Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » 3 DPD REI Gelar Pertemuan Cari Solusi Kendala Kuota FLPP

3 DPD REI Gelar Pertemuan Cari Solusi Kendala Kuota FLPP

  • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang Selatan – Sebanyak tiga Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) meminta pemerintah segera merealisasikan penambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hal ini sejalan dengan prakiraan bahwa kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Tahun Anggaran 2024 sebesar 166 ribu unit atau setara Rp 26 triliun akan segera habis pada Agustus mendatang.

Menipisnya alokasi pembiayaan rumah subsidi melalui program FLPP tahun ini menuai kekhawatiran bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun pelaku pembangunan rumah bersubsidi. “Terkait isu kuota pembiayaan rumah subsidi, kami tiga DPD REI, DKI Jakarta, REI Jawa Barat, dan REI Banten melakukan inisiatif koordinasi untuk proaktif. Kami berupaya mencari terobosan konkret bersama para pemangku kepentingan terkait solusi untuk kita eksekusi bersama,” papar Ketua DPD REI DKI Jakarta, Arvin F. Iskandar, pada acara Temu Anggota 3 DPD REI, di Tangerang Selatan, Rabu, 12 Juni 2024.

Soal keterbatasan APBN dalam pembiayaan KPR FLPP, misalnya, perlu adanya terobosan lain oleh pemerintah pada masa transisi. “Apakah bisa dengan (kembali) menerapkan Program Subsidi Selisih Bunga (SSB) atau menggali alternatif pembiayaan dari sumber-sumber yang lain. Pengembang harus realistis karena APBN terbatas.
Sama halnya perbankan, BP Tapera atau BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi seperti apa yang bisa dilakukan dengan REI ke depan untuk memanfaatkan dana kelolaan masing-masing, agar optimal tersalurkan bagi pembiayaan perumahan,” ungkapnya.

Data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), realisasi penyaluran dana FLPP rumah tapak periode Januari hingga Mei 2024 sebesar 78.705 unit rumah.  Sedangkan realisasi penyaluran dana FLPP periode tahun 2023 mencapai 228.914 unit rumah. Jika diambil perbandingan yang sama, maka kuota FLPP tahun 2024 idealnya setidaknya sebesar 218.808 unit.

Ketua DPD REI Jawa Barat, Lia Nastiti mengatakan pertemuan tiga DPD REI ini merupakan bagian dari upaya berkomunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah sebagai pembuat kebijakan, perbankan sebagai penyalur dana dan pengembang selaku penyedia perumahan. Kegiatan ini berupaya mencari terobosan dan solusi agar permintaan dan pasokan hunian tetap berjalan baik setiap tahun sehingga pada akhirnya akan menurunkan angka backlog rumah.

Risiko Gagal Bayar

Lia menyampaikan, pengembang rumah subsidi di Jawa Barat sangat berharap tindakan konkret pemerintah. Pasalnya, kekurangan kuota pembiayaan dana subsidi berpotensi menyebabkan dampak besar, tidak hanya bagi MBR dan pengembang, tetapi juga untuk 185 industri yang menopang pembangunan serta berdampak pula terhadap bank penyalur kredit.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Pariwisata Pulih, Ekonomi Kota Batu Kembali Bangkit

    Industri Pariwisata Pulih, Ekonomi Kota Batu Kembali Bangkit

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • 0Komentar

    Batu – Pertumbuhan ekonomi di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur tahun 2022 diprediksi mencapai 5 persen. Pada awal pandemi Covid-19, ekonomi kota ini sempat terjun bebas hingga minus 10 persen. Pulihnya ekonomi di Kota Batu karena aktivitas wisata dan bisnis MICE  yang kembali normal. “Setelah sempat terpuruk, mulai tahun ini perekonomian kita kembali bangkit. Semester […]

  • REI Dorong Penyusunan Standar Sertifikasi Properti Hijau

    REI Dorong Penyusunan Standar Sertifikasi Properti Hijau

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendorong dilakukannya penyusunan standar bangunan hijau (green building) sebagai acuan sertifikasi agar insentif untuk pembiayaan properti hijau dapat segera dinikmati masyarakat. Standar sertifikasi akan memudahkan pemberian insentif termasuk dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan untuk pengembang yang menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG). Kepala Badan […]

  • reforma agraria

    Reforma Agraria Hidupkan Perekonomian Bali

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bergegas melaksanakan Reforma Agraria sebagai bentuk dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018. Reforma Agraria adalah salah satu solusi untuk menghidupkan kembali perekonomian di Bali. “Maka dari itu, diperlukan solusi untuk terus menghidupkan […]

  • PPN DTP

    Perpanjangan PPN DTP Properti 2026 Pacu Industri Manufaktur

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun hingga 31 Desember 2026 dinilai tepat untuk memacu industri manufaktur nasional. Kebijakan yang diambil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah dalam mendorong daya beli masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi yang memiliki keterkaitan luas dengan […]

  • Realisasi Pajak per Maret Capai Rp342,9 Triliun, PBB Urutan Ketiga

    Realisasi Pajak per Maret Capai Rp342,9 Triliun, PBB Urutan Ketiga

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi penerimaan pajak sampai dengan 15 Maret 2024 tercatat sebesar Rp 342,88 triliun atau setara 17,24 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak lainnya menempati urutan ketiga teratas yakni Rp 2,56 triliun atau setara 6,79 persen dari target. Selain PBB, penerimaan pajak tertinggi berasal […]

  • Diversifikasi Usaha, Vasanta Group Bangun RS Bertaraf International

    Diversifikasi Usaha, Vasanta Group Bangun RS Bertaraf International

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Perusahaan properti, Vasanta Group dan Sanusa Medika (perusahaan joint venture Aspen Medical dan PT Jasa Sarana) melakukan penandatanganan kerjasama pembangunan rumah sakit berstandar internasional pertama di Kota Depok, tepatnya di kawasan Eco Town Sawangan. Penandatangan kerjasama tersebut dilakukan oleh kedua belah pihak pada Rabu, 31 Mei 2023 lalu di Kantor Pusat Vasanta Group […]

Translate »
expand_less