Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Penyaluran Kredit Perbankan Pacu Pemulihan Ekonomi

Penyaluran Kredit Perbankan Pacu Pemulihan Ekonomi

  • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Industri perbankan nasional harus meningkatkan penyaluran kredit ke sektor usaha guna memastikan keberlangsungan program pemulihan ekonomi. Pertumbuhan kredit saat ini mencapai 5,2 persen, jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mengalami kontraksi.

Saat ini dana pihak ketiga yang dikelola perbankan nasional mencapai Rp 7.250 triliun dengan loan to deposit ratio (LDR) hanya 77 persen. Artinya, masih ada ruang yang besar untuk perbankan mendukung pemulihan ekonomi.

Selain penyaluran kredit perbankan, pertumbuhan ekonomi juga berasal dari pasar modal, dalam hal ini pasar saham dan obligasi. Pasar saham mencapai Rp 7.231 triliun atau naik 3,77 persen. Sedangkan pasar obligasi mencapai Rp 4.718 triliun atau setara kenaikan 9,65 persen.

“Sumber pemulihan ekonomi bisa melalui perusahaan dengan IPO, rights issue, maupun menerbitkan obligasi. Investasi domestik sudah mencapai 7,5 juta investor,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan pers seusai Sidang Kabinet Paripurna, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 16 Februari 2022.

Menteri Keuangan menjelaskan, pemulihan ekonomi Indonesia antara lain didukung oleh sisi permintaan atau konsumsi, investasi, ekspor serta produksi.

“Ini adalah pemulihan yang cukup cepat hanya lima kuartal kita sudah bisa kembali ke GDP semula. Banyak negara tetangga kita di kawasan ASEAN maupun emerging country di dunia yang belum mencapai level semula. Bahkan GDP mereka masih ada di sekitar 94 sampai 97 persen,” imbuhnya.

Menteri Keuangan menjelaskan bahwa Presiden menekankan agar pemulihan ekonomi harus berlandaskan produktivitas yang tinggi. Kondisi itu hanya bisa muncul dari perbaikan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, dan kualitas birokrasi serta regulasi.

Ancaman Inflasi Global

Pemerintah juga mengidentifikasi pusat-pusat atau tren baru dari pertumbuhan ekonomi yang berasal dari beberapa hal. Pertama, sisi pola hidup normal baru terutama berbasis kesehatan. Kedua, reformasi di bidang investasi dan perdagangan. Transformasi di sektor manufaktur baik itu industri mesin, elektronik, alat komunikasi, kimia, dan hilirisasi mineral menjadi sangat penting untuk menjadi roda atau lokomotif bagi pemulihan ekonomi.

“Ketiga, yang perlu untuk terus ditingkatkan adalah kesadaran ekonomi hijau dengan nilai ekonomi dari karbon dan teknologi energi terbarukan akan menjadi andalan sumber pertumbuhan baru. APBN Tahun 2023 akan mendukung hal ini. Kita berharap pertumbuhan ekonomi dalam range 5,3 persen hingga 5,9 persen,” ungkapnya.

Menkeu Sri Mulyani menyebut, pihaknya mewaspadai adanya dinamika situasi perekonomian global. Utamanya terkait lonjakan inflasi di sejumlah negara maju. Contohnya, Amerika Serikat yang mencatatkan inflasi sebesar 7,5 persen pada Februari 2022.

Sri Mulyani mengatakan, laju inflasi di Negeri Paman Sam itu akan mendorong kenaikan suku bunga dan pengetatan likuiditas.”Tentu ini akan berdampak spill over atau rambatan yaitu dalam bentuk capital flow yang mengalami pengaruh negatif dari kenaikan suku bunga. Selain itu, pengaruhnya juga dari sisi yield atau imbal hasil surat berharga tentu akan mendorong biaya surat utang negara,” jelasnya.

Inflasi juga terjadi di negara-negara berkembang seperti Argentina dengan inflasi 50 persen, Turki mencapai 48 persen. Kemudian Brasil dengan inflasi sebesar 10,4 persen, Rusia 8,7 persen, dan Meksiko 7,1 persen.

“Kenaikan inflasi yang tinggi tentu akan mengancam proses pemulihan ekonomi karena daya beli masyarakat tergerus. Kita harus mewaspadai ini,” tandasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Kabar Harga Jual Rumah Subsidi?

    Apa Kabar Harga Jual Rumah Subsidi?

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Keuangan diharapkan segera menerbitkan ketentuan terbaru terkait harga jual rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini seiring kian melambungnya biaya produksi pembangunan hunian bersubsidi. Bahkan, ada kekhawatiran pengembang rumah subsidi ramai-ramai bakal bermigrasi membangun hunian non subsidi. “Efek belum terbitnya aturan penyesuaian harga jual rumah subsidi, margin pengembang tergerus hingga […]

  • pln

    PLN dan Pindad Sinergi Pengembangan Energi Bersih

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN (Persero) bersama PT Pindad (Persero) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pengembangan pembangkit listrik energi bersih di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T), di Bandung, Senin (10 Maret 2025. Fokus utama kerja sama tersebut untuk mendukung elektrifikasi dan transisi energi di Indonesia. Penandatanganan MoU ini dilakukan antara Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, […]

  • perencanaan kota

    Polusi Udara dan Pentingnya Perencanaan Kota

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta –  Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) DKI Jakarta menggelar WEBINAR URBIE #04 “Waspada Pencemaran Udara di Perkotaan” yang membahas permasalahan polusi udara di kota besar dan pentingnya perencanaan kota ke depan. “Ini menjadi satu PR (pekerjaan rumah) bagaimana perencanaan kota ke depan mengantisipasi hal-hal seperti ini,” ucap Ketua IAP DKI Jakarta Adhamaski […]

  • Ilustrasi Properti Motor Penggerak Ekonomi Nasional

    Menteri ATR/BPN: Pemerintah Tak Bosan Dukung Sektor Properti

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional, pemerintah tidak pernah bosan mendukung sektor properti. Sektor properti juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan perumahan, menciptakan lapangan kerja dan menjadi penggerak sektor lainnya. “Tentu pemerintah tidak pernah bosan-bosannya untuk mendukung sektor properti karena sektor ini adalah salah satu sektor yang besar sekali pengaruhnya terhadap pertumbuhan […]

  • Ilustrasi Pembelian Rumah

    BPJAMSOSTEK Pastikan Peserta Bisa KPR Bunga Ringan

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kini memastikan anggotanya bisa memiliki rumah dengan bunga yang ringan dengan Manfaat Layanan Tambahan (MLT). Keuntungan ini didapatkan seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Permenaker Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan Jenis MLT Dalam Program Jaminan Hari Tua. […]

  • Menparekraf Luncurkan ADWI 2024 Bertema Pariwisata Hijau

    Menparekraf Luncurkan ADWI 2024 Bertema Pariwisata Hijau

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) resmi meluncurkan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Ajang ini merupakan program unggulan pemberian apresiasi kepada penggerak sektor pariwisata dalam percepatan pembangunan desa, mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa. “Dengan semangat dan harapan baru, Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 tidak hanya tentang pemberian penghargaan. Tapi juga komitmen […]

Translate »
expand_less