Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Rumah Sewa, Cara Tiongkok Seimbangkan Pasar

Rumah Sewa, Cara Tiongkok Seimbangkan Pasar

  • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai negara dengan populasi terbanyak di dunia, Tiongkok sedang menghadapi permasalahan dalam menyediakan rumah bagi rakyatnya, khususnya di kota – kota megapolitan. Uniknya, Tiongkok memandang bahwa peningkatkan pasokan rumah sewa murah menjadi solusi dalam menyediakan perumahan bagi masyarakat, sekaligus dapat menyeimbangkan pasar perumahan yang didominasi oleh rumah milik.

Pada bulan Desember, para pemimpin teratas Tiongkok berjanji untuk fokus pada pengembangan pasar perumahan sewa untuk membantu menyelesaikan masalah perumahan di kota-kota besar, di mana harga rumah tetap tinggi.

Pemerintah pusat Tiongkok khawatir kelangkaan rumah sewa yang terjangkau akan menyebabkan kekurangan tenaga kerja murah. Yang mana kemudian kekurangan tenaga kerja kota yang murah akan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

Bahkan, Partai Komunis Tiongkok (The Chinese Communist Party) memutuskan perubahan dalam kebijakan real estat di Konferensi Kerja Ekonomi Pusat, sehingga menyatakan “Pasokan tanah harus mendukung pembangunan perumahan sewa.”

Dalam pertemuan tahunan anggota parlemen dan penasihat politik lokal, yang diselenggarakan di Shanghai, Shenzhen dan Guangzhou di provinsi Guangdong, dan Hangzhou di provinsi Zhejiang, Walikota Shanghai Gong Zheng, menyatakan bahwa kota ini akan mempercepat pembangunan perumahan sewaannya dan memastikan 53.000 unit akan tersedia untuk disewakan tahun ini.

Shanghai memang akan menjadi salah satu dari beberapa kota di Tiongkok yang telah menyisihkan tanah untuk rumah sewa. Selama 5 tahun ke belakang, atau sesuai dengan Rencana Lima Tahunan ke-13 (2016 – 2021), Shanghai telah membangun 700.000 unit rumah sewa.

“Pada akhir 2020, Shanghai telah menyediakan 152 lahan untuk pembangunan lebih dari 10 juta meter persegi (gross floor area) untuk rumah susun sewa,” kata Feng Ganghua, seorang pejabat di Shanghai Municipal Housing Administration sebagaimana dikutip dari chinadaily.com

Bukan hanya Shanghai, kota Shenzhen pun turut meningkatkan pasokan perumahan sewa dengan menyisihkan bidang tanah untuk pembangunan perumahan sewa dan merenovasi beberapa bangunan yang ada menjadi rumah sewa, sesuai pernyataan otoritas perumahan dalam situsnya pada hari Senin.

Para akademisi pun juga mendukung kebijakan tersebut. Yu Xiaofen, wakil presiden Zhejiang University of Technology dan dekan Chinese Academy of Housing and Real Estate menyatakan bahwa rumah sewa murah adalah penting karena membantu mengatasi masalah perumahan dari populasi migran yang besar di negara tersebut, apalagi rumah sewa juga masuk dalam program prioritas dalam Rencana Lima Tahunan ke-14 (2021 – 2026).

“Negara ini mengalami tingkat urbanisasi yang cepat dengan ditandai oleh babak baru restrukturisasi dan pengembangan kota baru. Industri baru serta populasi baru berbondong-bondong ke kota ini, sehingga meningkatkan prospek sektor real estate,” kata Yu Xiaofen.

Lebih lanjut, Yu Xiaofen juga mengatakan bahwa pada saat ini pasar perumahan sewa menghadapi tiga masalah utama, yaitu biaya operasi yang tinggi, risiko manajemen, dan ketidakpastian laba. Kepastian pemerintah pusat untuk memberlakukan kebijakan yang lebih menguntungkan untuk sektor perumahan sewa akan memotivasi pengembang untuk sama pentingnya dengan menjual dan menyewakan properti.

Sepakat dengan Yu Xiaofen, kepala penelitian di Beijing Zhongfang-Yanxie Technology Service Ltd , Hui Jianqiang, juga percaya bahwa perumahan sewa adalah solusi ideal bagi pendatang baru di kota karena mereka tidak mampu membayar harga rumah yang tinggi. (ADH)

  • Penulis: Danielbgurning

Rekomendasi Untuk Anda

  • investor properti

    Simak! Dua Subsektor Properti Ini Jadi Incaran Investor

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri properti Indonesia masih terlihat seksi bagi investor asing karena potensi sosioekonominya. Dua subsektor properti yang menjadi incaran investor, antara lain pergudangan modern dan rumah tapak. “Selain sektor properti tradisional seperti pergudangan modern dan rumah tapak, sektor properti alternatif seperti pusat data (data centre), pendidikan dan kesehatan juga merupakan sektor yang dilirik oleh […]

  • Jalur Sesar Cimandiri Jadi Zona Merah untuk Kawasan Hunian

    Jalur Sesar Cimandiri Jadi Zona Merah untuk Kawasan Hunian

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberi rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur agar daerah rawan bencana di sepanjang jalur sesar atau patahan geser aktif Cimandiri menjadi zona merah dan area non hunian. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan rumah dan menghindari adanya kemungkinan korban jiwa apabila terjadi bencana alam di masa […]

  • Kota Podomoro Tenjo (Foto: Istimewa)

    Baru, Klaster Kaliandra di Kota Podomoro Tenjo

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus melakukan pengembangan di kawasan Kota Podomoro Tenjo. Sekarang, APLN telah meluncurkan klaster terbaru di kawasan ini yakni Kaliandra. Berada di timur kawasan, pembangunan klaster Kaliandra berada paling dekat dengan Deluxe Club House, Stasiun Tenjo dan kawasan pengembangan Grand Transit Oriented Development (TOD). Hal ini tentunya memberikan kemudahan […]

  • Jaga Tren Pemulihan, RI Waspadai Tekanan Geopolitik Rusia-Ukraina

    Jaga Tren Pemulihan, RI Waspadai Tekanan Geopolitik Rusia-Ukraina

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah harus terus mewaspadai risiko tekanan geopolitik Rusia-Ukraina dan dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional. “Di kuartal ini, dari sisi domestik ada pengetatan dalam berbagai kebijakan terkait pembatasan aktivitas masyarakat di berbagai daerah, terutama yang menjadi pusat perekonomian. Di sisi internasional, kita lihat ada perubahan geopolitik terkait perang Ukraina dengan […]

  • Indonesia Targetkan Kembali Masuk Lima Besar Produsen Keramik Dunia

    Indonesia Targetkan Kembali Masuk Lima Besar Produsen Keramik Dunia

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Industri keramik di dalam negeri terus menggeliat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor antara lain dengan meningkatkan kapasitas produksi. Upaya ini semakin memperkuat aliran rantai pasok ubin keramik nasional sejalan dengan program subtitusi impor sebesar 35%. Indonesia bahkan ditargetkan kembali masuk dalam lima besar produsen keramik di dunia. Plt. Direktur Jenderal Industri […]

  • Daerah akan “Dipaksa” Percepat Pengesahan Perda RTDR

    Daerah akan “Dipaksa” Percepat Pengesahan Perda RTDR

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu poin penting di dalam Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) atau Omnibus Law Ciptaker adalah menyangkut penyelenggaraan tata ruang khususnya yang berhubungan dengan kewenangan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan penataan ruang. Banyak kritik jika kewenangan pemerintah daerah dalam penataan ruang bakal terkikis. UUCK dituding menghapus sejumlah kewenangan pemerintah daerah (Pemda) baik provinsi maupun kabupaten/kota […]

Translate »
expand_less