Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » BPKN Rilis Daftar Pengembang Bermasalah

BPKN Rilis Daftar Pengembang Bermasalah

  • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) berencana merilis daftar pantauan prioritas (priority watch list) yang berisi data perusahaan pengembang bermasalah. Hal ini seiring makin tingginya jumlah pengaduan dari konsumen perumahan selama empat tahun terakhir.

“BPKN bakal menerbitkan priority watch list. Data itu berisi daftar pengembang yang tidak benar atau bermasalah. Pengembang yang banyak pengaduan dari masyarakat kepada aparat penegak hukum bakal masuk daftar itu,” ucap Ketua BPKN Rizal E Halim, dalam diskusi virtual yang diselenggarakan akhir pekan lalu.

Menurut Rizal, pihaknya segera menyebarluaskan daftar pengembang bermasalah itu kepada masyarakat. Tujuannya agar mengedukasi publik terhadap beragam persoalan di sektor bisnis perumahan.  “Data ini akan kami sebarluaskan di seluruh kanal informasi baik yang konvensional maupun non konvensional,” tegasnya.

Rizal menjelaskan, pihaknya juga akan menempuh upaya serupa terhadap keluhan konsumen terkait lembaga perbankan dan non bank. “Begitu pula lembaga perbankan dan jasa keuangan non bank yang bermasalah bakal kami publikasikan,” ujarnya.

Dia menyebutkan, BPKN telah berdiskusi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait maraknya pengaduan masyarakat terhadap sektor industri perumahan. Dalam pertemuan itu, BPKN mengusulkan dibuatnya semacam pemeringkatan atau akreditasi terhadap perusahaan pengembang yang layak memperoleh dukungan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).

“Kami juga sudah menyarankan adanya pemeringkatan bagi perusahaan pengembang yang layak untuk menjadi mitra kerja perbankan. Kami sudah sampaikan masukan ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” imbuhnya.

Rencana BPKN merilis data pengembang dan lembaga keuangan perbankan maupun lembaga jasa keuangan non bank yang bermasalah sejalan dengan Pasal 34 ayat 1 huruf e Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2017 hingga 28 April 2021 lalu, BPKN telah menerima sebanyak 6.045 pengaduan. Posisi teratas sebesar 2.663 pengaduan berasal dari konsumen perumahan. Sedangkan posisi kedua sebanyak 2.170 pengaduan adalah persoalan konsumen di sektor jasa keuangan. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Bahas Peluang Kerjasama Pariwisata dengan Investor Qatar

    Indonesia Bahas Peluang Kerjasama Pariwisata dengan Investor Qatar

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan pertemuan bisnis untuk membahas peluang kerjasama dengan pelaku bisnis dan investor di Doha, Qatar. Pertemuan tersebut antara lain business meeting dengan Qatar Airways, Qatar Investment Authority (QIA), Power International Holding (PIH), serta para travel agent dan tour operator Timur Tengah. Menparekraf Sandiaga mengawali […]

  • Landscape Jakarta, ilustrasi Penataan Ruang (Foto: ADH) IAP

    Dirjen Tata Ruang: Keterlibatan IAP dan ASPI Sangat Penting

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) menyelenggarakan Seminar Nasional Penataan Ruang Tahun 2021 dengan tema Inovasi dalam Percepatan Penataan Ruang di Indonesia secara luring dan daring di Bali, pada Kamis (02/09). Terlebih, menurut catatan redaksi, pasca diterbitkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK), tata ruang dianggap menjadi panglima dalam hal percepatan […]

  • Februari 2022, Realisasi Pendapatan Negara Tumbuh 37,7 Persen

    Februari 2022, Realisasi Pendapatan Negara Tumbuh 37,7 Persen

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi pendapatan negara dan hibah hingga Februari 2022 mencapai Rp 302,42 triliun atau 16,38 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022. “Realisasi penerimaan negara pada Februari 2022 ini mengalami kenaikan 37,7 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 219 triliun,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam siaran persnya, […]

  • Pasar Hunian Premium Kembali Bergairah

    Pasar Hunian Premium Kembali Bergairah

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Setelah mengalami kelesuan selama tiga tahun terakhir, kini bisnis pengembangan hunian di segmen pasar premium kembali bergairah. Pasalnya, investor sudah mulai melirik segmen pasar properti kelas atas sebagai salah satu alternatif investasi yang menjanjikan cuan. “Pasar properti sudah kembali aktif. Jika selama pandemi, pasar perumahan yang masih bergerak yaitu kalangan end-user. Namun, setelah […]

  • Bio District, Ini Hunian Terbaru dari CHL Group di Kawasan BSD

    Bio District, Ini Hunian Terbaru dari CHL Group di Kawasan BSD

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kelompok usaha properti, Cipta Harmoni Lestari (CHL) Group terus melakukan inovasi produk hunian. Teranyar, pengembang tersebut bersiap meluncurkan proyek Bio District BSD, hunian berkonsep biophilic yang menyasar segmen kalangan muda atau milenial. Bio District BSD akan dikembangkan di atas lahan seluas satu hektar yang terdiri dari 64 unit rumah eksklusif. Lokasinya sangat strategis […]

  • kementerian pupr

    Anggaran Kementerian PUPR 2024 Sebesar Rp146,98 T, Fokus untuk Infrastruktur

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pagu anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun anggaran (TA) 2024 ditetapkan sebesar Rp146,98 triliun. Kementerian PUPR akan fokus pada percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur serta optimalisasi infrastruktur yang sudah terbangun. “Prioritas utama program TA 2024 yaitu penyelesaian Program Strategis Nasional dan kegiatan prioritas melalui multi years contract, pelaksanaan program OPOR (Operasi, […]

Translate »
expand_less