Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Wow! Volume Investasi Properti Diprediksi Tembus USD200 Miliar

Wow! Volume Investasi Properti Diprediksi Tembus USD200 Miliar

  • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Konsultan real estat global JLL memperkirakan volume investasi properti Asia Pasifik tahun 2022 akan mencapai sekitar USD200 miliar. Angka tersebut 15 persen lebih tinggi dari perkiraan volume investasi properti Asia Pasifik tahun 2021, yang saat ini telah mencapai USD162-169 miliar.

“Pasar real estat Asia Pasifik pada 2022 akan lebih kuat dari tahun sebelumnya, karena investor mempertahankan pandangan bullish mereka dan aktivitas persewaan yang akan terus membaik,” kata Chief Executive Officer, Asia Pasific, JLL, Anthony Couse dalam keterangan resmi yang diterima industriproperti.com, Rabu, 29 Desember 2021.

Pasar properti komersial Asia Pasifik akan lebih stabil pada tahun 2022 seiring percepatan kegiatan investasi dan sewa. Menurut JLL, pada tahun 2022 beberapa hal akan mendorong peningkatan aktivitas investasi dan mendukung pemulihan berkelanjutan di sektor leasing pada seluruh kelas asset.

Termasuk menguatnya pasar perkantoran dan permintaan yang tinggi untuk fasilitas logistik modern. Selain itu,  pertumbuhan berkelanjutan dari sektor alternatif seperti pusat data dan life science.

“Hal ini jelas, bahwa perjalanan pemulihan ekonomi tidak tanpa hambatan. Namun kami mendengarkan klien kami mengatakan bahwa mereka meyakini untuk masa depan pekerjaan berbasis kantor. Sentimen investor positif, walaupun masih ada ketidakpastian yang akan mempengaruhi pengambilan keputusan di tahun mendatang,” jelas Couse.

JLL memperkirakan volume modal yang menargetkan real estat akan tetap stabil sepanjang tahun 2022. Investor akan mengerahkan lebih banyak dana untuk investasi oportunistik di pasar seperti Cina dan Jepang.

Pada 2022, pasokan pasar perkantoran Asia Pasifik akan bertambah 6,9 juta meter persegi, naik 13 persen dari tahun 2021. JLL pun memperkirakan tingkat penyerapan bersih akan meningkat 20 persen tahun depan, didorong oleh ekspansi sektor keuangan, teknologi, dan ruang fleksibel.

Pergudangan

Stok pergudangan premium ditargetkan tumbuh 17 persen antara tahun 2021-2022. Ini merupakan pertumbuhan tercepat yang pernah tercatat, dengan pasokan 20,8 juta meter persegi. Sebagai dampak dari meningkatnya realokasi saham dan portofolio, JLL memprediksi investasi logistik akan mencapai USD60 miliar pada tahun 2025.

Investasi perhotelan juga akan meningkat 30 peren pada tahun depan, mencapai US$ 9 miliar, berkat kepercayaan yang mulai pulih di sektor industri perhotelan.

Permintaan dari investor dan penghuni pusat data akan terus bertumbuh tahun depan. Pasar cloud hyperscale akan naik 400 persen dari USD37 miliar tahun ini menjadi USD179 miliar pada tahun 2026. Hal ini akan menciptakan permintaan terhadap real estate untuk mendukung ekspansi.

Ketika sektor life science masih ideal bagi sebagian investor di Asia Pasifik, kawasan ini akan menawarkan beragam peluang dalam hal lokasi dan kelas aset karena permintaan penghuni terus tumbuh di tahun 2022.

“Pasar real estat di Asia Pasifik telah menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahun 2021. Sementara tahun 2022 akan membawa beberapa risiko, investor dengan pandangan jangka panjang tetap yakin dengan tren sekuler yang akan mendorong permintaan di wilayah ini. Urbanisasi yang terus berlangsung; peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan kelas menengah; serta akselerasi sektor e-commerce. Semua ini menunjukkan peluang bagi investor,” kata Chief Research Officer, Asia Pasific, JLL,Roddy Allan. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Summarecon raih Lifetime Achievement Award

    Founder Summarecon Terima Lifetime Achievement Award

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk kembali meraih pencapaian istimewa yakni 16 kategori penghargaan di ajang The 11th PropertyGuru Indonesia Property Awards. Penghargaan Lifetime Achievement Award diberikan kepada founder Summarecon, Soetjipto Nagaria, atas kontribusi fundamentalnya dalam pengembangan konsep kota terpadu selama lima dekade yang menjadi identitas Summarecon. “Penghargaan ini sangat istimewa karena bertepatan dengan HUT ke-50 PT […]

  • bsd city

    Prospek Investasi Tinggi, BSD City Bangun Pusat Bisnis Terbaru

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    BSD CITY – Permintaan terhadap produk komersial yang terus meningkat terlihat dari kesuksesan sejumlah proyek komersial yang dikembangkan di BSD City seperti The Exquis Lifestyle Park. Melanjutkan sukses tersebut, Sinar Mas Land meluncurkan Alunara Society Hub, kawasan komersial terbaru yang dirancang sebagai pusat aktivitas bisnis modern di BSD City bagian timur. Alunara Society Hub berada […]

  • BTN Solusi

    Laris di Indonesia Timur, BTN Solusi Melonjak 171%

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Program BTN Solusi milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sukses mendapatkan banyak peminat dari kalangan pekerja di wilayah Indonesia Timur. Ratusan pekerja pada Rabu (25/5) mengikuti akad massal BTN Solusi di wilayah kerja Kantor Wilayah 5 Bank BTN. Adapun, wilayah kerja Kanwil 5 Bank BTN tersebut mencakup Ambon, Balikpapan, Banjarbaru, Banjarmasin, Gorontalo, […]

  • Ketentuan LVC Jangan Tambah Beban Pengembang

    Ketentuan LVC Jangan Tambah Beban Pengembang

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku usaha berharap rancangan ketentuan terkait Land Value Capture (LVC) tidak menambah beban pengembang properti. Apabila skema baru untuk pendanaan infrastruktur itu dikenakan pada awal pembangunan proyek, tentu saja akan mengerek harga jual unit properti. “LVC ini sangat penting dalam mendukung pembiayaan penyediaan infrastruktur di Indonesia. Idealnya, kebijakan LVC hanya berlaku untuk pembangunan […]

  • PPDPP: Layanan FLPP Tetap Berjalan di Masa Peralihan

    PPDPP: Layanan FLPP Tetap Berjalan di Masa Peralihan

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin menyatakan, layanan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tetap berjalan seiring dengan pengalihan dana FLPP dari PPDPP ke BP Tapera. “Kami saat ini sedang mempersiapkan peralihan ini tanpa mengganggu layanan yang sudah berjalan,” jelas Arief dalam keterangan resminya, Sabtu, 18 September 2021. Arief menerangkan, […]

  • REI Kerja Sama Tripartit Garap Perumahan ASN Kalsel

    REI Kerja Sama Tripartit Garap Perumahan ASN Kalsel

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) mengadakan kerja sama tripartit bersama Bank Kalsel dan REI Kalsel untuk percepatan penyediaan rumah bagi aparatur sipil negara (ASN). Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Pemprov Kalsel tentang Fasilitas Pembiayaan Perumahan untuk ASN […]

Translate »
expand_less