Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Moratorium Pembangunan Hotel di Bali Beri Dampak Positif, Asalkan…

Moratorium Pembangunan Hotel di Bali Beri Dampak Positif, Asalkan…

  • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wacana moratorium pembangunan hotel di wilayah Bali, terutama di Bali Selatan dapat memberikan dampak negatif dan positif. Rencana tersebut mengemuka setelah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini sedang melakukan peninjauan terkait kebijakan moratorium tersebut.

“Saat ini wilayah yang diusulkan untuk diterbitkan moratorium antara lain Badung, Denpasar, Gianyar dan Tabanan,” Head of Hospitality Services Colliers Indonesia Satria Wei dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Lebih jauh dijelasakan, Hal ini dikarenakan tingkat hunian dan distribusi pada area tersebut sudah tinggi dan memberikan dampak kepada alam yang semestinya dilindungi. Selain itu tingkat kenyamanan dan keamanan untuk masyarakat serta tamu yang berkunjung di area tersebut pun harus dijaga.

Apabila moratorium diterapkan, sektor pariwisata terutama dari segi investasi dapat terpengaruh. Hal ini akan cukup berdampak bagi investor yang berencana atau ingin berinvestasi di Bali Selatan. Akan tetapi tidak terlalu memberikan dampak signifikan bagi investor yang sudah mendapatkan izin dan lokasi yang tepat, terutama secara regulasi. Oleh sebab itu, walaupun moratorium berdampak terhadap area di area Bali Selatan, terlihat ada efek positif bagi area lainnya.

“Kami menilai dengan adanya wacana moratorium ini, efek terhadap konstruksi dan pembangunan hotel yang saat ini tengah berlangsung tidak akan terlalu berpengaruh, namun akan dirasakan dimasa mendatang,” imbuhnya.

Dampak Positif Moratorium Pembangunan Hotel

pariwisata bali

Ilustrasi hotel di Bali (Foto: Istimewa)

Ditengah isu terkait dengan wacana ini, Colliers melihat bahwa rencana tersebut bisa menjadi sesuatu yang baik apabila moratorium dilakukan dengan benar, penuh strategi, dan juga terbuka. Artinya, implementasi yang dilakukan harus sesuai dengan rencana, sehingga target yang ingin dicapai juga terealisasikan dengan benar.

Guna agar hal tersebut tercapai, strategi juga harus dipikirkan dengan matang. Termasuk pemilihan area yang memang seharusnya memberlakukan moratorium ini. Sebab apabila semua tidak sesuai, maka akan berakibat pada hasil yang tidak semestinya.

Moratorium ini seharusnya bisa membawa hasil yang positif, tidak hanya dalam distribusi pembangunan, tetapi juga terhadap penghasilan dan kesejahteraan bagi daerah lainnya. Pembangunan di area lain diproyeksikan bisa mengalami peningkatan, terutama bagi area yang menawarkan ataupun memiliki karakter yang serupa, atau bahkan sama dengan area Bali Selatan.

Peluang bagi sektor perhotelan adalah peningkatan kualitas produk dan pelayanan yang harusnya dapat dinikmati oleh para pengusaha pariwisata. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan mereka. Oleh sebab itu, butuh persiapan dengan matang dan sesuai, tidak hanya untuk area di Bali Selatan saja tetapi juga area lain yang mendapatkan imbas positif dari moratorium tersebut. (SAN)

 

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • backlog perumahan

    Backlog Perumahan Masih Tinggi, Begini Kata Ketum REI

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Angka backlog perumahan di Indonesia diperkirakan akan terus bertambah. Hal tersebut terakumulasi oleh tingginya angka kelahiran, besarnya demografi penduduk Indonesia, dan probabilitas penduduk yang tinggal di perkotaan yang akan mencapai 66,6 persen di tahun 2035. “Dari data-data tersebut, dapat dipastikan angka backlog akan sulit diselesaikan jika tidak ditanggani secara benar dan tepat,” tegas […]

  • Pengembangan TOD

    Potensi Besar, Begini Idealnya Pengembangan Kawasan TOD

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Idealnya, pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) memiliki kemudahan akses dari dan menuju simpul transportasi massal yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Kemudian, jika bersepeda akan menempuh selama kurang lebih 10-15 menit (400-800 meter) dan harus terkoneksi dengan baik. “Kawasan TOD yang ideal memperhatikan kenyamanan bagi semua kalangan termasuk bagi lansia, ibu hamil, […]

  • Legislator Minta Lokal Dilibatkan dalam Perencanaan IKN

    Legislator Minta Lokal Dilibatkan dalam Perencanaan IKN

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi II Bidang Keuangan dan Perekonomian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur meminta adanya pelibatan komponen daerah dalam penyusunan rancangan proyek pembangunan Ibu Kota Negara yang baru. Faktanya, saat ini tidak ada satu pun birokrat di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) ikut terlibat dalam penyusunan serta perancangan regulasi pendukungnya. […]

  • Sektor Properti Bangkit di 2025, Ini Faktor Pendorongnya!

    Sektor Properti Bangkit di 2025, Ini Faktor Pendorongnya!

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Industri properti terutama di sektor perumahan akan semakin membaik di era pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka. Sinyal-sinyal melesatnya sektor properti sangat terasa, didukung berbagai indikator yang mendukung booming properti di tahun 2025 sampai 2029 mendatang. Pengamat Properti Nasional, Panangian Simanungkalit mengatakan sejumlah indikator yang menggerakkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2023, 2024 […]

  • ibu kota jakarta

    Begini Peran Jakarta Setelah Tak Lagi Jadi Ibu Kota

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Kepala BPN) Hadi Tjahjanto mengatakan, Jakarta memiliki peran penting seiring dengan pindahnya ibu kota ke IKN Nusantara. “Seiring dengan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Hal ini membuka peluang bagi Jakarta untuk memegang peranan penting, terutama sebagai pusat ekonomi dan bisnis baik skala nasional […]

  • BTN Solusi

    Laris di Indonesia Timur, BTN Solusi Melonjak 171%

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Program BTN Solusi milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sukses mendapatkan banyak peminat dari kalangan pekerja di wilayah Indonesia Timur. Ratusan pekerja pada Rabu (25/5) mengikuti akad massal BTN Solusi di wilayah kerja Kantor Wilayah 5 Bank BTN. Adapun, wilayah kerja Kanwil 5 Bank BTN tersebut mencakup Ambon, Balikpapan, Banjarbaru, Banjarmasin, Gorontalo, […]

Translate »
expand_less