Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Developer Keluhkan Aplikasi PBG Mandek

Developer Keluhkan Aplikasi PBG Mandek

  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Developer mengeluhkan terkendalanya proses migrasi aplikasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dalam layanan berbasis web Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG). Padahal, SIMBG yang dilakukan melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) juga menjadi salah satu syarat wajib dalam pengisian aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang).

“Saat ini operator di daerah belum dapat menerapkan ketentuan pengganti IMB yang baru karena aplikasi PBG belum bisa diakses. Untuk itu, Pemerintah diharapkan dapat merelaksasi terlebih dahulu ketentuan ini hingga aplikasi itu benar-benar siap dipergunakan,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Sumatera Utara, Andi Atmoko Panggabean, kepada industriproperti.com, Senin, 6 September 2021.

Menurut Moko, sapaan karibnya, relaksasi aturan itu diharapkan dapat dilakukan setidaknya enam bulan supaya operator di lapangan bisa beradaptasi dengan aplikasi yang baru itu. “Saat ini belum ada peraturan daerah (perda) sebagai payung hukum dalam penerapan PBG. Terbukti, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) saat ini kesulitan untuk menerjemahkan aturan dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Sekretaris DPD REI Bengkulu, E.S Ariantho menyatakan, akibat permasalahan ini pengajuan perizinan pembangunan perumahan menjadi terbengkalai. “Saat ini pengajuan kita terkatung-katung karena PBG tidak bisa terbit. Tapi, IMB yang pengajuan di atas tanggal 23 Juli 2021 juga tidak bisa keluar,” tegas Yanto.

Wakil Sekretaris DPD REI Jawa Timur Bidang Rumah Sejahtera Tapak (RST) Ahmad Anis menyatakan, pemerintah daerah kebingungan dalam pemberlakuan aturan baru ini. Dalam implementasi aturan yang baru ini di Jawa Timur, imbuh Anis, ada sejumlah persyaratan ketentuan teknis yang berlebihan. “Persyaratan teknis PBG terlalu berlebihan. Padahal ketentuan baru itu berlaku untuk pembangunan RST,” kata Anis.

Hal ini bertolak belakang dengan semangat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) yang selalu digaungkan Presiden Joko Widodo untuk percepatan perizinan. “Kendala penerapan PBG ini bertolak belakang dengan semangat UUCK. Padahal Presiden Joko Widodo selalu menggaungkan percepatan perizinan,” kata Wakil Ketua DPD REI Jawa Timur Syamsurizal.

Hambat Pembangunan
Ketua DPD REI Lampung Djoko Handoko Halim Santoso menyatakan, developer akan menaati atau memenuhi setiap persyaratan ketentuan dalam pembangunan. Namun, aplikasi PBG ini tidak bisa terkoneksi. “Percuma saja aplikasi ini bisa diunduh, tapi tidak bisa dipakai. Hal ini terjadi di semua kabupaten/kota yang ada di Lampung,” tukasnya.

Djoko mengutarakan, penerbitan perizinan pembangunan di daerah terhambat karena kendala tersebut. “Ini menjadi ironi, kuota KPR bersubsidi ditambah. Tapi perizinan malah terhambat,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa OSS berbasis risiko merupakan reformasi dalam perizinan. Presiden menyampaikan OSS berbasis risiko bertujuan untuk meningkatkan transparansi, keterbukaan, dan keterjaminan dalam mendapatkan izin berusaha bagi para pelaku usaha di Indonesia.

Online Single Submission (OSS) berbasis risiko merupakan reformasi yang sangat signifikan dalam perizinan. Menggunakan layanan perizinan secara online yang terintegrasi, terpadu dengan paradigma perizinan berbasis risiko,” ujar Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada peluncuran OSS berbasis risiko, Senin, 9 Agustus 2021.

Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Regulasi Bangunan Bertingkat, Gede Widiade menambahkan, karena PBG belum berjalan optimal sebaiknya tidak dijadikan syarat dalam pengisian siteplan di dalam aplikasi SiKumbang.

“Perlu adanya relaksasi SiKumbang selama tenggat waktu adaptasi pemerintah daerah serta operator SIMBG. Targetnya, bagaimana sistem baru ini dapat diakses dan dimanfaatkan oleh developer dan DPMPTSP bisa nyaman menggunakannya,” tutur Gede. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • underpass Giantara Serpong City

    Fasilitas Kawasan, Giantara Serpong City Mulai Pembangunan Underpass

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • 0Komentar

    SERPONG – Peran pengembang dalam membangun perumahan tidak hanya sebatas membangun produk hunian dan komersial untuk dijual, tetapi juga berinvestasi untuk menyiapkan berbagai infrastruktur. Seperti dilakukan Giantara Group, pengembang Giantara Serpong City yang rela merogoh kocek sekitar Rp50 miliar untuk pembangunan lintas bawah (underpass) di dalam kawasan tersebut. Chief Executive Officer (CEO) Giantara Group, Cindy […]

  • Synthesis Development Hadirkan Anandaya Home Resort Mulai Rp300 Jutaan

    Synthesis Development Hadirkan Anandaya Home Resort Dibanderol Mulai Rp300 Jutaan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Synthesis Development memperkenalkan proyek terbarunya bertajuk Anandaya Home Resort. Kawasan berkonsep Home Resort dengan luas pengembangan 80 hektar yang memadukan konsep hunian modern dan fasilitas premium. Dibangun dengan lanskap hijau, view pegunungan dan danau, dan fasilitas danau yang menenangkan, Anandaya Home Resort menawarkan pengalaman tinggal seperti di resort premium dengan suasana alam yang […]

  • KJMU Bank DKI

    Peduli Mahasiswa Berprestasi, Bank DKI Distribusikan 2 Ribu KJMU Baru

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank DKI menyalurkan 2.094 KJMU (Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul) baru sebagai optimalisasi pelaksanaan visi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam upaya mencerdaskan masyarakat. “Bank DKI menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan Pemprov DKI Jakarta khususnya Dinas Pendidikan selama ini dalam mendistribusikan KJMU di DKI Jakarta,” demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Agus […]

  • Dapur minimalis (Foto: pinterest.com)

    Lima Tips Dapur Sempit Tampak Lebih Luas

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Aktivitas memasak di dapur sangat menyenangkan sehingga dapat menjadi mood booster dalam menjalani hari. Dapur yang  luas membuat kita nyaman dan lebih leluasa saat memasak. Namun sayangnya, tidak semua rumah memiliki dapur yang luas. Tak perlu berkecil hati, ada beberapa cara untuk memanipulasi dapur sempit tampak lebih luas. Tanpa merenovasi besar-besaran dan merogoh […]

  • Ilustrasi MLT

    MLT Kredit Konstruksi, Alternatif Pendanaan Developer

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Developer perumahan dapat memanfaatkan kredit konstruksi pada Manfaat Layanan Tambahan (MLT) di Program Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. Kredit tersebut bisa menjadi alternatif pendananaan bagi developer. “Pengembang juga bisa mendapat kredit (konstruksi). Jadi, selisihnya itu kalau yang untuk developer kira-kira 4 persen di atas dari bunga antara deposito. Harapan kita, ini bisa […]

  • tol jokowi

    Jokowi: Tol Pekanbaru-Bangkinang Tumbuhkan Sentra Ekonomi Baru

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Jalan Tol Ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Rabu, 4 Januari 2023 diharapkan dapat memicu tumbuhnya sentra ekonomi baru. “Kita harapkan juga bisa menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru, dan pada akhirnya nanti akan membuka lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan pada masyarakat,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 4 Desember […]

Translate »
expand_less