Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Di Depan HKTDC, Rusmin Lawin Paparkan Potensi Investasi di IKN

Di Depan HKTDC, Rusmin Lawin Paparkan Potensi Investasi di IKN

  • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Ketua Umum bidang Hubungan Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (DPP REI), Rusmin Lawin mempresentasikan tentang potensi investasi dalam dalam relokasi Ibu Kota Negara (IKN) ke provinsi Kalimantan Timur dalam Roundtable Session khusus untuk Pulau Kalimantan yang diselenggarakan oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) lewat Belt and Road Summit Hong Kong 2021, pada hari Kamis, 9 September 2021.

“Kami mencari dua tipe investor, yang pertama yang mau melakukan investasi pendanaan untuk pembangunan IKN dan yang kedua ialah yang bertindak sebagai developer dan bersama – sama membangun IKN,” ujar Rusmin pada pertemuan yang diselenggarakan secara daring tersebut.

Rusmin menjelaskan bahwa IKN adalah salah satu mega proyek di Indonesia saat ini. Pemerintah Indonesia juga menurut Rusmin, memiliki visi untuk menjadikan IKN di Kalimantan Barat sebagai kota hutan (forest city). Kemudian, kota yang berkelanjutan (sustainable city), dan kota hijau (green city).

“Ini kesempatan bagi rekan – rekan di HKDTC untuk ikut berinvestasi dan membangun kota paling layak huni di dunia,” ajak Rusmin.

Vice Chairman and Executive Director of AEC Group dan Director of Hong Kong Private Equity Finance Association, Dennis Wu, menyambut baik rencana pemerintah Indonesia untuk membangun kota yang berkelanjutan. Ia juga menyatakan bahwa dapat membantu Pemerintah. Bantuannya dalam hal mencari peluang pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing) di Asia Pasifik dan membawa pengalaman dalam pembangunan dan pembiayaan hijau.

Sementara itu, Director Arup & Partner Hongkong Limited Group, Fergal Whyte juga menyambut baik kesempatan investasi di IKN. “Kami memiliki pengalaman untuk membantu dalam pengembangan smart city,” ujar Fergal sembari menawarkan bantuan dalam menjadikan IKN sebagai kota pintar.

Skema KPBU

Fung Tat Sun Patrick selaku CEO dari Road King Expressway yang pernah berinvestasi di Indonesia dalam pembangunan tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi, mengatakan tertarik dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam pembangunan IKN.

Namun menurut Patrick, terdapat beberapa hal yang perlu pendalaman lebih lanjut sebelum melakukan investasi di Indonesia. Misalnya, apakah proyek – proyek tersebut merupakan proyek yang solicited atau unsolicited. “Investor juga tidak ingin menanggung demand risk dari KPBU ini IKN, sehingga membutuhkan adanya jaminan dari Pemerintah Indonesia,” ujar Patrick.

Patrick juga ingin menelaah lebih lanjut tentang tahapan dalam setiap fase di pembangunan IKN. Demikian halnya dengan persyaratan agar investor dari luar negeri untuk dapat masuk ke dalam pembangunan IKN.

“Pembebasan lahan masih menjadi isu di Indonesia. Kami senang bekerja sama dengan BUMN, swasta, atau Pemerintah Indonesia. Tetapi, kami tidak ingin mengalami kesulitan dalam pengadaan lahan. Kecuali bila dalam pembangunan IKN ini, pemerintah bertanggung jawab seratus persen dalam pengadaan lahan,” ujar Patrick yang juga yakin bahwa Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi yang tinggi di dunia.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Sunny Chau dari HKDTC, Alva To selaku Cushman & Wakefield’s Vice President dan Boyd Merrett yang bertindak sebagai Chief Operating Officer dari Chun Wo Construction, yang memberikan pandangan – pandangan dalam rencana pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

Selain mendengarkan paparan dari Rusmin Lawin, HKDTC juga mendengarkan paparan tentang potensi investasi dari pembangunan GrandCity Balikpapan. Proyek tersebut pengembangannya oleh Sinar Mas Land dan potensi investasi pembangunan Wain PSC dari PT. Pandawa Prima Lesta. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Metland Transyogi Cibubur Pasarkan Cluster Ivory

    Metland Transyogi Cibubur Pasarkan Cluster Ivory

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Property Market Outlook Q1 2023 versi Rumah.com menyebutkan bahwa kawasan Cibubur berada pada indeks permintaan tertinggi sebesar 11,63% sebagai kawasan favorit untuk hunian atau tempat tinggal. Beroperasinya exit toll Nagrak di JORR 2 ruas Cimanggis – Cibitung turut memberi andil dalam meningkatkan daya tarik kawasan Cibubur dan sekitarnya. Lewat exit toll Nagrak, Metland […]

  • Summarecon Expo 2025

    Rayakan HUT ke-50, Summarecon Expo 2025 Targetkan Penjualan Rp1,5 T

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam perayaan HUT ke-50, PT Summarecon Agung Tbk menggelar “Summarecon Expo 2025” yang menghadirkan beragam properti unggulan di 9 kawasan dengan target penjualan sebesar Rp 1,5 triliun. “Gelaran pameran tahun lalu tercatat penjualan sebesar Rp 1,2 triliun sehingga di tahun ini, kami optimistis bisa mencapai setidaknya Rp 1,5 triliun,” tutur Direktur PT Summarecon […]

  • Insentif properti, percepat pemulihan ekonomi (Foto: Istimewa)

    Realisasi Insentif PPN DTP Properti Baru Rp410 M

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi insentif Pajak Pertambahan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sektor properti terbilang masih sangat kecil dari target.  Sampai akhir Agustus 2021, realisasi insentif tersebut baru mencapai angka Rp 410 miliar. “Data Pagu Awal (masa insentif Maret-Agustus 2021 berdasarkan PMK 21) sekitar Rp4,62 triliun. Ada beberapa perubahan kemarin berdasarkan hasil rapat Pokja […]

  • Strategi Vista Land Group Eksis 16 Tahun Bangun Rumah Subsidi

    Strategi Vista Land Group Eksis 16 Tahun Bangun Rumah Subsidi

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perusahaan properti, Vista Land Group merupakan salah satu dari lima besar pengembang nasional di segmen rumah subsidi. Pengembang yang dijuluki sebagai ”Ahlinya Rumah Subsidi” ini menutup semester I-2023 dengan kembali menggelar awarding day bagi para sales dan agen pemasaran properti yang selama ini mendukung penjualan produk Vista Land. Acara bertajuk “Sales Excellence Award […]

  • rumah FLPP

    Per Juni 2025, Penyaluran FLPP Lampaui 50% Target Setahun

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 24 Juni 2025 mencapai 114.799 unit rumah ekuivalen Rp14,22 triliun. Capaian itu telah melampaui 50 persen dari total target tahun 2025. “Saat ini sedang dipersiapkan tambahan kuota penyaluran FLPP bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP),” tutur Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Badan […]

  • Kota Baru Millennium City Gandeng Empat Bank dan 500 Agen Properti

    Kota Baru Millennium City Gandeng Empat Bank dan 500 Agen Properti

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2022
    • 0Komentar

    SERPONG – Memasuki fase endemi Covid-19 sejumlah pengembang properti papan atas mulai bergairah memasarkan proyek barunya. Sukses memasarkan ribuan unit rumah dan ruko pada tahap pertama, pengembang Millennium City, kawasan township seluas 1.388 hektar di Serpong Tangerang, menggandeng Bank BRI, Bank BTN, Bank BCA, dan Panin Bank untuk fasilitas KPR konsumennya. Keempat bank ini menawarkan […]

Translate »
expand_less