Menko PMK Nilai Program BSPS Realisasikan Hunian Layak

0
28

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyerahkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Program ini sebagai upaya mendukung program Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrim (PKE) dan stunting pada tahun 2024 sebanyak 10.848 unit yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.

“Program BSPS ini sangat bermanfaat dan mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas. Melalui Program BSPS pemerintah ingin agar keluarga di Indonesia bisa menghuni rumah layak huni,” ujar Menteri PMK pada Perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31, di Kota Semarang, Sabtu, 29 Juni 2024.

Menko PMK berharap dengan bantuan ini bisa menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat sehingga menjamin keluarga berkualitas menuju Indonesia emas.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto, mengatakan, BSPS merupakan program peningkatan kualitas rumah masyarakat dari tidak layak menjadi layak huni. Pemerintah memberikan dana stimulan kepada masyarakat untuk membeli bahan material bangunan serta membayar upah tukang.

Pendampingan

Penerima bantuan akan mendapat pendampingan dari Tim Fasilitator Lapangan (TFL) Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR dalam proses pembangunan rumahnya. Hal itu guna memastikan rumah yang dibangun memiliki konstruksi yang kokoh serta memenuhi kriteria rumah sehat sehingga membuat penghuninya nyaman.

“Untuk anggaran dana stimulan Program BSPS di Jawa Tengah senilai Rp 20 juta per unit rumah. Penerima bantuan dapat memanfaatkan untuk beli bahan bangunan Rp 17,5 juta, dan sisanya Rp 2,5 juta untuk bayar upah tukang. Masyarakat juga harus memiliki dana swadaya untuk membangun rumahnya. Penerima bantuan juga harus membentuk kelompok untuk mendorong semangat gotong royong dalam Program BSPS,” tandasnya.

Iwan menerangkan, sebanyak lima orang penerima bantuan secara simbolis dari Menko PMK, yakni warga Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. “Kementerian PUPR pada tahun ini juga menyalurkan Program BSPS di Jawa Tengah. Realisasi penanganan BSPS dalam mendukung program PKE dan stunting di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2024 tercatat sebanyak 10.848 unit yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota,” pungkasnya. (BRN)