Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pemerintah Siapkan Aturan Teknis Pajak Karbon

Pemerintah Siapkan Aturan Teknis Pajak Karbon

  • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan aturan teknis pelaksanaan pajak karbon yang rencananya bakal berlaku per 1 Juli 2022 mendatang. Penerapan ketentuan itu akan berlaku pada saat sektor ketenagalistrikan sebagai sektor pertama yang terkena pajak karbon sudah benar-benar siap.

“Kesiapan ini penting agar tujuan inti dari penerapan pajak karbon memberikan dampak yang optimal. Pemerintah akan terus berkonsultasi dengan DPR dalam penyiapan implementasinya,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu dalam rilisnya, Jumat, 1 April 2022.

Aturan teknis pelaksanaan pajak karbon, antara lain tarif dan dasar pengenaan, cara penghitungan, pemungutan, pembayaran atau penyetoran, pelaporan, serta peta jalan pajak karbon. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menetapkan aturan teknis lainnya, seperti Batas Atas Emisi untuk subsektor PLTU dan tata cara penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon pada pembangkit tenaga listrik.

Pemerintah tengah menyusun aturan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan secara Nasional dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca dalam Pembangunan Nasional. Tujuannya agar instrumen pengendalian iklim berjalan optimal. Antara lain terkait tata laksana penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Nationally Determined Contributions (NDC) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

“Isu iklim merupakan isu lintas sektor. Kami akan terus menjaga dan memperkuat koordinasi agar peraturan yang melengkapi satu sama lain. Dengan begitu, dapat mengoptimalisasi upaya pemerintah dalam mengendalikan perubahan iklim,” kata Febrio.

Perubahan Perilaku

Febrio menjelaskan, penguatan aturan terkait pajak karbon melalui pengesahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Tujuan utama pengenaan pajak karbon bukan hanya menambah penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semata. Hal ini juga sebagai instrumen pengendalian iklim dalam mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sesuai prinsip pencemar membayar (polluter pays principle).

“Kita berharap pengenaan pajak karbon dapat mengubah perilaku pelaku ekonomi untuk beralih kepada aktivitas ekonomi hijau yang rendah karbon,” ujarnya.

Sementara itu, proses penyusunan peta jalan atau roadmap pajak karbon perlu memperhatikan peta jalan pasar karbon. Peta jalan pajak karbon diantaranya akan memuat strategi penurunan emisi karbon dalam NDC, sasaran sektor prioritas, keselarasan dengan pembangunan energi baru terbarukan, dan keselarasan dengan peraturan lainnya.

“Pemerintah akan memperhatikan transisi yang tepat agar penerapan pajak karbon tetap konsisten dengan momentum pemulihan ekonomi,” papar Febrio.

Menurut Febrio, pengenaan pajak karbon akan secara bertahap dengan memperhatikan prioritas  pencapaian target NDC, perkembangan pasar karbon, kesiapan sektor, dan kondisi ekonomi Indonesia. Hal ini bertujuan pengenaan pajak karbon dapat memenuhi asas keadilan (just) dan terjangkau (affordable) serta tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Berbagai upaya dan komitmen itu menunjukan keseriusan pemerintah dalam mengatasi dampak perubahan iklim. Kita perlu mengoptimalisasi seluruh instrumen yang ada termasuk pendanaan APBN maupun swasta,” kata Febrio. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Golden Property Awards Kembali Digelar, 400 Lebih Proyek Bersaing Ketat

    Golden Property Awards Kembali Digelar, 400 Lebih Proyek Bersaing Ketat

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indonesia Property Watch (IPW) kembali berkolaborasi dengan 99 Group untuk menggelar Golden Property Awards (GPA) 2023. Tahun ini, perhelatan anugerah bergengsi tersebut akan mengusung tema “Property: Mission Possible”. Chief Executive Officer IPW, Ali Tranghanda mengatakan ajang tahun ini menjadi momentum yang baik untuk melihat sejauh mana daya tahan pebisnis atau pelaku industri properti […]

  • Bank Jakarta

    Bank Jakarta Catatkan Kinerja Positif Triwulan II-2025

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank DKI, yang kini mengusung identitas baru sebagai Bank Jakarta, berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid hingga akhir triwulan II-2025. Capaian ini sejalan dengan strategi transformasi menyeluruh dan langkah ekspansi bisnis, termasuk melalui sinergi regional yang kian diperkuat. Kinerja positif ini merupakan cerminan dari komitmen perseroan untuk terus bertumbuh secara sehat dan inklusif. […]

  • Podomoro Golf View Hadirkan Apartemen Mewah di Selatan Jakarta

    Podomoro Golf View Hadirkan Apartemen Mewah di Selatan Jakarta

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Agung Podomoro Land Tbk. atau APL siap menghadirkan apartemen mewah bernama Tower Ekki di kawasan prestisius di selatan Jakarta, Podomoro Golf View. Komitmen percepatan pembangunan apartemen ini ditandai dengan seremoni topping off Tower Ekki Podomoro Golf View di Cimanggis, Minggu (21/8/2022). Penyelesaian pembangunan yang ditandai dengan topping off Tower Ekki dilakukan tepat […]

  • Majalah REI Edisi Juli 2021

    Majalah REI Edisi Juli 2021

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • 0Komentar

    Yakinlah,Badai Pasti Berlalu! Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Industri properti nasional kembali diterpa cobaan memasuki paruh kedua tahun ini. Pemulihan pasar yang sudah mulai terlihat sejak kuartal II-2021 khususnya untuk segmen hunian menengah, kini tampaknya kembali terkena turbulensi. Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro Darurat persis di awal semester kedua […]

  • Edisi Agustus 2020

    Majalah REI Edisi Agustus 2020

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • 0Komentar

    Sektor Properti Penggerak Ekonomi Bangsa Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Seperti “Diikat Tali Sehasa” yang berarti sedang dalam situasi (keadaan) yang benar-benar tidak berdaya atau sudah susah untuk bergerak. Mungkin peribahasa ini paling tepat disandangkan kepada kondisi industri properti nasional. Dalam istilah Pak Budiarsa Sastrawinata, senior Realestat Indonesia (REI) yang juga Managing […]

  • Ilustrasi Stimulus Pusat Perbelanjaan

    Tiga Stimulus Ini Diprediksi Dongkrak Performa Pusat Perbelanjaan

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sempat terpuruk selama dua tahun terakhir, pelaku usaha pusat perbelanjaan tetap optimis menjalani tahun 2022. Namun, performa pusat perbelanjaan bakal terdongkrak tahun ini jika pemerintah memberikan sejumlah stimulus. “Ada tiga harapan kami pusat perbelanjaan terhadap pemerintah. Yang pertama adalah regulasi keseimbangan antara kesehatan dengan ekonomi. Saya kira saat ini kondisinya sudah jauh lebih […]

Translate »
expand_less