Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kerjasama BP Tapera, KSEI, dan BRI dinilai Positif

Kerjasama BP Tapera, KSEI, dan BRI dinilai Positif

  • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaBadan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan bekerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI), bekerja sama mengelola dana Tapera, terutama untuk proses penyimpanan dan administrasi dana yang transparan, akuntanbel, dan efisien.

Bentuk kerjasama tersebut dilaksanakan melalui Kontrak Pengelolaan Dana Tapera atau KPDT dan penandatanganan Perjanjian Penggunaan Layanan Jasa Sistem Multi Investasi Terpadu (S-MULTIVEST) yang diselenggarakan di Bursa Efek Indonesia

“BP Tapera menyambut baik kolaborasi dengan KSEI dan BRI, serta optimis pencatatan peserta individual Tapera di KSEI dapat menambah jumlah investor ritel pasar modal,” kata Komisioner BP Tapera Adi Setianto dalam pernyataan persnya yang diterima oleh redaksi industriproperti.com, pada hari Kamis 10 Juni 2021.

Adapun pada tahap pertama subscription Dana Tapera adalah kurang lebih sebesar 8,05 triliun Rupiah dengan jumlah peserta sebanyak 3,47 Juta. Peserta Tapera dapat melihat catatan nilai unit penyertaan serta akumulasi saldo dan hasil pemupukannya di aplikasi yang disediakan oleh KSEI maupun Portal Tapera.

Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, “Kerja sama KSEI dengan BP Tapera dan BRI merupakan angin segar bagi industri pengelolaan investasi di Indonesia. Dalam kerja sama ini, KSEI berkomitmen sebagai penyedia infrastruktur agar pelaksanaan pengelolaan dana Tapera dapat berjalan secara efektif, efisien serta transparan.”

Uriep juga menjelaskan bahwa engan program ini, KSEI akan mengelola tambahan 4,2 juta data SID peserta Tapera yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN), dimana 167.506 telah menjadi investor pasar modal. Secara operasional, direncanakan akan terdapat subscription Dana Tapera berjumlah sekitar Rp8,05 triliun dengan jumlah peserta sebanyak 3,47 juta yang akan digunakan sebagai saldo awal unit penyertaan KPDT dan akan diproses untuk pertama kalinya ke dalam sistem S-MULTIVEST pada 15 Juni 2021.

Pada kesempatan sebelumnya, Peneliti senior Bidang Ekonomi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Poltak Hotradero juga menilai kerjasama ini, yang dinilai positif. Alasannya, pengelolaan dana akan sangat panjang sehingga lebih optimal dan terdiversifikasi daripada ditempatkan di investasi jangka pendek.

“Dengan hasil investasi yang lebih optimal, beban pendanaan juga jadi lebih ringan. Ini penting bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah,” ungkap Poltak melalui keterangan tertulis yang diterima oleh redaksi industriproperti.com

Poltak menambahkan mitigasi risiko bisa dicapai dengan melakukan diversifikasi investasi berdasarkan jenis dan tenor instrumen, pengelola (fund manager) profesional, serta distribusi porsi masing-masing instrumen.

Penempatan dana Tapera di pasar modal akan membuat dana masyarakat dikelola lebih transparan, karena diinvestasikan pada perusahaan-perusahaan publik yang laporan keuangannya bisa dibaca dan dipelajari.

“Pada gilirannya ini akan membuat perusahaan-perusahaan yang lebih transparan bertransformasi pengelolaannya menjadi lebih akuntabel dan akan dapat bertumbuh lebih baik ke depannya sebagai bentuk sinergi positif,” ujarnya.

Terkait dengan akan adanya risiko bagi peserta ataupun nasabah BP Tapera, menurut Poltak justru risiko bagi peserta nasabah terkait investasi akan lebih rendah. “Ini berarti akan membuat peserta bisa lebih fokus pada tugas dan pekerjaan masing-masing.” (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukit Podomoro Jakarta

    Agung Podomoro Land Luncurkan Hunian Premium di Ibu Kota

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menghadirkan mahakarya terbaru, yaitu hunian eksklusif dan premium yang dinamakan Bukit Podomoro Jakarta. Kehadiran proyek properti premium di Ibu kota Jakarta ini sekaligus menjadi bukti ketangguhan dan kepiawaian Agung Podomoro Land dalam mengoptimalkan setiap peluang di tengah situasi yang sangat dinamis seperti saat ini. Melihat kebutuhan akan […]

  • Program 3 Juta Rumah

    Program 3 Juta Rumah Diproyeksi Bikin Sektor Properti Cerah di 2025

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sektor properti berpeluang mengalami perkembangan yang cukup pesat di 2025. Meski beberapa tahun terakhir hanya tumbuh di kisaran 1,5%- 2%, tetapi sektor ini diyakini mampu bertumbuh lebih tinggi di tahun-tahun mendatang. Salah satu alasannya karena kehadiran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan adanya program khusus perumahan seperti pembangunan Program 3 Juta Rumah […]

  • Menko Perekonomian Promosi Investasi di Ajang WEF

    Menko Perekonomian Promosi Investasi di Ajang WEF

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak peserta World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, untuk berinvestasi di Indonesia. “Indonesia adalah salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Saat ini adalah momen emas untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Menko Airlangga dalam pertemuan pers terkait Indonesia Economic Outlook 2022 dan Presidensi G20 Indonesia, di […]

  • sampah perkotaan pii

    Teknologi Efektif Bantu Atasi Masalah Sampah Perkotaan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Masalah sampah perkotaan menjadi persoalan klasik yang tak kunjung usai. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) menyebutkan timbulan sampah nasional pada 2024 mencapai 56,63 juta ton per tahun. Sekitar 21,85% terakomodasi di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dengan cara penimbunan di tempat terbuka, 25,5% dapat dikelola, sementara lebih dari 40% lagi dibuang […]

  • Kawasan Green Development Seluas 109 Hektar Dikembangkan di Cisauk

    Kawasan Green Development Seluas 109 Hektar Dikembangkan di Cisauk

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Berbagai riset menyebutkan kawasan Tangerang, Banten masih menjadi primadona pengembangan properti di Jabodetabek terutama untuk hunian. Salah satu titik konsentrasi pembangunan proyek residensial adalah di kawasan Cisauk dan Cicayur yang bersebelahan langsung dengan BSD City. Cisauk dan sekitarnya diuntungkan karena didukung keberadaan Stasiun KRL Cisauk dan lokasinya menyatu dengan kawasan Intermoda BSD City. […]

  • hunian orang asing

    Catat! Begini Aturan Baru Hunian untuk Orang Asing dan Harganya

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menerbitkan keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1241/SK-Hk.02/IX/2022 Tentang Perolehan dan Harga Rumah Tempat Tinggal/Hunian untuk Orang Asing. Dalam dokumen yang diterima redaksi industriproperti.com, disebutkan bahwa aturan tersebut sebagai batasan harga pemilikan rumah tapak maupun satuan rumah susun oleh orang […]

Translate »
expand_less