PUPR Gelontorkan Rp 9 M Bantu PSU di Kalbar

Kementerian PUPR memberikan bantuan PSU kepada pengembang perumahan yang membangun rumah bersubsidi di Provinsi Kalimantan Barat.
0
99

Jakarta – Kementerian PUPR memberikan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) kepada pengembang perumahan yang membangun rumah bersubsidi di Provinsi Kalimantan Barat. Jumlah bantuan PSU yang disalurkan untuk tahun 2021 di Kalimantan Barat sebanyak 1.367 unit senilai Rp 9,49 miliar.

Bantuan PSU akan kami salurkan kepada pengembang perumahan di Kalimantan Barat sebagai stimulan agar mereka lebih bersemangat membangun rumah bersubsidi untuk masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan pers, Rabu, 21 Juli 2021.

Menurut Khalawi, pemerintah terus mendorong pembangunan rumah subsidi yang berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Untuk itu, pihaknya menyalurkan bantuan PSU agar rumah bersubsidi juga nyaman untuk dihuni dan memiliki lingkungan yang asri.

Untuk pelaksanaan penyaluran bantuan PSU di Kalbar, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR telah menugaskan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Rumah Umum dan Komersial pada Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Kalimantan Barat Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I untuk melaksanakan penandatangan kontrak dengan 20 pengembang perumahan bersubsidi yang tersebar lima kabupaten/kota.

Sebanyak 20 pengembang perumahan bersubsidi tersebut terdiri dari 15 pengembang di Kabupaten Kubu Raya (892 unit), satu pengembang di Kota Pontianak (96 unit), satu pengembang di Kabupaten Landak (66 unit), satu pengembang di Kabupaten Sambas (50 unit), satu pengembang di Kabupaten Ketapang (139 unit) dan satu di Kabupaten Melawi (124 unit).

Berdasarkan data yang ada di Balai P2P Kalimantan I Ditjen Perumahan, pada tahun 2021 ini jumlah bantuan PSU yang akan disalurkan Kementerian PUPR di Kalimantan Barat sebanyak 1.367 unit senilai Rp 9,49 Milyar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan PSU berupa jalan lingkungan rumah bersubsidi sepanjang 6.133,5 meter yang terdiri dari jalan paving blok sepanjang 5.513,5 meter dan beton sepanjang 620 meter. (BRN)

Baca juga :  Proyek Hunian MBR di Sumbar Terganjal Regulasi
EnglishIndonesian