Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Wamen ATR/BPN Sebut Pentingnya Partisipasi Publik

Wamen ATR/BPN Sebut Pentingnya Partisipasi Publik

  • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang ATR/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Surya Tjandra mengatakan partisipasi publik yang langsung dalam penyusunan tata ruang diperlukan. “Partisipasi publik akan mendorong legitimasi dan transparansi dari proses perumusan kebijakan sehingga program pembangunan dengan pemahaman risiko tadi bisa dimengerti publik,” kata Surya saat dalam Pembukaan Sosialisasi Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) di Hotel Grand Central, Riau, sesuai keterangan pers yang diterima oleh redaksi industriproperti.com

Wakil Menteri ATR/Waka BPN Surya Tjandra juga mengatakan bahwa dengan adanya sosialisasi ini masyarakat, pelaku usaha, pemerintah daerah dan pemerintah pusat memiliki kepastian dan bisa kerjasama.  “Jadi kita membutuhkan kolaborasi yang efektif dari semua pihak,” ujar Surya Tjandra.

Surya Tjandra berharap dengan adanya sosialisasi dapat menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian pemanfaatan ruang, pengendalian alih fungsi lahan, pengendalian wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, perbatasan, dan wilayah tertentu. Ia berharap pun menuturkan bahwa perencanaan, pemanfaatan tanah dan ruang begitu penting agar dapat mengidentifikasi area-area peraturan dan risiko. “Kegiatan ini bisa mendalami potensi risiko yang perlu disiapkan mitigasinya tetapi boleh mencari tau masalah apa lagi yang muncul untuk ditemukan solusinya,” ujar Surya Tjandra.

Adapun tata ruang dan pertanahan merupakan dua elemen penting dalam pembangunan suatu wilayah, terutama dalam hal meningkatkan perekonomian suatu daerah. Maka dari itu diperlukan suatu terobosan atau inovasi dalam pelaksanaan penertiban pengendalian tata ruang dan pertanahan yang mengakomodir sekaligus menyinkronkan suatu permasalahan dengan karakteristik di setiap wilayah. Hal ini perlu dilakukan guna mewujudkan tata ruang dan pertanahan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Kementerian ATR/BPN selaku leading sector dalam tata ruang dan pertanahan terus berupaya mewujudkan tata ruang dan pertanahan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Untuk itu, melalui Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) terus gencar menyosialisasikan NSPK  dalam rangka membangun sinergitas pelaksanaan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam hal menyamakan dan meningkatkan pemahaman terkait NSPK PPTR.

Dirjen PPTR, Budi Situmorang yang hadir secara daring mengatakan peran Ditjen Pengendalian setidaknya menemukan pelanggaran atas rencana tata ruang lalu mencegah sebelum ada indikasi melanggar tata ruang.

“Dengan UUCK dapat menyelesaikan persoalan nyata dan produk pengendalian salah satunya mencegah dan memberikan alternatif serta berupa rekomendasi, seperti mengendalikan alih fungsi lahan maupun pulau-pulau kecil terluar,” kata Dirjen PPTR.

Sementara itu, Kapala Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau Muhammad Syahril mengatakan, dengan adanya sosialisasi NSPK ini akan memperbaiki atau membenahi permasalahan-permasalahan pertanahan yang ada. Solusi permasalahan pertanahan  yang nantinya akan dibawa ke pusat untuk bersinergi dengan Wamen Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sementara itu, Plh Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, M. Shafik Ananta Inuman menambahkan, sosialisasi NSPK ini dalam rangka meningkatkan kemampuan daerah untuk melaksanakan pengawasan teknis penataan ruang di daerah demi kesejahteraan umum dan berkeadilan sosial.  “Pada intinya sosialisasi ini adalah solusi yang akan menjawab semua yang tengah dihadapi,” jelas Shafik. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Salah Kaprah, Pengembang Minta Revisi Permen LHK Nomor 4/2021

    Dinilai Salah Kaprah, Pengembang Minta Revisi Permen LHK Nomor 4/2021

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 4 Tahun 2021 dinilai memicu ekonomi biaya tinggi terhadap pembangunan hunian bersubsidi. Pengembang berharap agar aturan itu dapat menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 64 Tahun 2016 tentang Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Permen LHK 4/2021 itu sangat mengganggu. Harusnya, Permen LHK […]

  • Wapres Tekankan Kunci Investasi Berkelanjutan

    Wapres Tekankan Kunci Investasi Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menekankan pentingnya stabilitas ekonomi dan politik guna memastikan investasi berkelanjutan di tanah air. Sejumlah unsur seperti aspek regulasi, ketersediaan lahan dan kesiapan infrastruktur menjadi komponen penting dalam upaya menjaga stabilitas penyelenggaraan investasi. “Kestabilan ekonomi dan politik merupakan kunci keberlanjutan investasi, karena seberapa pun menariknya investasi secara nilai keekonomian, namun tanpa […]

  • DADA

    Bersiap Ekspansi ke Hunian Tapak, Saham DADA Melonjak

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (kode emiten:DADA) melalui pemegang saham pengendalinya PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), resmi mengakuisisi 99,9% saham PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI). Akuisisi senilai Rp174,8 miliar tersebut membawa dampak positif bagi menguatnya kepercayaan investor. Akuisisi korporasi tersebut menjadi langkah nyata DADA bakal bermain di segmen hunian tapak […]

  • Kenali Aplikasi SiPetruk, Masa Depan Pengawas Rumah Subsidi (1)

    Kenali Aplikasi SiPetruk, Masa Depan Pengawas Rumah Subsidi (1)

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • 0Komentar

    Pengembang hunian bersubsidi harus melek teknologi digital jika tidak ingin ketinggalan kereta. Pengajuan pembiayaan rumah subsidi kini mengandalkan sistem aplikasi terkomputerisasi besutan Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP). Guna mengedukasi para pengembang, berikut ini industriproperti.com menyajikan serial liputan tentang pola alur pembelian rumah subsidi mulai dari aplikasi SiKasep, SiKumbang, hingga nanti pemberlakuan SiPetruk. […]

  • Kediri Belum Dapat Akomodasi Perubahan IMB ke PBG

    Kediri Belum Dapat Akomodasi Perubahan IMB ke PBG

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • 0Komentar

    Kediri – Pemerintah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri dipastikan belum dapat memberlakukan perubahan nomenklatur perizinan dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) menjadi Perizinan Bangunan Gedung (PBG). Pasalnya, hingga kini belum ada peraturan daerah (perda) pengganti beleid tentang retribusi dari IMB menjadi PBG. “Ketentuan terkait PBG yang menggantikan IMB dalam perizinan pembangunan properti baru terbit tahun 2021. […]

  • Pasca Lebaran Penjualan Properti Diprediksi Menguat

    Pasca Lebaran Penjualan Properti Diprediksi Menguat

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku industri properti optimistis bahwa Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah bakal membawa berkah. Penjualan properti pasca Lebaran tahun 2021 ini bakal melambung. “Biasanya setelah lebaran penjualan rumah menunjukkan tren kenaikan. Sejumlah faktor pendorong antara lain adanya pasangan yang baru menikah. Namun, yang lebih utamanya lagi adalah para pekerja mendapat bonus Tunjangan Hari […]

Translate »
expand_less