Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kadin Puji Fleksibilitas Aturan Baru Hunian Berimbang

Kadin Puji Fleksibilitas Aturan Baru Hunian Berimbang

  • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2021 yang didalamnya memuat tentang aturan hunian berimbang. Aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) ini dinilai lebih fleksibel daripada aturan sebelumnya.

“Dalam PP Nomor 12/2021 ini sudah terdapat beberapa fleksibilitas untuk pemenuhan ketentuan pembangunan hunian berimbang. Di dalamnya sudah memuat pengklasifikasian tentang rumah mewah, rumah menengah dan rumah sederhana berdasarkan rentang harga yang wajar,” ungkap Wakil Ketua Komite Tetap (Komtap) Kadin Indonesia Bidang Properti, Tulus Santoso, dalam Webinar bertema; Sosialisasi Peraturan Pelaksana UUCK Bidang Properti, Selasa, 16 Maret 2021.

Tulus menyebut, sejumlah fleksibilitas yakni adanya komposisi 1 : 2 : 3 (satu rumah mewah, dua rumah menengah, dan tiga rumah sederhana) dalam pemenuhan aturan hunian berimbang. “Ada alternatif komposisi pembangunan satu rumah mewah dan tiga rumah sederhana, atau dua rumah menengah dan tiga rumah sederhana,” beber Direktur Independen PT Ciputra Development Tbk.

Fleksibilitas lainnya, kata Tulus, tentang kewajiban pembangunan rumah sederhana. Di dalamnya mengatur alternatif kombinasi antara rumah sederhana subsidi dan rumah sederhana non subsidi yang penentuannya berdasarkan skala perkotaan. “Misalnya, untuk skala perkotaan besar dengan perbandingan 25:75. Untuk skala perkotaan sedang perbandingannya adalah 50:50, dan untuk kawasan perkotaan skala kecil bisa 75:25 persen,” ucapnya.

Sekadar informasi, PP Nomor 12/2021 ini merevisi beleid sebelumnya yakni PP Nomor 14/2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dana Konversi
Tulus menjelaskan, kelenturan lainnya dari aturan ini adalah adanya mekanisme pembayaran dana konversi bagi pengembang yang tidak dapat mematuhi ketentuan hunian berimbang. “PP ini memang belum mengatur besaran dana konversi. Ketentuan terkait dana konversi ini bisa menjadi solusi pemenuhan kebutuhan hunian berimbang,” tegasnya.

Dana konversi ini bisa berupa dana kelolaan atau pun dana hibah. Ketentuan ini mengedepankan prinsip kelayakan ekonomi karena pencantuman klausula time value of money. “Selain itu adanya imbal hasil jasa pengelolaan sehingga tidak membebani pengembang,” kata dia.

Dia menyebut, hadirnya Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3) dapat mengelaborasi seluruh potensi stakeholder perumahan. “Nantinya dana konversi dari pengembang menjadi salah satu sumber pembiayaan BP3. Kami berharap BP3 ini semakin solid dan kuat. Badan ini juga bisa menciptakan banyak terobosan dalam pembangunan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ucapnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • dekarbonisasi real estat

    Dekarbonasi Real Estat, Satu Solusi Atasi Krisis Iklim

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor sektor real estat menyumbang rata-rata 60% dari keseluruhan emisi karbon bersdasarkan studi di 32 pusat kota global. Angka itu melebihi perkiraan World Green Building Council sebesar 40%. Namun, menurut laporan terbaru JLL, kontribusi ini bahkan lebih tinggi di beberapa pusat bisnis terbesar di Asia Pasifik seperti Tokyo (73%), Seoul (69%) dan Melbourne […]

  • punya rumah

    Mau Cepat Punya Rumah? Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Banyak cara untuk mendapatkan hunian impian. Namun, cara terbaik cepat memiliki rumah adalah dengan mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) ke lembaga keuangan, seperti perbankan. “Saran saya adalah beli rumah jangan cash bertahap. Belilah rumah melalui KPR karena dengan membeli rumah melalui KPR atau KPA setidaknya ada pihak ketiga, yaitu perbankan yang ikut memitigasi […]

  • Usulkan Jadi Indonesia Opera, PT TWC Siap Kelola TMII

    Usulkan Jadi Indonesia Opera, PT TWC Siap Kelola TMII

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diusulkan untuk  direvitalisasi dengan konsep Indonesia Opera. Konsep ini merepresentasikan keragaman dan kekayaan potensi daerah dan budaya Indonesia secara kekinian relevan dan inspiratif. Usulan itu muncul dari  Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) Edy Setijono. “Kami siap dan mengajak seluruh pihak […]

  • Tol Trans Sumatera

    PUPR Percepat Konstruksi Tol Trans Sumatera

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dari Provinsi Lampung hingga Aceh. “Jalan tol ini juga terkoneksi dengan jalan nasional di Sumatera, sehingga harapan kami juga dapat mendukung pengembangan wilayah, khususnya di Sumatera Selatan,” ujar Sekretaris Badan Pengatur Jalan […]

  • Ini Masukan Masyarakat Adat Kaltim untuk Jokowi Soal IKN

    Ini Masukan Masyarakat Adat Kaltim untuk Jokowi Soal IKN

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah tokoh masyarakat adat Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Selain pernyataan dukungan, ada sejumlah aspirasi tokoh masyarakat adat yang disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo. “Kita telah menerima pernyataan dukungan tokoh masyarakat adat Kaltim terkait pembangunan IKN. Ada sejumlah masukan yang sangat berharga. Mulai dari pentingnya […]

  • kemenparekraf

    Kolaborasi Kemenparekraf EU-BC Majukan Sektor Parekraf

    • calendar_month Minggu, 4 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggandeng European-Asean Business Council (EU-ABC) berkolaborasi untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. “Jadi saya harap kita bisa berkolaborasi untuk menghasilkan solusi-solusi yang ke depannya bisa mengembangkan sektor parekraf Indonesia ke arah yang lebih positif,” ungkap Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangan […]

Translate »
expand_less