Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Wapres Sarankan 3 Pilar untuk Perbankan Syariah 

Wapres Sarankan 3 Pilar untuk Perbankan Syariah 

  • calendar_month Minggu, 30 Mei 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin memberikan tiga masukan yang disebut tiga pilar untuk memperkuat Road Map Perbankan Syariah 2020 – 2025. Tiga pilar penunjang peta jalan pengembangan perbankan syariah itu bertujuan mewujudkan perbankan syariah yang berdaya tahan (resilient), berdaya saing tinggi dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan pembangunan sosial.

Tiga pilar dalam upaya penguatan identitas perbankan syariah, yakni sinergi ekosistem ekonomi Syariah, dan penguatan perizinan, pengaturan dan pengawasan. “Upaya pencapaian visi ini akan dilaksanakan melalui tiga pilar yakni penguatan identitas perbankan syariah, sinergi ekosistem ekonomi Syariah, dan penguatan perizinan, pengaturan dan pengawasan”, kata Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam sebuah acara virtual, Jumat, 28 Mei 2021.

Wapres menguraikan tiga pilar tersebut. Pertama, penguatan identitas perbankan syariah melalui sejumlah inisiatif strategis, yakni penguatan nilai-nilai syariah, pengembangan produk yang unik dan berdaya saing tinggi, penguatan permodalan dan efisiensi serta akselerasi digitalisasi perbankan syariah.

“Penguatan nilai-nilai syariah harus secara menyeluruh baik dari sisi operasional maupun SDM. Saya mengharapkan sejumlah upaya seperti penyusunan kode etik bankir syariah dan sertifikasi kompetensi bankir syariah dapat segera dilaksanakan,” urai Wapres.

Wapres menambahkan bahwa penguatan nilai syariah juga perlu didorong melalui implementasi fungsi audit intern atas kepatuhan prinsip Syariah.

Terkait pengembangan produk yang unik dan berdaya saing menurut Wapres antara lain dengan penciptaan produk yang memberikan nilai tambah bagi nasabah. Wapres berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator dapat berperan dan memfasilitasi percepatan perizinan produk dan layanan hasil inovasi pengembangan produk perbankan Syariah.

Wapres menjelaskan, untuk pilar yang kedua adalah sinergi ekosistem ekonomi syariah. Perbankan syariah diharapkan dapat memberikan layanan dan produk yang berdaya saing tinggi dan memenuhi kebutuhan ekosistem ekonomi syariah lainnya yakni industri halal, keuangan sosial syariah dan bisnis syariah.

“Dilakukan melalui sejumlah inisiatif strategis yakni sinergi dengan sektor industri halal, sinergi antar lembaga keuangan syariah, sinergi dengan lembaga keuangan sosial syariah, sinergi dengan Kementerian/Lembaga dan berpartisipasi dalam peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam kerangka ekosistem ekonomi syariah,” jelas Wapres.

“Pemerintah juga berkomitmen untuk mendorong terciptanya kesetaraan perlakuan antara bank konvensional dan bank syariah agar bank syariah bisa lebih kompetitif,” ungkapnya.

Pilar yang ketiga, lanjut Wapres adalah penguatan perizinan, pengaturan dan pengawasan. Pemerintah berharap OJK selaku regulator dapat merealisasikan sejumlah inisiatif strategis dalam rangka implementasi pilar yang ke-3 ini yakni akselerasi proses perizinan melalui adopsi teknologi, pengembangan pengaturan yang kredibel dan adaptif serta peningkatan efektivitas pengawasan.

“Pemerintah akan mendukung dan memfasilitasi berbagai upaya yang dibutuhkan guna mewujudkan perizinan, pengaturan dan pengawasan industri perbankan syariah yang semakin baik ke depannya,” tutup Wapres.

Roadmap pengembangan perbankan syariah disusun sebagai katalisator akselerasi proses pengembangan perbankan syariah di Indonesia dengan membawa tiga arah pengembangan yang terdiri dari penguatan identitas perbankan syariah; sinergi ekosistem ekonomi syariah; serta penguatan perizinan, pengaturan, dan pengawasan. Sebagai bagian dari Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia, roadmap ini merupakan langkah strategis OJK dalam menyelaraskan arah pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya pada sektor industri jasa keuangan syariah di bidang perbankan syariah. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Majalah REI

    Majalah REI Edisi Februari 2023

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Meski dihantam pandemi Covid-19, namun dua tahun terakhir ini sektor properti masih resilience (mampu bertahan dan pulih kembali). Bahkan jika dibandingkan dengan sektor usaha lain, industri properti nasional relatif lebih baik dan tidak terlalu terpuruk. Terlebih di subsektor residensial khususnya rumah tapak (landed house). Isu resesi global […]

  • gentengisasi

    Gentengisasi Buka Peluang Industri Genteng dan Keramik

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa program gentengisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto membuka peluang strategis bagi industri genteng dan keramik nasional. Produsen genteng diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas investasi, serta memperkuat daya saing produk dalam negeri melalui penerapan standardisasi dan pemanfaatan teknologi industri. “Program gentengisasi ini menjadi momentum penting bagi industri […]

  • Investasi Properti

    Investasi Real Estat Asia Pasifik Tumbuh 20%

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Investasi di sektor real estat Asia Pasifik kuartal pertama tahun 2022 tumbuh sebesar 20 persen secara tahunan. Menurut data dan analisis yang dipublikasikan dalam JLL Capital Tracker Q1 2022, investasi langsung di sektor properti mencapai USD40,8 miliar sepanjang kuartal pertama 2022. “Kami optimis bahwa sektor real estat di kawasan ini akan mampu bertahan […]

  • bp tapera

    Pastikan Target Tercapai, BP Tapera Evaluasi 40 Bank Penyalur FLPP

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebagai upaya untuk berbagi strategi memastikan target 2022 tidak hanya tercapai dari sisi kuantitas tetapi juga kualitas, BP Tapera mengevaluasi 40 Bank Penyalur Dana FLPP tahun 2022. Ke-40 terdiri dari 8 Bank Nasional dan 32 Bank Pembangunan Daerah (BPD). “Kita harus bekerja keras untuk menyalurkan sisa target hingga tahun ini, agar sesuai dengan […]

  • Harga Besi Terus Melambung, REI Usulkan Prototype Desain Rumah Sederhana

    Harga Besi Terus Melambung, REI Usulkan Prototype Desain Rumah Sederhana

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kenaikan harga besi dan baja tampaknya sulit terbendung. Kondisi itu membuat pengembang khususnya yang membangun rumah subsidi makin terjepit, sementara di sisi lain pemerintah tidak menaikkan harga jual rumah subsidi pada tahun ini. Menanggapi masalah kenaikan beberapa bahan material di pasar terutama besi dan baja, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengusulkan perlunya prototype desain […]

  • Ini Strategi Pengembang Synthesis Huis Dongkrak Penjualan Rumah

    Ini Strategi Pengembang Synthesis Huis Dongkrak Penjualan Rumah

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang Synthesis Huis menggandeng Adhya Group untuk membangun dan mengelola kawasan kuliner TENGAH Cijantung di lokasi proyek tersebut. Beroperasi pusat kuliner ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan rumah di Synthesis Huis. Aldo Daniel, Managing Director Synthesis Huis mengatakan kehadiran pusat kuliner TENGAH di kawasan tersebut akan membuat Synthesis Huis menjadi lebih dikenal luas oleh […]

Translate »
expand_less