bangunan Gedung (SKBG) Satuan Rumah Susun (Sarusun) merupakan sebuah konstruksi hukum baru tentang bukti kepemilikan unit hunian berupa rumah susun yang diperuntukkan khusus bagi MBR. Setelah rumah susun dibangun, unit-unit tersebut dijual kepada MBR. Setelah itu, diterbitkan SKBG sebagai tanda bukti kepemilikan bangunan unit sarusun tersebut tanpa kepemilkan tanahnya. “Skema ini […]

  • btn jakim 2025

    BTN JAKIM 2025 Sukses Digelar, Diikuti 31.000 Pelari

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perhelatan bergengsi BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2025 sukses digelar Minggu (29/6), yang diikuti oleh 31.000 pelari yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 4.000 pelari untuk Marathon (42,19 kilometer), 13.000 untuk Half Marathon (21,00 kilometer) dan 14.000 untuk 10k (10 kilometer). Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP […]

  • perumahan

    Kementerian PUPR Kantongi Anggaran Rp128,15 Triliun, Segini Alokasi untuk Perumahan

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pagu indikatif Tahun Anggaran (TA) 2024 yang dikantongi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp128,15 triliun. Kementerian PUPR memprioritaskan program nasional sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2024 yakni ‘Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dalam pelaksanaan program belanja infrastruktur TA 2024 Kementerian […]

  • BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • 0Komentar

    BEKASI – Mendukung komitmen Pemerintah untuk mengakselerasi jumlah pasokan rumah layak huni, sehat, dan ramah lingkungan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memacu ketersediaan Rumah Rendah Emisi. Pada 2029, BTN membidik akan membiayai 150.000 Rumah Rendah Emisi. Ketua Satgas Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo mengatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif BTN dalam […]

Translate »
expand_less