Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Insentif PPN DTP Berkontribusi pada Performa Sektor Properti

Insentif PPN DTP Berkontribusi pada Performa Sektor Properti

  • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) terbukti bermanfaat bagi pembeli rumah pertama. Kebijakan ini memiliki magnitude yang cukup baik, dan dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi juga pengembang.

“Menurut Knight Frank Indonesia, kebijakan PPN DTP sebagai stimulus yang dirilis oleh Pemerintah di tengah masa pemulihan ekonomi memang tidak terelakan, memiliki dampak positif terhadap performa sektor properti, khususnya di subsektor residensial,” tulis keterangan Lembaga Konsultan Properti Knight Frank Indonesia, Kamis, 4 Juli 2024.

Disebutkan pula, meski magnitude dari kebijakan ini masih terbatas pada segmen menengah. Kebijakan ini juga membantu konsumen dalam memberikan alternatif hunian dengan harga yang dapat dijangkau.

Beberapa pengembang rumah tapak yang dapat mengimplementasikan kebijakan ini juga menyebutkan bahwa, signifikansi dari kebijakan ini mampu memberikan kontribusi transaksi sekitar 15-20%. Hal senada juga terungkap dari pengembang hunian vertikal yang dapat mengakses kebijakan ini pada tahun lalu

Pengembang menganggap insentif PPN DTP ini sangat krusial untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan sektor properti di Indonesia. Berlanjutnya insentif ini, memberikan kelanjutan optimisme bagi sejumlah pengembang untuk mencapai target penjualannya di tahun 2024.

Memang kebijakan ini hanya berlaku pada kondisi tertentu, hanya pengembang yang memiliki unit ready stock, dengan kisaran harga unit yang berada pada rentang harga tertentu yang dapat mengakses kebijakan ini.

Selain itu, hanya konsumen pembeli rumah pertama yang dapat mengakses insentif ini. Konsumen juga tidak diizinkan untuk menjual kembali unit yang telah dibeli, dalam periode tertentu setelah masa transaksi.

Sesuai dengan hasil survei Property Outlook yang dilakukan Knight Frank Indonesia pada akhir tahun 2023 lalu, terungkap bahwa 73% responden menyatakan insentif PPN DTP akan memberikan dampak positif dalam pertumbuhan properti di Indonesia.

Stimulus Daya Beli

Seperti diketahui, di tengah tantangan global, depresiasi rupiah dan menurunnya daya beli masyarakat, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga pertumbuhan industri properti, khususnya properti residensial, yaitu salah satunya dengan insentif PPN DTP, yang dirilis kembali akhir tahun lalu, kebijakan ini dinilai mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti.

Kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk sektor residensial merupakan upaya pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menstimulasi daya beli masyarakat, pada segmen menengah.

PPN DTP diberikan dalam dua periode, yaitu untuk:

– Penyerahan rumah periode 1 November 2023 hingga 30 Juni 2024, dengan PPN akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah sebesar 100% dari Dasar Pengenaan Pajak (DPP).

– Penyerahan rumah periode 1 Juli 2024 hingga 31 Desember 2024, dengan PPN ditanggung pemerintah sebesar 50% dari DPP.

Insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk penyerahan rumah tapak dan unit rumah susun berlaku dengan harga jual maksimal per unit 5 miliar rupiah. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120 Tahun 2023 yang mulai berlaku sejak 21 November 2023.

Pada triwulan pertama tahun 2024, penjualan dan harga rumah tapak primer mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) oleh Bank Indonesia, penjualan properti residensial pada triwulan I 2024 meningkat signifikan sebesar 31,16 persen (yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya 3,37 persen (yoy).

Peningkatan penjualan properti residensial pada triwulan pertama 2024 terjadi pada semua tipe rumah, dengan peningkatan tertinggi pada rumah tipe besar. Dengan detil peningkatan sebagai berikut; penjualan rumah tipe kecil naik 37,84 persen (yoy), tipe menengah 13,57 persen (yoy), dan tipe besar 48,51 persen (yoy). (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Progres Pembangunan Infrastruktur IKN

    Begini Progres Pembangunan Infrastruktur IKN

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo menyampaikan progres pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah berjalan baik. Menilik perkembangan itu, Kepala Negara mengaku optimistis dapat menggelar Upacara HUT RI pada 17 Agustus 2024 di lokasi IKN. “Ya kalau kerjanya seperti ini saya kira insyaallah bisa, harus optimistis,” ujar Presiden saat meninjau progres pembangunan infrastruktur IKN, […]

  • IKN Pindah, Jakarta Tetap Jadi Magnet Industri Properti

    IKN Pindah, Jakarta Tetap Jadi Magnet Industri Properti

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pasca pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Kota Jakarta dinilai masih tetap menjadi magnet bagi pengembangan industri properti. Bahkan, peluang pengembangan perumahan akan tersebar ke wilayah penyangga Jakarta. “Saya meyakini dengan berpindahnya ibu kota dari Jakarta ke Kaltim tidak akan mengurangi peranan Kota Jakarta. Justru kota ini akan semakin […]

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi September 2022

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • 0Komentar

    Majalah REI Edisi September 2022 Tekad untuk Lebih Baik   Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Jika kita melihat tren riset dan survei yang dilakukan lembaga konsultasi properti dan property tech-nology (proptech) sejak awal tahun ini, sejumlah subsektor properti sudah menunjukkan tren pe-mulihan, meski belum seperti pra-pandemi. Setidaknya, sektor properti mulai ke arah […]

  • Ilustrasi Hunian TOD

    Hunian Berbasis TOD Dianggap Kemahalan bagi Milenial

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) menjadi tren dalam beberapa tahun belakangan seiring dengan kehadiran transportasi massal, seperti MRT (Moda Raya Terpadu) dan LRT (Lintas Rel Terpadu). Namun sayangnya, harga hunian berbasis TOD ini dirasa terlalu mahal bagi kalangan milenial yang memiliki mobilitas tinggi di daerah perkotaan. “Dari sisi harga yang tidak ramah […]

  • komisi v

    Komisi V Sepakat Undang Ketua Satgas Perumahan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyampaikan usulan kepada Komisi V DPR RI agar mengundang Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo untuk memberikan gambaran jelas mengenai peta jalan (road map) Program 3 Juta Rumah. Hal itu penting agar pemahaman atas Program 3 Juta Rumah lebih komprehensif, jelas dan produktif sesuai yang diharapkan […]

  • Kompetisi Penataan Kampung Kumuh Jakarta Jadi Masukan

    Kompetisi Penataan Kampung Kumuh Jakarta Jadi Masukan

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengapresiasi penyelenggaraan Kompetisi Penataan Kampung Kumuh Tingkat RW yang digagas Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) DKI Jakarta. Karya peserta kompetisi ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemprov DKI Jakarta dalam penataan kampung kumuh. “Saya berharap hasil karya peserta, baik para juara maupun yang belum menjadi juara, nantinya dapat menjadi […]

Translate »
expand_less